Diragukan, Kebenaran Kisah Masyithoh Saat Rasulullah Isra' Mi'raj

Selasa, 23 Februari 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Dia menjawab: ‘Saya mohon agar tuan nanti mengumpulkan tulangku dan tulang anak-anakku dalam satu kafan lalu tuan kuburkan kami’.

Fir’aun berkata: ‘Itu adalah hal yang sangat mudah’.

Akhirnya, anak-anaknya dilemparkan satu persatu di hadapannya sehingga tiba giliran bocah bayinya yang masih disusuinya, seakan-akan sang ibu terlambat disebabkan rasa iba terhadap bayinya.

Ketika itu, bayinya dapat berbicara: ‘Wahai ibu, masuklah! Sesungguhnya siksaan di dunia lebih ringan daripada siksa Akhirat’.

Ibnu Abbas ra mengatakan: Ada empat bayi yang dapat berbicara, Isa bin Maryam, shahib Juraij, saksi Yusuf dan anak Masyithoh (tukang sisir) Fir’aun.

Baca juga: Nabi Muhammad, Manusia yang Nasabnya Diabadikan Sampai ke Nabi Adam

Takhrij Kisah
Kisah ini juga sangat masyhur sekali. Diriwayatkan Imam Ahmad dalam Musnadnya (1/309) At-Thobaroni dalam Al-Mu’jamul Kabir (11/450) dan Al-Bazzar sebagaimana dalam Kasyful Astar (1/37) seluruhnya dari jalan Hammad bin Salamah dari Atho’ bin Saib dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas.

Derajat kisah dhoif. Disebabkan Atho’ bin Saib, beliau mengalami perubahan hafalan di akhir hidupnya. Hal ini dalam bidang ilmu mustholah hadits disebut Mukhtalith.

Dari penjelasan para pakar ahli hadits dapat disimpulkan bahwa Hammad bin Salamah meriwayatkan dari Atho’ sebelum berubah hafalan dan juga setelah berubah hafalannya.

Oleh karena itu, maka riwayatnya tertolak disebabkan tidak bisa dibedakan.

Syaikh Al-Albani mengatakan: “Atho’ bin Saib telah berubah hafalannya. Hammad bin Salamah meriwayatkan darinya sebelum hafalannya berubah dan sesudahnya juga, berbeda dengan dugaan sebagian orang-orang masa kini”. [Ad-Dho’ifah (2/272 no.880].

Beliau juga berkata: “Sebagian rowi meriwayatkan hadis dari mukhtalith (berubah hafalannya) sebelum dan sesudahnya. Di antara mereka adalah Hammad bin Salamah, beliau mendengar dari Atho’ sebelum dan sesudah perubahan hafalan Atho’ sebagaimana dijelaskan Al-Hafidz dalam At-Tahdzib.

Dengan demikian, maka tidak boleh berhujjah dengan hadisnya, berbeda dengan sebagaian ulama ahli hadits masa kini. Semoga Allah SWT mengampuni kita dan mengampuninya”. [Ad-Dho’ifah (3/165 no.1053)].

Kesimpulannya, kisah ini adalah dha’if sehingga kita temukan penguatnya. Kisah ini dilemahkan oleh Syaikh al-Albani dalam ban yak kitabnya. [Al-Isro’ wal Mi’raj hal. 80, Dho’if Jami Shoghir: 10242].
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
10 Contoh Hadis Dhaif...
10 Contoh Hadis Dhaif yang Banyak Beredar di Masyarakat
Bolehkah Menggunakan...
Bolehkah Menggunakan Hadis Dhaif, Maudhu dan Mengamalkannya?
Hadis Dhaif tentang...
Hadis Dhaif tentang Pembatalan Haji untuk Umrah
Hadis Batil: Salat 4...
Hadis Batil: Salat 4 Rakaat Sebelum dan Sesudah Jumat
Dalil Musik Haram Berdasar...
Dalil Musik Haram Berdasar Hadis dari Ali bin Abi Thalib, Begini Tanggapan Syaikh Al-Qardhawi
Rekomendasi
Salju Menyelimuti Pegunungan...
Salju Menyelimuti Pegunungan Al-Lawz di Arab Saudi
Fosil Nenek Moyang Dinosaurus...
Fosil Nenek Moyang Dinosaurus Ditemukan dalam Keadaan Utuh
Belum Terungkap Sampai...
Belum Terungkap Sampai Sekarang, Fenomena Badai Bola Petir Sudah Diamati 750 Tahun Lalu
Artikel Terkini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved