Jika Sulit Melahirkan, Coba Lakukan Amalan Sahabat Nabi Ini

loading...
Jika Sulit Melahirkan, Coba Lakukan Amalan Sahabat Nabi Ini
Apabila di antara perempuan hamil kesulitan untuk melahirkan, ada baiknya melakukan amalan dari Ibnu Abbas dan Sayyyiina Ali radhiyallahu anhuma. Foto ilustrasi/dok media alkhairat
Kehamilan adalah salah satu karunia besar Allah Ta'ala kepada hamba-Nya dan tanda-tanda kekuasaan-Nya di hadapan mereka. Karena itu, mensyukuri nikmat kehamilan adalah bagian dari ajaran Islam.

Apabila di antara perempuan hamil kesulitan untuk melahirkan, ada baiknya melakukan amalan dari Ibnu Abbas dan Sayyyiina Ali radhiyallahu 'anhuma. Berikut amalannya sebagaimana dipaparkan Ustaz Farid Nu'man Hasan. (Baca Juga: Menikahi Wanita Hamil Di Luar Nikah, Bagaimana Pendapat Ulama?)

Abdullah bin Abbas Radhiyallahu 'anhuma mengatakan:

إذا عسر على المرأة ولدها تكتب هاتين الآيتين والكلمتين في صحيفة ثم تغسل وتسقى منها، وهي: بسم الله الرحمن الرحيم لا إله إلا الله العظيم الحليم الكريم، سبحان الله رب السموات ورب الارض ورب العرش العظيم ” كأنهم يوم يرونها لم يلبثوا إلا عشية أو ضحاها ” [ النازعات: 46 ]. ” كأنهم يوم يرون ما يوعدون لم يلبثوا إلا ساعة من نهار بلاغ فهل يهلك إلا القوم الفاسقون “



"Jika seorang wanita kesulitan ketika melahirkan, maka Anda tulis dua ayat berikut secara lengkap di lembaran, kemudian masukkan ke dalam air dan kucurkan kepada dia, yaitu kalimat: "Laa Ilaha Illallah Al Halimul Karim Subhanallahi Rabbil 'Arsyil 'Azhim Al Hamdulillahi Rabbil 'Alamin. Ka'annahum yauma yaraunaha lam yalbatsu illa ‘asyiyyatan aw dhuhaha (tiada ilah kecuali Allah yang Mahamulia, Mahasuci Allah Rabbnya 'Arsy yang Agung, Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia), melainkan sebentar saja di waktu sore atau pagi). (QS. An Nazi’at [79]: 46)

Kemudian "Ka'annahum yauma yarauna maa yu'aduna lam yalbatsuu illa saa’atan min naharin balaagh". (Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka merasa seolah-olah tidak tinggal di dunia melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup. (QS. Al Ahqaf [46]: 35). (Imam Al Qurthubi, Al Jami’ Li Ahkamil Quran, 16/222. Dar Ihya’ At Turats)

Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan sebagai berikut: "Dibolehkan bagi orang yang sakit atau tertimpa lainnya, untuk dituliskan baginya sesuatu yang berasal dari Kitabullah dan Dzikrullah dengan menggunakan tinta yang dibolehkan (suci) kemudian dibasuhkan tulisan tersebut, lalu airnya diminumkan kepada si sakit, sebagaimana hal ini telah ditulis (dinashkan) oleh Imam Ahmad dan lainnya. Abdullah bin Ahmad berkata; Aku membaca di depan bapakku: telah bercerita kepada kami Ya'la bin 'Ubaid telah bercerita kepada kami Sufyan, dari Muhammad bin Abi Laila, dari Hakam, dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas ia berkata:



"Jika seorang ibu sulit melahirkan maka tulislah:
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
اِنَّ الۡاِنۡسَانَ خُلِقَ هَلُوۡعًا ۙ‏
Sesungguhnya, manusia diciptakan dengan sifat suka mengeluh.

(QS. Al-Ma'arij:19)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video