Menjadi Istri Penyayang Adalah Perintah Rasulullah
Jum'at, 25 September 2020 - 18:47 WIB
loading...
A
A
A
خَيْرُ نِسَاءِكُمُ الْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ، الْمُوَاتِيَةُ الْمُوَاسِيَةُ، إِذَا اتَّقَيْنَ اللهَ
”Sebaik-baik istri kalian adalah perempuan yang penyayang, banyak melahirkan anak, sejalan lagi pandai menghibur (suaminya), apabila ia bertakwa kepada Allah.”
(Baca juga : Vaksin Massal Jadi Sentimen Positif Sektor Pariwisata )
Kelima, Nasa’i meriwayatkan hadis dari Ibnu Abbas dan disebutkan oleh Albani dalam kitab Silsilah ash Shahihah, bahwasanya Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
نِسَاءِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ الْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا، الَّتِي إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا وَتَقُوْلُ: لاَ أَذُوْقُ غَمْضًا حَتَّى تَرْضَى
”Istri kalian yang termasuk penghuni surga adalah perempuan yang penyayang, banyak melahirkan anak, memberi manfaat kepada suami, yang apabila suami marah maka ia datang kemudian meletakkan tangannya pada tangan suami dan berkata, ”Aku tidak merasakan tidur nyenyak hingga kamu ridha.”
Perempuan yang penyayang adalah perempuan yang dikenal memiliki karakter mencintai dan mengasihi suaminya, serta mengerahkan segenap kemampuannya demi meraih ridha suami. Sehingga, ia dikenal sebagai perempuan dengan emosi yang stabil, pembawaan yang tenang, terjauh dari penyimpangan psikologis, mengasihi anak-anak, dan memelihara hak suami.
Begitulah, tiada ada perhiasan yang paling indah di muka bumi ini, kecuali istri yang shalehah. Perkataan ini bukanlah sekedar kutipan roman picisan melainkan memang benar adanya. Di mana dalam Al-Qur’an sendiri dijelaskan banyak hal mengenai kemuliaan seorang istri yang saleha, yang merupakan idaman seluruh lelaki yang beriman di muka bumi ini.
(Baca juga : Pengangkatan 2 Mantan Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan Dikritik )
Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur’anul Karim, yang artinya :
“Wanita (istri) shalehah adalah yang taat lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada dikarenakan Allah telah memelihara mereka.” (An-Nisa: 34).
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya :
“Wanita dinikahi karena empat hal yakni karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka dapatkanlah wanita yang taat beragama niscaya kamu akan beruntung.” (HR. Bukhari).
Wallahu A'lam
”Sebaik-baik istri kalian adalah perempuan yang penyayang, banyak melahirkan anak, sejalan lagi pandai menghibur (suaminya), apabila ia bertakwa kepada Allah.”
(Baca juga : Vaksin Massal Jadi Sentimen Positif Sektor Pariwisata )
Kelima, Nasa’i meriwayatkan hadis dari Ibnu Abbas dan disebutkan oleh Albani dalam kitab Silsilah ash Shahihah, bahwasanya Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
نِسَاءِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ الْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا، الَّتِي إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا وَتَقُوْلُ: لاَ أَذُوْقُ غَمْضًا حَتَّى تَرْضَى
”Istri kalian yang termasuk penghuni surga adalah perempuan yang penyayang, banyak melahirkan anak, memberi manfaat kepada suami, yang apabila suami marah maka ia datang kemudian meletakkan tangannya pada tangan suami dan berkata, ”Aku tidak merasakan tidur nyenyak hingga kamu ridha.”
Perempuan yang penyayang adalah perempuan yang dikenal memiliki karakter mencintai dan mengasihi suaminya, serta mengerahkan segenap kemampuannya demi meraih ridha suami. Sehingga, ia dikenal sebagai perempuan dengan emosi yang stabil, pembawaan yang tenang, terjauh dari penyimpangan psikologis, mengasihi anak-anak, dan memelihara hak suami.
Begitulah, tiada ada perhiasan yang paling indah di muka bumi ini, kecuali istri yang shalehah. Perkataan ini bukanlah sekedar kutipan roman picisan melainkan memang benar adanya. Di mana dalam Al-Qur’an sendiri dijelaskan banyak hal mengenai kemuliaan seorang istri yang saleha, yang merupakan idaman seluruh lelaki yang beriman di muka bumi ini.
(Baca juga : Pengangkatan 2 Mantan Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan Dikritik )
Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur’anul Karim, yang artinya :
“Wanita (istri) shalehah adalah yang taat lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada dikarenakan Allah telah memelihara mereka.” (An-Nisa: 34).
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya :
“Wanita dinikahi karena empat hal yakni karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka dapatkanlah wanita yang taat beragama niscaya kamu akan beruntung.” (HR. Bukhari).
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :