Rumah Tahfizh Darurat Obati Trauma Anak Korban Gempa

Sabtu, 23 Januari 2021 - 17:21 WIB
loading...
Rumah Tahfizh Darurat...
Anak-anak korban gempa Mamuju tampak ceria mengikuti bimbingan Al-Quran yang diajarkan relawan Askar Kauny di rumah tahfizh darurat di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju Barat. Foto/Ist
A A A
Sepekan pascagempa Mamuju-Majene, Provinsi Sulawesi Barat, warga masih tinggal di tenda pengungsian. Untuk mengobati trauma bagi anak-anak korban gempa, relawan Askar Kauny membangun rumah tahfizh di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju Barat.

Beberapa fasilitas umum pun belum berfungsi dengan normal, seperti tempat ibadah. Selain kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan, para korban juga membutuhkan pendampingan psikologis demi mengobati trauma.

Baca Juga: Bantu Korban Gempa, 21 Tenaga Kesehatan UB dan RSSA Diterbangkan ke Mamuju

Rumah tahfiz darurat berukuran 6x4 meter ini terbuat dari rangka kayu dengan atap dan dinding terpal serta beralaskan karpet plastik. "Kami bersama warga berinisiatif membangun rumah tahfiz darurat agar anak-anak bisa tetap belajar alquran dengan cara yang menyenangkan bagi mereka," ungkap relawan Askar Kauny, Faisal Rully kepada SINDOnews, kemarin.

Pria yang akrab disapa Bang Ical ini menjelaskan, dua relawan Askar Kauny bertugas menjadi guru ngaji bagi anak-anak dibantu ustaz setempat. Dengan menghafal Al-Qur'an metode Kauny yang menyenangkan, anak-anak begitu antusias belajar alquran dan mulai melupakan trauma pasca gempa.

"Alhamdulillah anak-anak senang dan para orang tua juga senang karena anak-anaknya bisa kembali belajar mengaji," sambung Bang Ical.
Rumah Tahfizh Darurat Obati Trauma Anak Korban Gempa

Di Kelurahan Karema, jelas Bang Ical, ada 38 Kepala Keluarga (KK) dengan 200 warga. Ada sekitar 55 orang anak berusia 6-9 tahun yang butuh tempat belajar demi mengobati trauma mereka. Selain dipakai untuk belajar mengaji, jelas Bang Ical, rumah tahfizh yang dibangunnya juga dipakai sebagai musala darurat. "Karena masjid yang ada jaraknya cukup jauh. Ke depannya kita akan membangun tandon air untuk tempat wudu warga," imbuhnya.

Guru ngaji setempat, Mahmudin, menyambut baik rumah tahfizh yang dibangun relawan Askar Kauny dan warga. Ia berharap anak-anak bisa tetap belajar alquran meski dengan tempat seadanya.

"Alhamdulillah kami menyambutnya dengan suka cita. Meski darurat anak-anak tetap bisa belajar dan mengaji. Kedepannya semoga juga warga lainnya bisa juga belajar Al-Qur'an di sini," harapnya.

Baca Juga: Askar Kauny Ajarkan Metode Mudah Hafal Qur'an di Malaysia
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Fahmi Ahmad Santri Ponpes...
Fahmi Ahmad Santri Ponpes Al Azhar Baitul Islah Raih Juara Lomba Tahfidz Al Quran se- Jawa Barat
Pesantren Tahfidz Tunanetra...
Pesantren Tahfidz Tunanetra Putri Pertama Sam’an Cinta Qur’an Diresmikan
Pesan Menag pada Wisudawan...
Pesan Menag pada Wisudawan Santri Tahfiz 30 Juz, Jadilah Al-Qur’an Berjalan
Pondok Pesantren Tahfiz...
Pondok Pesantren Tahfiz Darul Qur'an Tangerang Wisuda 405 Santri Penghafal Al-Qur'an
Founder Metode Kauny...
Founder Metode Kauny Bicara Konsep Kekayaan di Dalam Al-Qur'an
Syekh Abdul Samie Wisuda...
Syekh Abdul Samie Wisuda 9 Santri Askar Kauny yang Berhasil Dapat Sanad Al-Qur’an
Rekomendasi
Melayang! Pulau di Alaska...
Melayang! Pulau di Alaska Terlihat seperti Piring Terbang
3 Laut Paling Dalam...
3 Laut Paling Dalam di Indonesia
Bukti Ilmiah Ini Diyakini...
Bukti Ilmiah Ini Diyakini Arkeolog Gunung Padang sebagai Piramida Tertua di Dunia
Artikel Terkini
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved