Langgar Gipo, Tempat Diskusi Ulama NU hingga Soekarno
Selasa, 20 April 2021 - 19:28 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, Langgar Gipo sudah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Perbaikan bagian yang rusak dilakukan bertahap. Perbaikan juga akan menyentuh bagian lainnya. Misalnya, kayu-kayu penopang atap yang sebagian sudah keropos. Pemkot Surabaya juga mempertimbangkan keamanan bangunan.
“Perbaikan tahap pertama sudah dilakukan. Yakni pemasangan tiang besi untuk memperkuat struktur bangunan. Nanti akan dilanjutkan pada tahap kedua,” tandas Choiri.
Sementara itu, Kabid Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Surabaya Iman Krestian mengatakan, perbaikan juga akan menyentuh bagian lainnya.
Misalnya, kayu-kayu penopang atap yang sebagian sudah keropos. Pemkot mempertimbangkan keamanan bangunan. Renovasi sudah dilakukan sejak pertengahan tahun lalu. “Revitalisasi langgar akan dilakukan secara maksimal. Pemerintah sudah mendata pernak-pernik yang akan dipasang. Selain lampu, ada papan informasi,” katanya.
Langgar Gipo memiliki banyak keunikan. Selain bentuk bangunannya yang klasik, ada bunker di dekat tempat wudhu. Sejumlah sejarawan telah menelitinya. Konon, ada terowongan besar di dalam bunker yang terhubung sampai Kalimas. Keunikan lain, langgar ini juga memiliki tangga-tangga bangunan. Kondisi tangga kayu masih utuh. Bahkan, tak ada sedikitpun yang keropos. Tangga-tangga itu dirancang rapi dan artistik.
“Perbaikan tahap pertama sudah dilakukan. Yakni pemasangan tiang besi untuk memperkuat struktur bangunan. Nanti akan dilanjutkan pada tahap kedua,” tandas Choiri.
Sementara itu, Kabid Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Surabaya Iman Krestian mengatakan, perbaikan juga akan menyentuh bagian lainnya.
Misalnya, kayu-kayu penopang atap yang sebagian sudah keropos. Pemkot mempertimbangkan keamanan bangunan. Renovasi sudah dilakukan sejak pertengahan tahun lalu. “Revitalisasi langgar akan dilakukan secara maksimal. Pemerintah sudah mendata pernak-pernik yang akan dipasang. Selain lampu, ada papan informasi,” katanya.
Langgar Gipo memiliki banyak keunikan. Selain bentuk bangunannya yang klasik, ada bunker di dekat tempat wudhu. Sejumlah sejarawan telah menelitinya. Konon, ada terowongan besar di dalam bunker yang terhubung sampai Kalimas. Keunikan lain, langgar ini juga memiliki tangga-tangga bangunan. Kondisi tangga kayu masih utuh. Bahkan, tak ada sedikitpun yang keropos. Tangga-tangga itu dirancang rapi dan artistik.
(shf)
Lihat Juga :