Pentingnya Sikap Kehati-hatian

Senin, 07 Desember 2020 - 06:22 WIB
loading...
Pentingnya Sikap Kehati-hatian
Banyak kelalaian yang harus kita diperbaiki. Kalau tidak hati-hati bisa su’ul khatimah. Na’udzubillah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Dalam soal amalan , penilaian Allah Ta’ala tidak hanya pada amal yang besar saja. Kita sebagai umat muslim juga harus lebih bersungguh-sungguh untuk memperhatikan amal-amal kecil. KH Abdullah Gymnastiar menyampaikan hal tersebut dalam tausiyahnya di Pondok Pesantren Daarut Tauhid.

Menurut kyai yang akrab dipanggil Aa Gym, bila dibandingkan amal kecil dengan amal besar, peluang kotor hatinya itu lebih berat ada pada amalan besar. Padahal di sisi Allah Ta’ala, tidak ada yang kecil.

(Baca juga : Najiskah Jilbab Terkena Lumpur atau Tanah? )

Allah Ta'ala berfirman :

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُۥ
وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُۥ (8

“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya, dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (QS. az-Zalzalah : 7-8).

(Baca juga : Inilah Doa-doa Agar Diberi Keturunan yang Saleh )

Ulama kondang asal Bandung ini mengatakan, kita mesti meyakini setiap perbuatan yang dilakukan pasti ada perhitungannya . Maka sepatutnya kita lebih berhati-hati dalam segala hal, termasuk yang kecil-kecil. Sesuatu yang kecil menurut kita, belum tentu kecil dalam pandangan Allah Ta’ala. Boleh jadi kita menganggapnya remeh, tapi di sisi Allah itulah yang akan menjadi fatal.

Kalau kita ingat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah mengingatkan ini bahwa orang yang beriman ialah seperti sedang berjalan di antara onak dan duri, sangat hati-hati. Tidak hati-hati dalam berjalan bisa menginjak duri. Tidak hati-hati menyimpan pisau bisa terluka.

(Baca juga : Jabodetabek Diguyur Hujan, Begini Kondisi Katulampa hingga Pintu Air Manggarai )

Allah Ta'ala berfirman:

وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ ﴿٦٩

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. al-‘Ankabut : 69).

(Baca juga : Vaksin dan UU Ciptaker Jadi Game Changer Ekonomi Nasional 2021 )

اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ
وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا ﴿٧

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa), sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai.” (QS. al-Isra’ : 7).

(Baca juga : Hoaks Pilkada Bisa Bersifat Lokal dan Menyebar lewat Mulut )

Aa Gym juga menyoroti bahwa sesungguhnya kebaikan yang dilakukan akan kembali kepada pelakunya. Begitu pula keburukan. Kita harus menyadari seyakin-yakinnya kalau kita berbuat baik, yang paling beruntung adalah diri kita sendiri. Keburukan yang kita lakukan pun pasti akan kembali kepada diri kita. Kita tidak boleh merasa aman meskipun dalam kesendirian. Orang-orang yang matanya tidak terjaga akan kehilangan manisnya iman dan lezatnya ibadah.

Bagaimana caranya menjaga pikiran? Supaya setiap berpikir jadi zikir. Diamnya pun jadi zikir. Tanyakan kepada diri secara mendalam, apakah yang kita katakan manfaat atau tidak? Niatnya apa, zalim atau tidak. Begitu pun hati-hati dalam menulis. Jangan sampai kita tergesa-gesa. Banyak kelalaian yang harus kita diperbaiki. Kalau tidak hati-hati bisa su’ul khatimah. Na’udzubillah.

(Baca juga : Netizen Kritik Serdy Ephy Fano, Diego Michiels Beri Dukungan )

Jika disimpulkan sikap hati-hati itu tahapannya, pertama pikirkan dengan matang, kedua rasa-rasakan di hati, ketiga tanya kepada ahlinya, lalu istikharah. Dan akhirnya sempurnakan dengan tawakal kepada Allah Ta’ala semata. Semoga bermanfaat.

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
12 Adab dan Akhlak Seorang...
12 Adab dan Akhlak Seorang Muslimah yang Penting Diketahui
Amazing Muharram 2025...
Amazing Muharram 2025 Sukses Digelar di Tokyo, Aa Gym hingga Ivan Gunawan Jadi Pembicara
Zubaidah binti Abu Ja’far...
Zubaidah binti Abu Ja’far al-Mansur; Sosok Ibu Negara Cerdas Berilmu yang Murah Hati
Akhlak dan Adab Seorang...
Akhlak dan Adab Seorang Muslimah yang Diberitahukan Al Qur'an dan Hadis
12 Kriteria Akhlak Terbaik...
12 Kriteria Akhlak Terbaik Muslimah yang Penting Diamalkan
Adab dan Akhlak Seorang...
Adab dan Akhlak Seorang Muslimah yang Penting Diketahui
Rekomendasi
Gugusan Kota Kuno Terbesar...
Gugusan Kota Kuno Terbesar di Amazon Ditemukan
7 Letusan Gunung Api...
7 Letusan Gunung Api Terbesar dalam Sejarah, 2 Di Antaranya Ada di Indonesia
Teliiti Sejarah Bumi,...
Teliiti Sejarah Bumi, Gletser Purba Ungkap Fakta Baru
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved