Menjelang Subuh, Waktu Sahur Nabi dan Para Sahabat
Jum'at, 01 April 2022 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Kesaksian Hudzaifah ini diperkuat oleh pengakuan Zaid bin Tsabit. Zaid pernah sahur bersama Nabi Muhammad SAW kemudian setelah itu salat berjamaah. Ketika ditanya, berapa lama jarak antara selesai makan dan salat, Zaid menjawab, “Kisaran membaca lima puluh ayat,” (HR Ibnu Majah).
Baca juga: Hukum Puasa Tanpa Makan Sahur, Simak Penjelasan Berikut
Dengan memperhatikan berbagai pendapat dan riwayat ini, dapat disimpulkan bahwa waktu paling baik makan sahur ialah di sepertiga terakhir malam, terutama menjelang waktu subuh. Usahakan jarak antara makan dan waktu subuh tidak terlalu dekat, supaya makannya tidak terburu-buru dan ada kesempatan untuk menyikat gigi.
Selanjutnya, hikmah sahur menjelang waktu subuh juga banyak.
Pertama, agar kita cukup kuat menahan lapar dari saat awal berpuasa (waktu subuh) hingga akhir berpuasa (waktu maghrib) pada hari itu. Bandingkan dengan jika kita sahur setelah salat tarawih.
Kedua, agar jarak antara selesainya kita makan sahur dengan saat salat subuh tidak jauh. Ini memungkinkan kita untuk bersegera melakukan salat subuh di awal waktu.
Ketiga, sudah banyak bukti orang ketika tidur kembali setelah makan sahur, misalnya karena waktu subuh dirasa masih lama, maka salat subuhnya menjadi kesiangan karena terlambat bangun.
Ini adalah kerugian besar. Jadi memang makan sahur di akhir waktu lebih baik dari pada waktu-waktu sebelumnya, seperti sehabis salat tarawih ataupun tengah malam. Wallahu a’lam.
Baca juga: Kisah Indah Jelang Buka Puasa Sayyidah Aisyah
Baca juga: Hukum Puasa Tanpa Makan Sahur, Simak Penjelasan Berikut
Dengan memperhatikan berbagai pendapat dan riwayat ini, dapat disimpulkan bahwa waktu paling baik makan sahur ialah di sepertiga terakhir malam, terutama menjelang waktu subuh. Usahakan jarak antara makan dan waktu subuh tidak terlalu dekat, supaya makannya tidak terburu-buru dan ada kesempatan untuk menyikat gigi.
Selanjutnya, hikmah sahur menjelang waktu subuh juga banyak.
Pertama, agar kita cukup kuat menahan lapar dari saat awal berpuasa (waktu subuh) hingga akhir berpuasa (waktu maghrib) pada hari itu. Bandingkan dengan jika kita sahur setelah salat tarawih.
Kedua, agar jarak antara selesainya kita makan sahur dengan saat salat subuh tidak jauh. Ini memungkinkan kita untuk bersegera melakukan salat subuh di awal waktu.
Ketiga, sudah banyak bukti orang ketika tidur kembali setelah makan sahur, misalnya karena waktu subuh dirasa masih lama, maka salat subuhnya menjadi kesiangan karena terlambat bangun.
Ini adalah kerugian besar. Jadi memang makan sahur di akhir waktu lebih baik dari pada waktu-waktu sebelumnya, seperti sehabis salat tarawih ataupun tengah malam. Wallahu a’lam.
Baca juga: Kisah Indah Jelang Buka Puasa Sayyidah Aisyah
(mhy)
Lihat Juga :