Syekh Ibn 'Utsaimin: Merayakan Valentine Tak Ada Dasarnya Dalam Islam

Minggu, 14 Februari 2021 - 20:35 WIB
loading...
Syekh Ibn Utsaimin:...
Para ulama mengatakan bahwa merayakan Valentine Day tidak ada dasarnya dalam syariat. Foto ilustrasi/dok jadiuswahblogspot
A A A
Syekh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin (Syekh Ibn 'Utsaimin), ulama kontemporer kelahiran Saudi Arabia (wafat 2001) pernah ditanya tentang perayaan Valentine Day setiap 14 Februari yang marak di kalangan pelajar dan anak muda. Mereka mengenakan pakaian berwarna merah dan saling bertukar bunga berwarna merah.

Dalam fatwanya, Syekh Utsaimin menyatakan tidak boleh merayakan Hari Valentine karena sebab-sebab berikut:
1. Bahwa itu adalah hari raya bid'ah, tidak ada dasarnya dalam syari'at.
2. Bahwa itu akan menimbulkan kecengengan dan kecemburuan.
3. Bahwa itu akan menyebabkan sibuknya hati dengan perkara-perkara bodoh yang bertolak belakang dengan tuntunan para salaf.

Baca Juga: Bolehkah Merayakan Valentine Day? Ini Penjelasan Buya Yahya

Karena itu, pada hari itu tidak boleh ada simbol-simbol perayaan, baik berupa makanan, minuman, pakaian, saling memberi hadiah, ataupun lainnya.

Hendaknya setiap muslim merasa mulia dengan agamanya dan tidak merendahkan diri dengan menuruti setiap ajakan. Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari setiap fitnah, baik yang nyata maupun yang tersembunyi, dan semoga Allah senantiasa membimbing kita dengan bimbingan dan petunjukNya.

Al-Lajnah Ad-Da' imah lil Buhuts Al-'Ilmiyah wal Ifta' juga mengatakan hal senada. Berdasarkan dalil-dalil dari Al-Kitab dan As-Sunnah, para pendahulu umat sepakat menyatakan bahwa hari raya dalam Islam hanya ada dua, yaitu Idul Fithri dan Idul Adha. Selain itu, semua hari raya yang berkaitan dengan seseorang, kelompok, peristiwa atau lainnya adalah bid'ah, kaum muslimin tidak boleh melakukannya, mengakuinya, menampakkan kegembiraan karenanya dan membantu terselenggaranya, karena perbuatan ini merupakan perbuatan yang melanggar batas-batas Allah.

Jika hari raya itu merupakan simbol orang-orang kafir, maka ini merupakan dosa lainnya. Sebab dengan begitu berarti telah bertasyabbuh (menyerupai) mereka di samping merupakan keloyalan terhadap mereka, padahal Allah telah melarang kaum mukminin ber-tasyabbuh dengan mereka dan loyal terhadap mereka.

Telah diriwayatkan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda yang artinya: "Barangsiapa menyerupai suatu kaum, berarti ia termasuk golongan mereka." (HR Abu Dawud)

Valentine Day termasuk jenis yang disebutkan tadi, karena merupakan hari raya Nashrani. Maka seorang muslim yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir tidak boleh melakukannya, mengakuinya atau ikut mengucapkan selamat. Bahkan seharusnya meninggalkannya dan menjauhinya sebagai sikap taat terhadap Allah dan Rasul-Nya serta untuk menjauhi sebab-sebab yang bisa menimbulkan kemurkaan Allah dan siksaNya.

Setiap muslim juag diharamkan membantu penyelenggaraan hari raya itu. Baik berupa makanan, minuman, penjualan, pembelian, produk, hadiah, surat, iklan dan sebagainya, karena semua ini termasuk tolong menolong dalam perbuatan dosa dan maksiat terhadap Allah dan Rasul-Nya. Allah berfirman:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Haruskah Merayakan Hari...
Haruskah Merayakan Hari Valentine? Bagaimana Kaum Muslim Menyikapinya?
Hari Valentine, Asal...
Hari Valentine, Asal Usul, dan Pandangan Islam
Mengapa Merayakan Valentine...
Mengapa Merayakan Valentine Dilarang dalam Islam, Ini Alasannya
Hukum Merayakan Hari...
Hukum Merayakan Hari Valentine dalam Islam, Ini Penjelasannya
Hukum Menerima Cokelat...
Hukum Menerima Cokelat di Hari Valentine? Jawaban Buya Yahya Sungguh Menyejukkan
Hukum Hari Valentine...
Hukum Hari Valentine Menurut Islam
Rekomendasi
Mirip Mukjizat Nabi...
Mirip Mukjizat Nabi Musa, Temuan Tongkat Ular Ini Diyakini Milik Orang Sakti
Kesaktian Benda Pusaka...
Kesaktian Benda Pusaka Mataram Timbulkan Banjir Bandang hingga Tenggelamkan Pasukan Lawan
Jepang Ciptakan Taman...
Jepang Ciptakan Taman Terkecil di Dunia, Segini Ukurannya
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved