Kisah Palsu? Bersembunyi Bersama Rasulullah SAW, Abu Bakar Tersengat Kalajengking
Jum'at, 26 Februari 2021 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Lalu Abu Bakar memasuki gua dengan menyisih kan kotoran yang menghalangi. Di sebelahnya dia mendapatkan lubang. Dia merobek mantelnya menjadi dua bagian dan mengikatnya ke lubang itu. Sobekan satunya lagi dia balutkan ke kakinya.
Setelah itu Abu Bakar berkata kepada beliau: “Masuklah!”
Maka beliaupun masuk ke dalam gua. Setelah mengambil tempat di dalam gua, beliau merebahkan kepala di atas pangkuan Abu Bakar dan tertidur. Tiba-tiba Abu Bakar disengat hewan dari lubangnya. Namun dia tidak berani bergerak, karena takut mengganggu tidur Rasulullah.
Dengan menahan rasa sakit, air matanya menetes ke wajah beliau.”Apa yang terjadi denganmu wahai Abu Bakar?“ tanya beliau.
Abu Bakar menjawab, “Demi ayah dan ibuku menjadi jaminanmu, aku digigit binatang.”
Rasulullah meludahi bagian yang digigit sehingga hilang rasa sakitnya”.
Baca juga: Setelah Diusir dari Surga, Nabi Adam dan Siti Hawa Berbuat Syirik?
Takhrij Kisah
Kisah ini sangat masyhur sekali dalam buku-buku siroh. Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Dalail Nubuwwah (2/476-477) dari jalan Abu Husain Ali bin Muhammad bin Abdullah bin Bisyran dari Ahmad bin Salman An-Najjar dari Yahya bin Ja’far dari Abdur Rahman bin Ibrahim Ar-Rasiby dari Furat bin Saib dari Maimun bin Mihran dari Dhabbah bin Mihshan Al-‘Anazy dari Umar bin Khattab.
Kisah ini juga dicantumkan oleh At-Tibrizy dalam Misykah Mashabih (3/1700) tahqiq Syaikh Al-Albani.
Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi dalam bukunya Waspada Terhadap Kisah-Kisah tak Nyata menyebut derajat kisah ini maudhu.
Setelah itu Abu Bakar berkata kepada beliau: “Masuklah!”
Maka beliaupun masuk ke dalam gua. Setelah mengambil tempat di dalam gua, beliau merebahkan kepala di atas pangkuan Abu Bakar dan tertidur. Tiba-tiba Abu Bakar disengat hewan dari lubangnya. Namun dia tidak berani bergerak, karena takut mengganggu tidur Rasulullah.
Dengan menahan rasa sakit, air matanya menetes ke wajah beliau.”Apa yang terjadi denganmu wahai Abu Bakar?“ tanya beliau.
Abu Bakar menjawab, “Demi ayah dan ibuku menjadi jaminanmu, aku digigit binatang.”
Rasulullah meludahi bagian yang digigit sehingga hilang rasa sakitnya”.
Baca juga: Setelah Diusir dari Surga, Nabi Adam dan Siti Hawa Berbuat Syirik?
Takhrij Kisah
Kisah ini sangat masyhur sekali dalam buku-buku siroh. Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Dalail Nubuwwah (2/476-477) dari jalan Abu Husain Ali bin Muhammad bin Abdullah bin Bisyran dari Ahmad bin Salman An-Najjar dari Yahya bin Ja’far dari Abdur Rahman bin Ibrahim Ar-Rasiby dari Furat bin Saib dari Maimun bin Mihran dari Dhabbah bin Mihshan Al-‘Anazy dari Umar bin Khattab.
Kisah ini juga dicantumkan oleh At-Tibrizy dalam Misykah Mashabih (3/1700) tahqiq Syaikh Al-Albani.
Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi dalam bukunya Waspada Terhadap Kisah-Kisah tak Nyata menyebut derajat kisah ini maudhu.
Lihat Juga :