Kaum Perempuan Dalam Bahaya Besar!
Jum'at, 15 Januari 2021 - 07:11 WIB
loading...
A
A
A
Tiba-tiba ada seorang perempuan terpandang yang pipinya berwarna merah kehitam-hitaman berkata, ‘Mengapa demikian, wahai Rasulullah? Beliau menjawab,
لأَنَّكُنَّ تُكْثِرْنَ الشَّكَاةَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ
’Karena kalian banyak mengeluh dan tidak mensyukuri (pemberian) suami.’
Jabir melanjutkan, ‘Akhirnya para wanita tersebut menyedekahkan perhiasan mereka, berupa anting-anting dan cincin mereka dan menaruhnya ke dalam sorban Bilal (Shahih Muslim)
Baca juga: Warga Malaysia Cemburu Indonesia dan Singapura Mulai Vaksinasi Covid-19
Dari Umarah bin Khuzaemah diriwayatkan bahwa ia berkata,
“Ketika kami bersama Amru bin Ash-semoga Allah meridhainya- saat melaksanakan ibadah haji atau umrah, kami melihat seorang wanita yang mengenakan kalung dan cincin sedang menengadahkan tangannya di atas sekedup. Kemudian Amru bin Ash berkata, ‘Dahulu, ketika kami besama Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- di tempat ini, beliau bersabda, ‘Lihatlah, apakah kalian melihat sesuatu?’ Kami menjawab,’Kami melihat rombongan burung gagak, di tengah-tenaghnya ada seekor burug gagak yang berwarna putih sedang paruh dan kedua kakinya berwarna merah.’ Kemudian, Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, ‘Kaum wanita tidak akan masuk Surga kecuali seperti seekor gagak (putih) ini di tengah-tengah rombongan burung yang gagak yang ada (hitam)(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Abu Ya’la)
Baca juga: Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik Kelas Dunia
Bagaimana mungkin seorang perempuan yang beriman kepada Allah dan hari akhir hatinya akan tenang setelah mendengar berita yang dibawa oleh manusia paling baik ini, yaitu Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam ?!
Dalam karyanya itu, Abdul Lathif bin Hajis al-Ghamidi menjelaskan, kegundahan dan kegelisahan akan selalu menyesakkan dada seorang perempuan yang beriman dan beramal saleh, sehingga tergeraklah hatinya untuk mencari tahu faktor-faktor apa saja yang bisa menyelamatkan dirinya dari azab Rabbnya, dan membebaskan dirinya dari akhir kehidupan yang menyakitkan di kerak Neraka Jahannam !
لأَنَّكُنَّ تُكْثِرْنَ الشَّكَاةَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ
’Karena kalian banyak mengeluh dan tidak mensyukuri (pemberian) suami.’
Jabir melanjutkan, ‘Akhirnya para wanita tersebut menyedekahkan perhiasan mereka, berupa anting-anting dan cincin mereka dan menaruhnya ke dalam sorban Bilal (Shahih Muslim)
Baca juga: Warga Malaysia Cemburu Indonesia dan Singapura Mulai Vaksinasi Covid-19
Dari Umarah bin Khuzaemah diriwayatkan bahwa ia berkata,
“Ketika kami bersama Amru bin Ash-semoga Allah meridhainya- saat melaksanakan ibadah haji atau umrah, kami melihat seorang wanita yang mengenakan kalung dan cincin sedang menengadahkan tangannya di atas sekedup. Kemudian Amru bin Ash berkata, ‘Dahulu, ketika kami besama Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- di tempat ini, beliau bersabda, ‘Lihatlah, apakah kalian melihat sesuatu?’ Kami menjawab,’Kami melihat rombongan burung gagak, di tengah-tenaghnya ada seekor burug gagak yang berwarna putih sedang paruh dan kedua kakinya berwarna merah.’ Kemudian, Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, ‘Kaum wanita tidak akan masuk Surga kecuali seperti seekor gagak (putih) ini di tengah-tengah rombongan burung yang gagak yang ada (hitam)(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Abu Ya’la)
Baca juga: Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik Kelas Dunia
Bagaimana mungkin seorang perempuan yang beriman kepada Allah dan hari akhir hatinya akan tenang setelah mendengar berita yang dibawa oleh manusia paling baik ini, yaitu Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam ?!
Dalam karyanya itu, Abdul Lathif bin Hajis al-Ghamidi menjelaskan, kegundahan dan kegelisahan akan selalu menyesakkan dada seorang perempuan yang beriman dan beramal saleh, sehingga tergeraklah hatinya untuk mencari tahu faktor-faktor apa saja yang bisa menyelamatkan dirinya dari azab Rabbnya, dan membebaskan dirinya dari akhir kehidupan yang menyakitkan di kerak Neraka Jahannam !
Lihat Juga :