Kaum Perempuan Dalam Bahaya Besar!
Jum'at, 15 Januari 2021 - 07:11 WIB
loading...
Perempuan (yang saleha) di satu sisi berada dalam satu urusan, yaitu urusan dunianya, sedangkan di sisi lain ia berada dalam urusan yang lain, yaitu urusan agamanya. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Abdul Lathif bin Hajis al-Ghamidi dalam kitabnya “ Mukhalafaat Nisaiyyah”, 100 Mukhalafah Taqa’u fihal al-Katsir Minan Nisa-I bi Adillatiha Asy-Syar’iyyah”, mengatakan, sesungguhnya kaum perempuan berada dalam bahaya besar . Bagaimana tidak?
Baca juga: Kisah Hikmah : Pakaian Malu Istri Nabi Musa
Sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah bersabda,
اطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ.
“Diperlihatkan kepadaku Jannah (Surga), maka aku lihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang miskin. Dan, diperlihatkan kepadaku nereka, maka aku lihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita (Shahih al-Bukhari, 5198 dan Shahih Muslim, 2737)
Baca juga: Syarat Sempurnanya Iman dengan Mencintai Sesama Saudara Muslim
Dari Jabir bin Abdillah diriwayatkan bahwa ia berkata,”Aku menghadiri salat ied bersama Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka sebelum berkhutbah, beliau memulainya dengan salat tanpa dikumandangkan adzan maupun iqomah. Kemudian beliau berdiri dengan bersandar kepada Bilal. Selanjutnya beliau memerintahkan kaum muslimin agar bertakwa kepada Allah dan memotivasi agar bertakwa kepada-Nya.
Beliau memberikan nasehat kepada kaum muslimin dan mengingatkan mereka. Kemudian beliau beranjak dari tempat duduknya, hingga sampai ke tempat jamaah perempuan. Beliau memberikan nasehat dan peringatan kepada mereka dengan sabdanya,
تَصَدَّقْنَ فَإِنَّ أَكْثَرَكُنَّ حَطَبُ جَهَنَّمَ
“Bersedekahlah kalian karena kebanyakan dari kalian akan menjadi bahan bakar Neraka Jahannam.’
Baca juga: 5 Amalan Doa untuk Mendatangkan dan Kemudahan Rezeki
Baca juga: Kisah Hikmah : Pakaian Malu Istri Nabi Musa
Sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah bersabda,
اطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ.
“Diperlihatkan kepadaku Jannah (Surga), maka aku lihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang miskin. Dan, diperlihatkan kepadaku nereka, maka aku lihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita (Shahih al-Bukhari, 5198 dan Shahih Muslim, 2737)
Baca juga: Syarat Sempurnanya Iman dengan Mencintai Sesama Saudara Muslim
Dari Jabir bin Abdillah diriwayatkan bahwa ia berkata,”Aku menghadiri salat ied bersama Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka sebelum berkhutbah, beliau memulainya dengan salat tanpa dikumandangkan adzan maupun iqomah. Kemudian beliau berdiri dengan bersandar kepada Bilal. Selanjutnya beliau memerintahkan kaum muslimin agar bertakwa kepada Allah dan memotivasi agar bertakwa kepada-Nya.
Beliau memberikan nasehat kepada kaum muslimin dan mengingatkan mereka. Kemudian beliau beranjak dari tempat duduknya, hingga sampai ke tempat jamaah perempuan. Beliau memberikan nasehat dan peringatan kepada mereka dengan sabdanya,
تَصَدَّقْنَ فَإِنَّ أَكْثَرَكُنَّ حَطَبُ جَهَنَّمَ
“Bersedekahlah kalian karena kebanyakan dari kalian akan menjadi bahan bakar Neraka Jahannam.’
Baca juga: 5 Amalan Doa untuk Mendatangkan dan Kemudahan Rezeki
Lihat Juga :