Benarkah Wafat di Bulan Ramadhan Langsung Masuk Surga?
Jum'at, 16 April 2021 - 07:45 WIB
loading...
Meninggalnya seorang yang shaleh di bulan yang mulia Ramadhan ini, adalah tambahan kabar gembira untuknya dan untuk keluarga yang dia tinggalkan. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Ketika ada orang yang meninggal dunia di bulan Ramadhan, sering kali disebut wafat dengan keadaan husnul khatimah dan pasti masuk surga. Benarkah demikian? Bagaimana syariat Islam memandangnya?
Baca juga: 9 Perkara yang Bisa Membuat Puasa Ramadhan Sia-sia
Muslimah, ramadhan adalah waktu yang mulia, penuh dengan keistimewaan dan barokah . Sehingga seorang yang meninggal di waktu mulia seperti ini, pertanda baik insyaAllah , apalagi jika jika kesehariannya dia sebagai orang yang bertakwa dan beramal shaleh.
Seperti dijelaskan Ustadz Ahmad Anshori, Alumni Universitas Islam Madinah yang juga pengajar di PP Hamalatul Qur’an Yogyakarta. Ia mengatakan, meninggalnya seorang yang shaleh di bulan yang mulia ini, adalah tambahan kabar gembira untuknya dan untuk keluarga yang dia tinggal.
Baca juga: Doa Kamilin, Doa Setelah Sholat Tarawih yang Bisa Diamalkan
Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menerangkan tentang Husnul Khotimah.
إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله قيل : ما يستعمله ؟ قال : يوفّقه لعملٍ صالحٍ قبل موته
“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan mempekerjakannya. Apa yang dimaksud Allah mempekerjakannya ya Rasulullah?tanya para sahabat. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Dia dimudahkan untuk beramal shalih sebelum meninggalnya.” (HR. Ahmad).
Baca juga: Saatnya Menghamburkan Harta untuk Borong Pahala
Lebih-lebih jika ini terjadi di bulan paling mulia seperti Ramadhan. Karena amal shaleh seperti, puasa, sedekah, sholat, kesabaran, tawakal, keikhlasan, keridhoan dengan takdir Allah, akan semakin besar kelipatan pahalanya saat dikerjakan di waktu – waktu yang mulia. "Maka orang sholih yang meninggal di bulan suci Ramadhan, insyaallah itu pertanda baik, pertanda Husnul Khotimah insyaallah,"ungkap Ustadz Ahmad Anshori.
Baca juga: 9 Perkara yang Bisa Membuat Puasa Ramadhan Sia-sia
Muslimah, ramadhan adalah waktu yang mulia, penuh dengan keistimewaan dan barokah . Sehingga seorang yang meninggal di waktu mulia seperti ini, pertanda baik insyaAllah , apalagi jika jika kesehariannya dia sebagai orang yang bertakwa dan beramal shaleh.
Seperti dijelaskan Ustadz Ahmad Anshori, Alumni Universitas Islam Madinah yang juga pengajar di PP Hamalatul Qur’an Yogyakarta. Ia mengatakan, meninggalnya seorang yang shaleh di bulan yang mulia ini, adalah tambahan kabar gembira untuknya dan untuk keluarga yang dia tinggal.
Baca juga: Doa Kamilin, Doa Setelah Sholat Tarawih yang Bisa Diamalkan
Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menerangkan tentang Husnul Khotimah.
إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله قيل : ما يستعمله ؟ قال : يوفّقه لعملٍ صالحٍ قبل موته
“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan mempekerjakannya. Apa yang dimaksud Allah mempekerjakannya ya Rasulullah?tanya para sahabat. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Dia dimudahkan untuk beramal shalih sebelum meninggalnya.” (HR. Ahmad).
Baca juga: Saatnya Menghamburkan Harta untuk Borong Pahala
Lebih-lebih jika ini terjadi di bulan paling mulia seperti Ramadhan. Karena amal shaleh seperti, puasa, sedekah, sholat, kesabaran, tawakal, keikhlasan, keridhoan dengan takdir Allah, akan semakin besar kelipatan pahalanya saat dikerjakan di waktu – waktu yang mulia. "Maka orang sholih yang meninggal di bulan suci Ramadhan, insyaallah itu pertanda baik, pertanda Husnul Khotimah insyaallah,"ungkap Ustadz Ahmad Anshori.
Lihat Juga :