Ciri Orang yang Mempunyai Kedalaman Ilmu Agama
Kamis, 14 Mei 2020 - 06:48 WIB
loading...
A
A
A
Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an bahwa orang yang paling takut kepada Allah adalah orang yang berilmu ( para ulama ):
وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَاۤبِّ وَالْاَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ كَذٰلِكَۗ اِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰۤؤُاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ غَفُوْرٌ
"Dan demikian (pula) di antara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para 'ulama. Sungguh, Allah Maha perkasa, Maha pengampun." (QS Fathir: ayat 28)
Ibnu Mas'ud radhiyallahu'anhu berkata: "Cukuplah rasa takut kepada Allah itu disebut sebagai ilmu . Dan cukuplah tertipu dengan tidak mengingat Allah disebut sebagai suatu kebodohan." (diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Al-Kabir dan Ibnu ‘Abdil Barr dalam Al-Jaami’ ii/812). (Baca Juga: 3 Tanda Orang Bodoh dan Wasiat Abdullah bin Mas'ud)
Tanda orang yang mempunyai kedalaman ilmu agama menurut Imam Hasan Al-Bashri yang diketengahkan Imam Al-Ajuli dalam Kitab Akhlaqul Ulama , yaitu:
1. Zuhud dengan dunia, yaitu menggunakan dunia untuk kepentingan akhirat.
2. Bersemangat mengejar akhirat. Rasulullah pernah mengajarkan doa yang cukup populer: "Allahumma inni a’udzu bika minal hammi wal hazan, wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a'udzu bika min ghalabatiddain wa qahrir rijal."
3. Istiqamah dalam ibadahnya.
4. Bagus dalam lisannya (bersih) tidak suka mencela orang.
5. Tidak mau memakan harta yang bukan haknya. Sangat berhati-hati terhadap apa yang dikonsumsi.
Letak keselamatan adalah ilmu agama. Dalam Kitab Miftah Darus Sa'adah, Ibnul Qayyim Al Jauziyyah membandingkan pentingnya ilmu agama dan ilmu dunia. Beliau menyebutkan setelah melihat realita dan dalil, disimpulkan bahwa kelebihan ilmu agama 300 kali lipat dari ilmu dunia. (Baca Juga: Rasulullah Membagi Manusia Menjadi 4 Kelompok, Apa Saja?)
Wallahu A'lam
وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَاۤبِّ وَالْاَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ كَذٰلِكَۗ اِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰۤؤُاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ غَفُوْرٌ
"Dan demikian (pula) di antara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para 'ulama. Sungguh, Allah Maha perkasa, Maha pengampun." (QS Fathir: ayat 28)
Ibnu Mas'ud radhiyallahu'anhu berkata: "Cukuplah rasa takut kepada Allah itu disebut sebagai ilmu . Dan cukuplah tertipu dengan tidak mengingat Allah disebut sebagai suatu kebodohan." (diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Al-Kabir dan Ibnu ‘Abdil Barr dalam Al-Jaami’ ii/812). (Baca Juga: 3 Tanda Orang Bodoh dan Wasiat Abdullah bin Mas'ud)
Tanda orang yang mempunyai kedalaman ilmu agama menurut Imam Hasan Al-Bashri yang diketengahkan Imam Al-Ajuli dalam Kitab Akhlaqul Ulama , yaitu:
1. Zuhud dengan dunia, yaitu menggunakan dunia untuk kepentingan akhirat.
2. Bersemangat mengejar akhirat. Rasulullah pernah mengajarkan doa yang cukup populer: "Allahumma inni a’udzu bika minal hammi wal hazan, wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a'udzu bika min ghalabatiddain wa qahrir rijal."
3. Istiqamah dalam ibadahnya.
4. Bagus dalam lisannya (bersih) tidak suka mencela orang.
5. Tidak mau memakan harta yang bukan haknya. Sangat berhati-hati terhadap apa yang dikonsumsi.
Letak keselamatan adalah ilmu agama. Dalam Kitab Miftah Darus Sa'adah, Ibnul Qayyim Al Jauziyyah membandingkan pentingnya ilmu agama dan ilmu dunia. Beliau menyebutkan setelah melihat realita dan dalil, disimpulkan bahwa kelebihan ilmu agama 300 kali lipat dari ilmu dunia. (Baca Juga: Rasulullah Membagi Manusia Menjadi 4 Kelompok, Apa Saja?)
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :