Penting Diketahui, Inilah Masa 'Iddah Bagi Perempuan Muslimah

loading...
Penting Diketahui, Inilah Masa Iddah Bagi Perempuan Muslimah
Setiap perempuan wajib mengetahui tentang iddah atau jangka waktu yang ditentukan oleh syariat, bila terjadinya perceraian, di mana perempuan harus menunggu selama waktu tertentu tanpa ikatan pernikahan hingga habis waktu iddahnya. Foto ilustrasi/ist
Muslimah, penting kita mengetahui perihal 'iddah ini, terutama bagi saudari kita yang kurang beruntung harus mengalami talak atau bercerai dari suaminya.

Dalam kitab 'Fiqhus Sunnah 'Lin Nisaa', yang ditulis Abu Malik Kamal bin Sayyid Salim dijelaskan bahwa 'iddah menurut bahasa berasal dari kata Al-'Add yang berarti ukuran dan hitungan . Sedangkan menurut istilah, 'iddah adalah jangka waktu yang ditentukan oleh syariat setelah terjadinya perceraian, di mana perempuan harus menunggu selama waktu tersebut tanpa ikatan pernikahan hingga habis.

(Baca juga :Ummu Salamah : Perempuan Pembuat Keputusan yang Tepat)

'Iddah ditetapkan syariat karena mengandung sekian banyak nilai dan hikmah yang sesuai dengan tujuan syariat, antara lain, pertama, memastikan kekosongan rahim dari janin agar tidak terjadi percampuran dua sperma laki--laki dalam satu rahim yang akan menyebabkan percampuran dan kerusakan pada garis keturunan (nasab).



Kedua, menunjukkan pentingnya lembaga pernikahan , mengangkat kedudukannya dan menampakkan kemuliaannya. Ketiga, memperpanjang masa rujuk bagi suami yang menceraikan isterinya dengan harapan ia menyesali perbuatannya dan bisa bersatu kembali.

Keempat, memenuhi hak suami dan menunjukkan dampak ketiadaannya (bagi 'iddah karena ditinggal mati suami) dengan tidak merias atau pun bersolek. Oleh karena itu, syariat menetapkan berkabung atas kematian suami dalam waktu yang lebih lama daripada berkabung atas kematian ayah dan anak.

(Baca juga :Inilah Pemandangan Ahli Riya Pada Hari Kiamat)



Kelima, menjaga hak suami, memberi kemaslahatan kepada isteri, memelihara hak-hak anak dan menunaikan hak Allah yang wajib dikerjakannya.
halaman ke-1 dari 5
cover top ayah
رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوۡبَنَا بَعۡدَ اِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِنۡ لَّدُنۡكَ رَحۡمَةً ‌ ۚ اِنَّكَ اَنۡتَ الۡوَهَّابُ
(Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

(QS. Ali 'Imran:8)
cover bottom ayah
preload video