Penyakit Pemikiran Islam Menurut Syaikh Muhammad Al-Ghazali (2)

Sabtu, 19 September 2020 - 12:25 WIB
loading...
Penyakit Pemikiran Islam...
Ilustrasi/Ist
A A A
DI antara ulama yang memberikan perhatian besar kepada fiqih prioritas melalui pandangan, pemikiran, dan penjelasan yang diberikannya ialah seorang juru da'wah besar, Syaikh Muhammad al-Ghazali . Salah seorang tokoh kebangkitan Islam moderat pada abad ke-20 ini adalah penulis lebih dari 94 buku. Agar tidak keliru, tokoh yang kita sebut ini berbeda dengan Imam Al-Ghazali (1058-1111), seorang filsuf dan teolog muslim Persia, yang dikenal sebagai Algazel di dunia Barat abad Pertengahan. (Baca juga: Imam Al-Ghazali, Sang Pemintal Dirinya Sendiri )

Syaikh Muhammad lahir di Desa Nakla al-‘Inab, Buhairah, Mesir , pada 22 September 1917. Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul Fiqih Prioritas menyebut Syaikh Muhammad telah memberikan perhatian yang sangat besar kepada masalah fiqih prioritas dalam buku-buku yang ditulisnya, terutama buku-buku yang ditulis menjelang akhir hayatnya.

Sebelumnya sudah kami turunkan pendapat Syaikh Muhammad al-Ghazali tentang fiqih prioritas tersebut dengan judulu Penyakit Pemikiran Islam Menurut Syaikh Muhammad Al-Ghazali (1). Berikut kelanjutannya:

Dakwah Islam
Apakah peranan yang dapat dimainkan oleh Islam pada diri para pemuda yang sangat kaku terhadap masyarakat Eropa dan Amerika itu?

Syaikh Muhammad Al-Ghazali menggambarkan mereka mengenakan jubah putih, duduk di atas tanah, memakan makanan dengan tangan mereka kemudian membersihkan ujung jemari mereka dengan mulut. Menurut pandangan mereka, begitulah petunjuk dari Rasulullah SAW yang mulia tentang cara makan, dan sunnah yang harus mereka lakukan sebagai upaya penentangan Islam terhadap orang-orang Barat. (Baca juga: Intelektualitas Al-Ghazali Berada di Tingkatan yang Sulit Dilampaui )

Apakah itu tata cara makan yang diajarkan oleh Islam?

Syaikh Muhammad justru bertanya, ketika orang-orang Eropa melihat seorang lelaki yang hendak minum, mengambil gelas, kemudian dia duduk --sebelum itu dia berdiri-- untuk mengikuti tata cara minum, apakah pemandangan yang aneh ini yang menarik hati mereka untuk masuk Islam?

"Mengapa perkara-perkara yang remeh ini ditampilkan padahal perkara ini malah dapat menghalangi jalan Allah, dan menampilkan Islam dengan cara seperti itu akan lebih menggambarkan Islam berwajah garang?" ujarnya. (Baca juga: Bahaya Kesombongan dan Nasehat Imam Al-Ghazali )

Sesungguhnya dakwah kepada Islam, menurutnya, tidak menerima perkara-perkara khilafiyah walaupun hal itu dianggap sangat penting oleh sebagian juru dakwah.

Syaikh Muhammad berpendapat makan di atas tanah, atau makan dengan tangan merupakan masalah biasa dan bukan masalah ibadah. Itulah yang mereka tampilkan sebagai wajah Islam. Kemudian meletakkan tutup wajah di muka perempuan adalah perkara yang masih diterima dan ditolak, dan jangan dijadikan hal itu sebagai penampilan agama Allah kepada para hamba-Nya.(Baca juga: Imam Al-Ghazali dari Persia, Sang Pembela Islam )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Dalil Perintah Kurban...
Dalil Perintah Kurban dan Aqiqah dalam Al Quran serta Hadis
Kumpulan Hadis Nabi...
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Huru-hara di Ambang...
Huru-hara di Ambang Kiamat : Nubuat Nabi SAW Mulai Terbukti?
Konflik Global & Nubuwat:...
Konflik Global & Nubuwat: Benarkah Perang AS-Israel vs Iran Adalah Al-Malhamah Al-Kubra?
Rekomendasi
Penemuan Struktur Raksasa...
Penemuan Struktur Raksasa Misterius di Segitiga Bermuda Jadi Teka-teki Terbaru
Simpan Ratusan Jimat,...
Simpan Ratusan Jimat, Inilah Sosok Naas Istri Firaun
Robot Ini Ungkap Kisah...
Robot Ini Ungkap Kisah Bangkai Kapal Berusia 600 Tahun di Norwegia
Artikel Terkini
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Menjaga Kemabruran Haji:...
Menjaga Kemabruran Haji: Inilah Amalan setelah Pulang dari Tanah Suci
Infografis
Gunung Pelangi China,...
Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebut dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved