Kisah Tragis Santri Penghafal Kitab Tuhfatul Muhtaj Jadi Penjual Arang

Sabtu, 13 Februari 2021 - 12:03 WIB
loading...
Kisah Tragis Santri...
Kisah santri cerdas yang akhirnya jadi penjual arang ini layak kita jadikan hikmah dan pelajaran berharga. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Kisah ini didapat dari Syekh Muhammad bin Ali Ba'atiyah dari gurunya Al-Habib Abdullah bin Shodiq Al-Habsyi. Beliau dapat dari gurunya benama Al-Habib Abdullah bin Umar As-Syatiri sekaligus tokoh yang dimaksud dalam cerita ini.

Kisah ini mengajarkan kita tentang pentingnya adab dan akhlak terutama bagi penuntut ilmu. Kisah tragis seorang santri di Tarim ini layak kita jadikan hikmah. Sepintar dan sehebat apapun hafalannya tidak akan berkah jika tak punya adab kepada gurunya. Seperti kalam para ulama "Dahulukan akhlak sebelum ilmu. Dengan ahlaklah kamu bisa memahami ilmu."

Baca Juga: Pentingnya Belajar Adab Sebelum Mempelajari Ilmu

Dikisahkan, di Tarim Yaman terdapat sebuah pesantren bernama Rubath Tarim. Pesantren ini sangat masyhur dan telah melahirkan puluhan ribu ulama dan dai yang tersebar di seluruh dunia. Di sana para santri diajarkan berbagai macam ilmu, khususnya spesifikasi ilmu fiqh sebagai keunggulannya.

Di pesantren itu pula ada seorang santri sebut saja namanya "Fulan". Si Fulan ini adalah santri yang sudah menetap 13 tahun bersama Habib Abdullah bin Umar As-Syatiri. Ia sangat cerdas, hafalannya kuat, tangkas dan rajin hingga dikatakan bahwa ia menjadi santri yang sudah mencapai derajat Mufti saking pintarnya. ia juga hafal semua masalah fiqhiyah yang terdapat dalam Kitab "Tuhtatul Muhtaj", sebuah kitab yang tebalnya 10 jilid cetakan Darud Diyak atau 4 jilid cetakan darul Kutub Ilmiyah.

Kesehariannya di pesantren, si Fulan ini disukai oleh teman-temannya sebab ia dibutuhkan oleh rekannya untuk menjelaskan pelajaran yang belum dipahami serta mengajar kitab-kitab lainnya. 13 tahun menjadi santri Rubath Tarim tentu saja hampir dipastikan kapasitasnya ia termasuk ulama besar. Namanya pun tersohor hingga keluar pesantren bahwa ia termasuk calon ulama besar yang akan muncul berikutnya.

Hingga akhirnya setan mengelabui si Fulan, iapun merasa orang yang paling alim. Bahkan ia merasa kualitas dirinya sejajar dengan kealiman guru besarnya. Tidak cukup sampai di situ, kesombongan itu berlanjut hingga ia berani memanggil gurunya dengan namanya saja: "Ya Abdullah". Dimata para ahli ilmu panggilan ini merupakan tindakan yang sangat tercela dan kesombongan yang nyata.

قال سيدي الشيخ محمد بن علي باعطية الدوعني:
من نادى شيخه باسمه لم يمت حتى يذوق الفقر المعنوي من العلم

"Barang siapa yang memangil gurunya dengan sebutan namanya langsung (tidak mengagungkannya ketika memanggil) maka dia tak akan meninggal kecuali sudah merasakan hidup yang faqir baik dalam ilmu maupun material."

Melihat kesombongan si Fulan, Al-Habib Abdullah As-Syatiri sabar dan memilih diam saja. Syekh Muhammad bin Ali Ba’atiyah mengatakan; "Diamnya seorang guru saat muridnya tidak sopan pada gurunya tetap akan mendapatkan azab dari Allah".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Hujan Cacing Melanda...
Hujan Cacing Melanda di China, Penduduk Kegelian Takut Keluar Rumah
Temuan Kapak Kuno Raksasa,...
Temuan Kapak Kuno Raksasa, Senjata yang Mustahil Digunakan Manusia Berukuran Normal
Mulai Dekati Kematiannya,...
Mulai Dekati Kematiannya, Betelgeuse Akan Jadi Peristiwa Alam Terbesar di Bumi
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved