Mewaspadai Cita Rasa Dunia : Indah tapi Beracun

Jum'at, 20 November 2020 - 09:02 WIB
loading...
A A A
Rasulullah saw senantiasa mengingatkan dan berwasiat kepada umatnya agar senantiasa mawas diri terhadap godaan menggiurkan tiga pesona dunia itu yang bisa melumpuhkan iman.

Dalam sebuah sabdanya mengenai keharusan kita waspada terhadap pesona dunia dan goda rayu wanita, Rasulullah bersabda : "Hati-hatilah kalian dari pesona dunia dan hati-hatilah dari goda rayu wanita." (HR. Ad-Dailami).

(Baca juga : Bio Farma Akui Sulit Petakan Distribusi Vaksin Covid-19 )

Dalam sabdanya yang lain :

"Janganlah seorang lelaki berdua-duaan dengan wanita (bukan mahram) karena sesungguhnya syetan akan menjadi orang ketiga."
(HR. Thabrani).

Rasulullah SAW mewasiatkan umatnya tidak kemaruk dunia dan hendaklah berlaku zuhud terhadapnya. Jangan tamak jangan rakus. Sebab kecintaan pada dunia tidak akan ada batasnya. Manusia tamak dan rakus dunia tidak akan pernah mencapai puncak bahagia. Karena dia terus memburunya walaupun dengan ruhani yang tertatih-tatih.

Rasulullah bersabda :

"Zuhudlah pada dunia, Allah pasti akan mencintaimu dan zuhudlah (tidak berkeinginan) pada apa yang ada di tangan manusia, pasti manusia mencintaimu." (HR. Ibnu Majah).

(Baca juga : Penjualan Naik, Kerugian Indofarma Turun Jadi Rp18,8 Miliar )

Semakin banyak manusia yang mencinta dunia, gambaran kiamat semakin dekat. Dan manusia semakin jauh dari Allah. Mereka berlomba membidik dunia namun semakin menjaga jarak dari Allah.

Rasulullah SAW bersabda : "Hari kiamat semakin dekat. Dan tidaklah manusia kecuali semakin tamak pada dunia dan kepada Allah semakin jauh." (HR. Hakim).

Dunia itu indah dan sedap namun beracun sehingga banyak manusia yang tertipu oleh cita rasanya. Mereka yang tak memiliki filter ruhani yang baik akan semakin terangsang untuk senantiasa menikmatinya. Hingga akhirnya dia tersedak. Daya tahan ruhaninya menjadi lumpuh dan tumpul. Kepekaan batinnya lemah.

Fitnah dunia dalam realitanya sanggup menenggelamkan iman dan menjadikannya sosok manusia kufur. Tak sedikit orang yang awalnya begitu kokoh keislamannya berubah arah hidupnya, bahkan rela menjual akhiratnya demi kebahagiaan semu yang sementara.

(Baca juga : Polemik Kerumunan Massa Habib Rizieq, IPW Minta Polri Tidak Tebang Pilih )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Mohon Diperbaiki...
Doa Mohon Diperbaiki Agama, Dunia dan Akhirat
5 Rahasia Sukses Dunia...
5 Rahasia Sukses Dunia Akhirat, Salah Satunya Berbakti kepada Orang Tua
Syaikh Aidh Al Qorni...
Syaikh Aidh Al Qorni : Sosok Muslim yang Humoris Lebih Mudah Sukses
Benarkah Keluarga Mukmin...
Benarkah Keluarga Mukmin Bakal Dipertemukan Kembali di Surga?
Ciri-ciri Orang Sukses...
Ciri-ciri Orang Sukses Menurut Al-Qur'an
Jalan Kesuksesan : Fokuskan...
Jalan Kesuksesan : Fokuskan Hati untuk Menuju Allah Ta'ala
Rekomendasi
Teliiti Sejarah Bumi,...
Teliiti Sejarah Bumi, Gletser Purba Ungkap Fakta Baru
Fenomena Alam Suara...
Fenomena Alam Suara Terompet dari Langit Pernah Terjadi di 5 Negara ini
Fenomena Langka, Muncul...
Fenomena Langka, Muncul Quasar Merah yang Lebih Besar dari Matahari
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved