Bagaimana Hukum Memotong Rambut Muslimah?

loading...
Bagaimana Hukum Memotong Rambut Muslimah?
Jika seorang suami meminta istrinya untuk memotong rambutnya, tentu untuk tujuan kebaikan mereka berdua-, maka tidak ada halangan bagi istri untuk menaatinya. Foto ilustrasi/ist
Islam sangat menganjurkan untuk mencintai kebaikan, keindahan, dan kebersihan dalam segala lini kehidupan dan sendi-sendinya. Tentang ini, sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam telah mengingatkannya.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Tidak akan masuk surga siapa yang didalam hatinya terdapat kesombongan meski sebesar biji atpom’. Seseorang berkata: ‘(Bagaimana jika) seseorang suka pakaiannya baik dan sandalnya juga baik’. Rasulullah bersabda: ‘Sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai keindahan. (Sedangkan) kesombongan adalah menolak kebeneran dan memandang rendah manusia (lain)’.” (HR. Muslim)

(Baca juga :Berkata Kotor dan Keji, Dosa yang Sering Diremehkan)



Begitu juga dengan masalah memotong rambut kepala bagi perempuan dan laki-laki. Rambut dalam Islam adalah kemuliaan dan siapa saja yang dikarunia rambut yang indah oleh Allah Ta'ala, maka ia harus menjaganya. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis hasan dari Nabi saw: “Siapa yang mempunyai rambut yang (indah), maka muliakanlah (peliharalah).” (HR. Abu Dawud)

Lantas bagaimana dengan hukum memotong rambut ini? Khususnya untuk kaum perempuan, mengingat rambut adalah mahkota bagi mereka? Syaikh Muhammad Mutawalli Asy-Sya'rawi dalam kitabnya 'Shifat Az-Zauj Ash-Salih wa Az-Zaujah Ash-Shalihah' menguraikannya sebagai berikut:

Imam Asy-Sya'rawi rahimahullah ditanya, "Di masa kita sekarang ini telah tersebar fenomena dimana kaum wanita memotong atau mencukur rambut mereka dan terkadang kita temukan di jalanan seorang wanita kepalanya gundul persis seperti laki-laki, bahkan banyak dari mereka yang tidak berhijab keluar rumah dengan berhias diri secara mencolok (tabarruj). Apakah pandangan agama tentang fenomena ini?"



(Baca juga :Menjadi Istri Penyayang Adalah Perintah Rasulullah)
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَكُنۡ مِّنَ السّٰجِدِيۡنَۙ‏
maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah engkau di antara orang yang bersujud (shalat),

(QS. Al-Hijr:98)
cover bottom ayah
preload video