Rasulullah SAW Benarkan Pernyataan Perempuan Yahudi Tentang Azab Kubur

loading...
Rasulullah SAW Benarkan Pernyataan Perempuan Yahudi Tentang Azab Kubur
Ilustrasi/Ist
Penulis kitab al-Aqidah ath-Thahawiyah berkata, “Hadis mengenai azab dan nikmat kubur , dan mengenai pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir , itu mutawatir. Karenanya, wajib meyakini dan mengimani hal itu, dan tidak perlu membincangkan masalah caranya. Tidak ada otoritas bagi akal untuk memikirkan caranya, karena akal tidak dapat berhubungan dengan alam ini.

Baca juga: Benarkan Orang Kafir Bebas Ujian di Dalam Kubur?

Syariat tidak membawa sesuatu yang mustahil menurut akal, tetapi syariat terkadang membawa hal yang menjadi kontroversi bagi akal. Dalam kasus ini, kembalinya roh ke jasad jangan dibayangkan menurut ukuran-ukuran duniawi, roh dikembalikan ke jasad dengan cara yang berlainan dengan yang ada di dunia.”

Di bagian lain, ia berkata, “Ketahuilah bahwa azab kubur adalah azab barzakh . Setiap yang mati dan pantas diazab, maka ia akan diazab, baik dikubur atau tidak dikubur, seperti dimangsa hewan buas, terbakar hingga jadi abu dan beterbangan di udara, disalib atau tenggelam di laut. Pada kondisi sepeiti itu, azab mengenai roh dan badannya sama halnya dengan yang dikubur.

Adapun keterangan mengenai didudukkannya roh, tulang rusuknya berlainan dan sebagainya, maka kita wajib memahami maksud Rasulullah SAW tanpa berlebihan dan mengurangi.



Baca juga: Pada Mulanya Rasulullah Tidak Tahu Umatnya Diuji di Dalam Kubur

Buku Ensiklopedia Kiamat karya Dr. Umar Sulaiman al Asygar mengutip Al-Quthubi dalam Kitab at Tadzkirat menyebut kalangan ateis dan orang Islam yang mengikuti pendapat para filosof mengingkari adanya azab kubur. Mereka beralasan bahwa setelah membongkar kuburan, mereka tidak melihat sama sekali apa yang diberitakan oleh nas-nas syariat.

Kaum Khawarij dan sebagian Muktazilah seperti Dhirar ibn Amru dan Bisyr al-Maryasi juga mengingkari azab kubur. Ini bertentangan dengan pendapat seluruh kalangan Ahlusunah dan mayoritas Muktazilah. (Fath al-Bari, III, h. 233)

Mereka semua tidak mempercayai apa yang di luar jangkauan ilmu mereka. Mereka mengira bahwa penglihatan mereka dapat melihat segala sesuatu dan pendengaran mereka dapat mendengar segala sesuatu, padahal kita saat ini telah mengetahui beberapa rahasia alam yang penglihatan dan pendengaran kita tak dapat menangkapnya. Orang yang beriman kepada Allah akan membenarkan berita-Nya.

Di dalam Al-Quran terdapat isyarat-isyarat yang menunjukkan adanya azab kubur. Imam Bukhari mencantumkan subbab “Azab Kubur” dalam bab “Jenazah.” Di dalam subbab ini, ia menyebutkan ayat-ayat Al-Quran: (Ingatlah) ketika orang-orang yang lalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut , dan para malaikat memukul dengan tangannya, (Sambil berkata), “Keluarkanlah nyawamu! Pada hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan". (QS al-An'am: 93)
halaman ke-1
cover top ayah
اِنۡ تَجۡتَنِبُوۡا كَبٰٓٮِٕرَ مَا تُنۡهَوۡنَ عَنۡهُ نُكَفِّرۡ عَنۡكُمۡ سَيِّاٰتِكُمۡ وَنُدۡخِلۡـكُمۡ مُّدۡخَلًا كَرِيۡمًا
Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).

(QS. An-Nisa:31)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video