Tamasya ke Surga, Apa Saja Keindahannya? (2)

loading...
Tamasya ke Surga, Apa Saja Keindahannya? (2)
Masyaallah..!! keindahan alam di bumi ini saja sudah membuat kita takjub, apalagi keindahan dan kenikmatan di surga. Foto ilustrasi/istimewa
Sudah disebut 10 gambaran keindahan di surga, berikut keindahan-keindahan lainnya yang akan dinikmati oleh hamba-hamba Allah Ta'ala yang beriman :

11. Naungan Pohon Surga

Di Surga terdapat naungan pohon yang terbentang luas. Sebagaimana diriwayatkan dari Anas radhiyallahu'anhu bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda;

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيْرُ الرَّاكِبُ فِيْ ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لَا يَقْطَعُهَا وَإِنْ شِئْتُمْ فَاقْرَؤُوْا {وَظِلٍّ مَّمْدُوْدُ. وَمَآءٍ مَّسْكُوْبٍ}.



“Sesungguhnya di Surga terdapat sebuah pohon (jika) seorang pengendara berjalan di bawah naungannya 100 tahun (naungan tersebut) belum terputus. Jika kalian berkehendak, maka bacalah (firman Allah ﷻ), “Naungan yang terbentang luas. Dan air yang tercurah. (QS. Al-Waqi’ah : 30 - 31)” (HR. Bukhari Juz 3 : 3079 dan Tirmidzi Juz 5 : 3293, lafazh ini miliknya. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani رحمه الله dalam Shahihut Targhib wat Tarhib Juz 3 : 3725)

(Baca juga :Tamasya ke Surga, Apa Saja Keindahannya? (1))

Di bawah naungan pohon tersebut terdapat kupu-kupu emas dan buah-buahan. Diriwayatkan dari Asma’ binti Abu Bakar radhiyallahu'anha ia berkata, aku mendengar Rasulullah menceritakan tentang Sidratul Muntaha, beliau bersabda;



يَسِيْرُ الرَّاكِبُ فِيْ ظِلِّ الْفَنَنِ مِنْهَا مِائَةَ سَنَةٍ أَوْ يَسْتَظِلُّ بِظِلِّهَا مَائَةُ رَاكِبٍ فِيْهَا فَرَاشُ الذَّهَبِ كَأَنَّ ثَمَرَهَا الْقِلَالُ.
halaman ke-1 dari 8
cover top ayah
اِنَّ الۡمُنٰفِقِيۡنَ يُخٰدِعُوۡنَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُوْهُمۡ‌ ۚ وَاِذَا قَامُوۡۤا اِلَى الصَّلٰوةِ قَامُوۡا كُسَالٰى ۙ يُرَآءُوۡنَ النَّاسَ وَلَا يَذۡكُرُوۡنَ اللّٰهَ اِلَّا قَلِيۡلًا
Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud ria (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.

(QS. An-Nisa:142)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video