Berkat Doa Suami, Isya binti Imran Sembuh dari Kemandulan

Minggu, 17 Januari 2021 - 15:29 WIB
loading...
Berkat Doa Suami, Isya...
Perempuan muslimah yang divonis mandul, akhirnya bisa mengandung dan melahirkan berkat doa suaminya, ketaatannya pada Allah Taala serta kebesaran-Nya. Foto ilustrasi/ist
A A A
Bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala tak ada satu pun yang mustahil. Jika Allah berkehendak , maka apapun akan terjadi. Allah Maha Besar dan Maha Segalanya. Kekuasaan ini salah satunya ditunjukkan melalui kisah Nabi Zakaria Alaihissalam dengan istrinya, Isya' binti Imran.

Perempuan muslimah yang divonis mandul , akhirnya bisa mengandung dan melahirkan berkat doa suaminya, ketaatannya pada Allah Ta'ala serta kebesaran-Nya. Bahkan, Isya' pun melahirkan seorang anak yang diutus Allah menjadi seorang nabi mulai, yakni Nabi Yahya Alaihissalam.

Baca juga: Banyak Keutamaan Bersedekah, Namun Hati-hati Jika Melakukannya dengan Harta Haram

Isya' binti Imran adalah seorang perempuan beriman, mulia, baik dan asal usulnya suci. Ia tumbuh di asuhan kemuliaan , diberi makan di atas meja akan takwa, hidup di kehidupan yang suci, dan menyambung malam dan siangnya dengan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

Isya telah divonis sebagai perempuan mandul sejak masa remajanya. Kehidupan terus melaju hingga Isya' menikah dan menjadi isti Nabi Zakaria. Pasangan suami istri yang taat kepada Allah yang mengisi hari-harinya dengan beribadah dan melakukan kebaikan. Hingga pasangan ini berusia lanjut dan lemah.

Nabi Zakaria Alaihissalam juga mengkhawatirkan nasib bani Israil yang masih lemah imannya. Ia berdoa kepada Allah Ta'ala agar diberikan keturunan yang akan meneruskan amanahnya. Namun, Isya' tak juga kunjung berbadan dua. Hingga memasuki masa menopause, ia belum juga hamil.

Baca juga: 11 Karakteristik Hamba Allah yang Terbaik Menurut Al-Qur'an

Doa-doa Nabi Zakaria senantiasa dikabulkan oleh Allah SWT. Ia pun kembali berdoa kepada-Nya, "Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah, kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku."

Ia meminta keturunan kepada Allah Ta'ala yang akan menjadi penerus Nabi Yaqub Alaihissalam. Ia juga berdoa agar penerusnya akan mewarisi jejaknya sebagai nabi, rasul, sekaligus cendekiawan. Allah Subhanahu wa Ta'ala kemudian mengabarkan akan memberi anak bernama Yahya.

Zakaria meminta Allah untuk memberi sebuah tanda yang menunjukkan kehamilan istrinya sebab istrinya mandul dan usianya telah tua. Allah Maha Kuasa, maka diberikanlah tanda kepada Zakaria Alaihissalam bahwa ia tidak akan dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga hari tiga malam, padahal dalam kondisi yang sehat.

Baca juga: Kisah Sahabat yang Disuruh Rasulullah Menikah

Orang-orang merasa aneh dengan apa yang terjadi pada Zakaria. Mereka menunggu dia keluar dari tempat ibadah (mihrab). Nabi Zakaria AS keluar dengan wajah yang pucat hingga mereka bertanya apa yang terjadi padanya.

Nabi Zakaria menulis di atas tanah untuk mereka, "Agar kalian bertasbih pada waktu pagi dan petang ...."

Nabi Zakaria memang keluar menemui mereka tiap pagi dan petang. Ketika tiba waktu kehamilan istrinya, ia masih dalam keadaan tidak bisa bicara. Dia keluar memberi isyarat tentang berita kehamilan istrinya dan memerintahkan mereka untuk salat.

Saat usia kehamilan istri Zakaria telah genap sembilan bulan 10 hari, Isya akhirnya melahirkan bayi Yahya. Ketika Yahya berusia tiga tahun, Allah SWT memberikan kebijaksanaan kepadanya. Dia bisa membaca Taurat, padahal dia masih kecil.

Baca juga: Vaksinasi Diharapkan Dorong Normalisasi Kegiatan Ekonomi

Dalam Tarikh Ibnul Wardi, seperti dituliskan oleh Abu Malik Muhammad bin Hamid dalam bukunya 150 Perempuan Shalihah: Teladan Muslimah Sepanjang Masa, Isya' melahirkan Yahya hanya enam bulan setelah Maryam melahirkan Isa Alaihissalam. Yahya dilahirkan pada tahun ke-304 sejak ditaklukkannya Alexander. Ia datang ke muka bumi 5.548 tahun setelah turun Nabi Adam Alaihissalam ke dunia.

Yahya ditakdirkan oleh Allah Ta'ala menjadi lelaki yang memiliki akhlak dan sifat terpuji. Ia lahir ketika Nabi Zakaria AS berusia 120 tahun dan Isya berumur 98 tahun.

Kisah ini diabadikan dalam Alquran dengan doa, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah waris yang paling baik." (QS al-Anbiya: 89).

Baca juga: Mencekam, 50 Ibu Kota Negara Bagian AS Bersiap Hadapi Protes Bersenjata

Allah pun menjawab doa-doa Nabi Zakaria AS dengan lahirnya Yahya. Allah berfirman, "Maka, Kami memperkenankan doanya dan kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya, mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk." (QS al-Anbiya: 90)

Ibu Nabi Mulia Yahya Alaihissalam

Kelahiran Nabi Yahya Alaihissalam adalah mukjizat karena lahir dari ibu dan bapaknya yang berusia lanjut, yang secara logika manusia tidak mungkin memiliki harapan mendapat keturunan. Yahya lahir setelah doa suci kedua orangtuanya.

Di antara karomah tambahan yang diberikan Allah Ta'ala kepada Isya' binti Imran, ibu Nabi Yahya ini bahwa Allah menyifati anaknya yakni Nabi Yahya dengan sifat-sifat yang agung dan menjadikannya mempunyai hanan. Hanan adalah cinta, lembut dan sayang.

Allah Ta'ala berfirman :

وَحَنَانًا مِّن لَّدُنَّا وَزَكَوٰةً ۖ وَكَانَ تَقِيًّا

"Dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa,
(QS Maryam :13)

Baca juga: Indonesia Ditimpa Banyak Bencana, 5 Pelaku Utama Ini Harus Bekerja Sama

Isya', Nabi Zakaria dan Yahya Alaihissalam berada di puncak ketaatan kepada Allah Azza wa Jalla. Mereka berlomba sesama mereka kepada Allah Ta'ala. Perlombaan seperti itu termasuk akhlak terpuji dan bersegera kepada kemuliaan adalah pujian terbaik kepada seseorang, karena itu menunnjukkan keinginan kuat untuk taat kepada Allah dan mencapai tingkatan takwa tertinggi.

Allah Ta;ala menyifati rumah penuh berkah keluarga Nabi Zakaria tersebut dalam firmannya :

فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ وَوَهَبْنَا لَهُۥ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُۥ زَوْجَهُۥٓ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ يُسَٰرِعُونَ فِى ٱلْخَيْرَٰتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا۟ لَنَا خَٰشِعِينَ

Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.

Baca juga: WhatsApp: Deadline Aturan Privasi Baru hingga 15 Mei 2021

Nikmat lain yang diberikan Allah kepada Isya binti Imran bahwa dia menjadikan anaknya sebagai orang yang tawadhu, berbakti kepadanya dan sangat jauh dari durhaka kepadanya dengan perkataan, tindakan, perintah dan larangan. Karena tidak ada ibadah tertinggi setelah menganggungkan allah Ta'ala daripada kepada berbakti kepada orangtua.

Itulah kehidupan Isya' binti Imran, istri Nabi Zakaria dan ibunda Nabi Yahya Alaihissalam. Wanita mulia yang kisah hidupnya disebutkan dalam Al-Quran dan Allah Ta'ala memberinya karunia dengan menjadikannya melahirkan dalam usia sangat tua, padahal sejak remaja divonis sebagai wanita mandul.

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa yang Diucapkan Suami...
Doa yang Diucapkan Suami kepada Istrinya Sambil Memegang Ubun-Ubun Istrinya
Doa agar Pasangan Tidak...
Doa agar Pasangan Tidak Selingkuh dan Tetap Setia
Penting! Ini 4 Doa yang...
Penting! Ini 4 Doa yang Perlu Diamalkan Suami agar Istri Patuh
Luasnya Ilmu Allah,...
Luasnya Ilmu Allah, 7 Samudra Tidak Sanggup untuk Menuliskannya
Memaknai Keberkahan...
Memaknai Keberkahan Ramadan (23): Kehidupan Dunia Ada Dalam Kendali Allah
Surat Al-Mulk Ayat 14:...
Surat Al-Mulk Ayat 14: Sanggahan Allah Terhadap Sikap Kaum Musyrik
Rekomendasi
Badai Erin Mendekati...
Badai Erin Mendekati Bahama, Gelombang Ombak Ganas Diperkirakan Terjadi
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Fosil Laut Ungkap Kekuatan...
Fosil Laut Ungkap Kekuatan Arus Teluk yang Mengkhawatirkan
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved