Manfaat Puasa Saat Hamil : Sehat dan Bergelimang Pahala
Minggu, 13 Desember 2020 - 10:53 WIB
loading...
A
A
A
Jalur transmisi atau sanad dan derajat hadis ini masih diperdebatkan. Namun kebenaran bahwa puasa itu menyehatkan sudah dapat dibuktikan secara medis. Artinya, muatan atau isi hadis sudah banyak dibuktikan secara medis. Kalau kita makan tiga kali sehari maka rata-rata tiap delapan jam lambung kita mendapat tugas baru.
(Baca juga : Sehari Tanpa Bershalawat, Muslimin Pasti Merugi )
Termasuk dalam hal ini, seorang muslimah yang sedang hamil, akan mendapat manfaat pahala dan kesehatan saat berpuasa. Karena berpuasa memberikan interval waktu bagi organ-organ pencernaan tersebut untuk merenovasi sel-sel yang rusak dan memberikan kesempatan energi tubuh memenuhi kebutuhan organ-organ lainnya.
Kolumnis kesehatan dr. Yusra Firdaus mengatakan, ibu hamil boleh saja berpuasa saat trimester kedua saat sudah mulai nyaman dengan kondisi kehamilannya. Puasa justru memberikan manfaat tersendiri asalkan dijalankan dengan baik. Jika muslimah mampu menakar dengan optimal nutrisi untuk asupan di tubuhnya saat waktu sahur dan berbuka, maka puasa bisa dilakukan. Terutama saat usia hamil masih muda.
(Baca juga : Tyson: Aku Ingin Anthony Joshua, Aku Pukul KO Dia Ronde 3 )
Dengan nutrisi yang baik, sebenarnya puasa memberikan manfaat luar biasa bagi tubuh dalam mendetoks tubuh secara alami dan memberikan kesempatan bagi organ pencernaan untuk dapat istirahat sejenak.
Pada saat berpuasa, ternyata terjadi keseimbangan nutrisi dalam tubuh. Asam amino dan zat lainnya akan membantu peremajaan sel. Hal ini tidak terjadi pada kelaparan jangka panjang, berbeda dengan kelaparan, puasa hanyalah beberapa jam saja. Ada pun saat sahur dan buka puasa yang dapat digunakan untuk menyuplai kebutuhan tubuh selama satu hari. Jadi tubuh tidak akan kekurangan nutrisi selama berpuasa.
(Baca juga : Habib Rizieq Ditahan, Tengku Zul: Semua yang Buat Kerumunan Harus Ditangkap )
Saat berpuasa, tubuh seseorang akan melakukan peningkatan kolesterol baik atau HDL secara alami serta terjadi penurunan kolesterol jahat atau LDL. Penurunan kadar kolesterol jahat tersebut sangat baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Pada saat berpuasa, seseorang tidak hanya menahan lapar dan haus tapi juga menahan emosinya sehingga cenderung lebih sabar dalam menghadapi masalah. Hal ini tentu sangat baik bagi orang yang berpuasa, begitu juga bagi ibu hamil yang sedang berpuasa.
Ibu hamil bisa jadi cepat marah namun saat berpuasa mereka akan lebih bisa mengontrol emosinya karena marah ataupun perbuatan buruk dapat mengurangi nilai puasa yang sedang dijalankannya. Jadi kesehatan psikologi seorang ibu hamil akan cenderung lebih baik saat ia berpuasa sehingga selalu menjalani tips sehat ala Rasulullah.
(Baca juga : Sebut Penahanan Habib Rizieq Tindakan Zalim, PA 212 Ajak Umat Ramai-ramai Serahkan Diri ke Polisi )
(Baca juga : Sehari Tanpa Bershalawat, Muslimin Pasti Merugi )
Termasuk dalam hal ini, seorang muslimah yang sedang hamil, akan mendapat manfaat pahala dan kesehatan saat berpuasa. Karena berpuasa memberikan interval waktu bagi organ-organ pencernaan tersebut untuk merenovasi sel-sel yang rusak dan memberikan kesempatan energi tubuh memenuhi kebutuhan organ-organ lainnya.
Kolumnis kesehatan dr. Yusra Firdaus mengatakan, ibu hamil boleh saja berpuasa saat trimester kedua saat sudah mulai nyaman dengan kondisi kehamilannya. Puasa justru memberikan manfaat tersendiri asalkan dijalankan dengan baik. Jika muslimah mampu menakar dengan optimal nutrisi untuk asupan di tubuhnya saat waktu sahur dan berbuka, maka puasa bisa dilakukan. Terutama saat usia hamil masih muda.
(Baca juga : Tyson: Aku Ingin Anthony Joshua, Aku Pukul KO Dia Ronde 3 )
Dengan nutrisi yang baik, sebenarnya puasa memberikan manfaat luar biasa bagi tubuh dalam mendetoks tubuh secara alami dan memberikan kesempatan bagi organ pencernaan untuk dapat istirahat sejenak.
Pada saat berpuasa, ternyata terjadi keseimbangan nutrisi dalam tubuh. Asam amino dan zat lainnya akan membantu peremajaan sel. Hal ini tidak terjadi pada kelaparan jangka panjang, berbeda dengan kelaparan, puasa hanyalah beberapa jam saja. Ada pun saat sahur dan buka puasa yang dapat digunakan untuk menyuplai kebutuhan tubuh selama satu hari. Jadi tubuh tidak akan kekurangan nutrisi selama berpuasa.
(Baca juga : Habib Rizieq Ditahan, Tengku Zul: Semua yang Buat Kerumunan Harus Ditangkap )
Saat berpuasa, tubuh seseorang akan melakukan peningkatan kolesterol baik atau HDL secara alami serta terjadi penurunan kolesterol jahat atau LDL. Penurunan kadar kolesterol jahat tersebut sangat baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Pada saat berpuasa, seseorang tidak hanya menahan lapar dan haus tapi juga menahan emosinya sehingga cenderung lebih sabar dalam menghadapi masalah. Hal ini tentu sangat baik bagi orang yang berpuasa, begitu juga bagi ibu hamil yang sedang berpuasa.
Ibu hamil bisa jadi cepat marah namun saat berpuasa mereka akan lebih bisa mengontrol emosinya karena marah ataupun perbuatan buruk dapat mengurangi nilai puasa yang sedang dijalankannya. Jadi kesehatan psikologi seorang ibu hamil akan cenderung lebih baik saat ia berpuasa sehingga selalu menjalani tips sehat ala Rasulullah.
(Baca juga : Sebut Penahanan Habib Rizieq Tindakan Zalim, PA 212 Ajak Umat Ramai-ramai Serahkan Diri ke Polisi )
Lihat Juga :