PSNU Pagar Nusa Bagi Takjil dan Paket Makanan di Jakarta Timur

loading...
PSNU Pagar Nusa Bagi Takjil dan Paket Makanan di Jakarta Timur
Pengurus Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa menggelar acara buka bersama, berbagi takjil, dan rapat pengurus harian di Resto Bebek Waras Cak Topa, Buaran, Jakarta Timur, Senin (3/5/2021). Foto: Ist
JAKARTA - Pengurus Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa menggelar acara buka bersama sekaligus rapat pengurus harian di Resto Bebek Waras Cak Topa, Jalan Raden Inten, Buaran, Jakarta Timur, Senin (3/5/2021). Rapat dan buka bersama digelar secara terbatas dan mematuhi protokol kesehatan.

Pagar Nusa juga melakukan aksi berbagi takjil dan paket makanan berbuka puasa kepada pengguna jalan, sopir angkot, driver ojek online, juru parkir dan masyarakat sekitar.
Baca juga: Kisruh Kamus Sejarah Indonesia, Ketum Pagar Nusa: Tulis Ulang, Stop Politisasi

Ketua Umum Pagar Nusa Gus Nabil Haroen bersama pengurus dan anggotanya turut hadir membagikan paket makanan. Dia berharap makanan ini bisa membantu masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah kami Pagar Nusa berkesempatan berbagi takjil dan makanan untuk berbuka kepada masyarakat sekitar, ada ojek online, sopir angkot dan pengguna jalan lainnya,” ujar Gus Nabil.

Kegiatan ini rutin dilakukan pengurus Pagar Nusa di wilayah dan daerah setiap bulan Ramadhan. "Apalagi ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, semoga kita terus bisa saling berbagi dan membantu sesama," katanya.



Gus Nabil juga mengingatkan agar masyarakat terus patuh terhadap protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. "Kami juga mengingatkan dan mengajak masyarakat agar terus bergotong royong bersama-sama memutus mata rantai Covid-19 dengan memakai masker, sering cuci tangan dan jaga jarak," ungkapnya.
Baca juga: Pagar Nusa-PFI Gelar Tes Antigen Gratis bagi Pewarta Foto

Dia pun mengimbau masyarakat menunda mudik Lebaran karena Covid di Indonesia belum terkendali. "Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan larangan mudik, saya kira ini kebijakan yang sangat penting yang diambil pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19. Kita ketahui di India telah terjadi kasus positif yang sangat tinggi. Kita berharap tren seperti itu tidak terjadi di Indonesia," ujar Gus Nabil.

Untuk melakukan silaturahmi, dia menganjurkan agar masyarakat memanfaatkan teknologi digital melalui virtual.
(jon)
cover top ayah
اَلَمۡ يَاۡنِ لِلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اَنۡ تَخۡشَعَ قُلُوۡبُهُمۡ لِذِكۡرِ اللّٰهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الۡحَـقِّۙ وَلَا يَكُوۡنُوۡا كَالَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ مِنۡ قَبۡلُ فَطَالَ عَلَيۡهِمُ الۡاَمَدُ فَقَسَتۡ قُلُوۡبُهُمۡ‌ؕ وَكَثِيۡرٌ مِّنۡهُمۡ فٰسِقُوۡنَ
Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk secara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka), dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik.

(QS. Al-Hadid:16)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!