alexametrics

Takbiran Idul Fitri, MUI Ajak Umat Islam Banjiri Medsos

loading...
Takbiran Idul Fitri, MUI Ajak Umat Islam Banjiri Medsos
Kita rayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan kebanggaan karena kita sudah melewati ujian dan latihan di bulan Ramadhan. Foto/Ilustrasi/Ist
Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak seluruh umat Islam di Indonesia agar membanjiri media sosial pada malam Idul Fitri 1441H/2020M dengan live takbiran bertagar #SemestaBertakbir.

“Yang punya media sosial, yang punya sarana untuk mensyiarkan takbir sejagad raya ini, ayo kita laksanakan dengan hastag SemestaBertakbir,” ujar Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Cholil Nafis melalui keterangan tertulis pada Jumat (22/0/2020).

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 MUI ini, kegiatan tersebut bertujuan menghidupkan malam Idul Fitri dengan video takbir, tahmid, dan tasbih melalui media sosial masing-masing.

Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk mengajak umat tetap berada di rumah di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Imbas Larangan Mudik, Arus Kendaraan di Tol Purbaleunyi Anjlok

Menurut Kyai Cholil, sekalipun masih di tengah pandemi wabah Covid-19, namun umat Islam harus tetap bersuka cita. “Kita rayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan kebanggaan karena kita sudah melewati ujian dan latihan di bulan Ramadhan. Dengan penuh keterbatasan saat pandemi Covid-19, jangan surutkan kebahagiaan dan kesenangan karena kita telah melewati bulan Ramadhan dan kembali pada kefitrahan kita,” katanya.

Rasulullah Shallallahu ‘Alahi Wasallam, jelasnya, bersabda bahwa siapa saja yang menghidupkan malam Idul Fitri dengan takbir, tahmid, dan tasbih, maka Allah Subhanahu Wata’ala akan mengidupkan hati orang tersebut.

Baca juga: Lebaran Arab Saudi Mungkin Ahad, Salat Idul Fitri di Rumah

Selain video takbiran yang menyertakan hastag #SemestaBertakbir, kegiatan yang dimulai pukul 19.30 sampai dengan 20.30 pada tanggal 1 Syawal itu juga akan diisi dengan takbir bersama MUI melalui live streaming di TV MUI dan medsos. “Kami berharap semua jamaah bisa mengumandangkan takbir, tahmid dan tasbih di manapun berada di jagad raya ini untuk menghidupkan malam Idul Fitri mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alahi Wasallam,” ujar Kyai Cholil.

Sedangkan menurut Wakil Ketua Komisi Infokom MUI Pusat, Thobib Al Asyhar, yang juga inisiator kegiatan itu, ada tiga tujuan takbiran via medsos tersebut.

Pertama, jelasnya, untuk syiar Islam di dunia maya, kemudian dukungan #StayatHome, dan ketiga membuat topik ini menjadi trending topic di dunia maya. Menurutnya, takbir yang dilaksanakan oleh MUI ini akan diikuti oleh pengurus MUI seluruh Indonesia secara virtual.

“Kami juga mengimbau Masjid dan mushalla seluruh nusantara untuk melaksanakan takbir melalui speaker dan streaming live melalui akun official medsos atau individu pengurus DKM,” sebutnya.

Baca juga:
Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1441 H Menurut Muhammadiyah

Pihaknya juga mengajak seluruh ormas Islam, lembaga pendidikan, majelis taklim, dan semua umat Islam dimanapun berada agar bertakbir bersama keluarga masing-masing dengan live melalui akun medsos masing-masing. (Baca juga:
Wabah Covid-19, Muhammadiyah Jatim Tegaskan Salat Id di Rumah)
(mhy)
KOMENTAR
loading gif
cover top ayah
مَا كَانَ لِلنَّبِىِّ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡاۤ اَنۡ يَّسۡتَغۡفِرُوۡا لِلۡمُشۡرِكِيۡنَ وَ لَوۡ كَانُوۡۤا اُولِىۡ قُرۡبٰى مِنۡۢ بَعۡدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمۡ اَنَّهُمۡ اَصۡحٰبُ الۡجَحِيۡمِ
Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, sekalipun orang-orang itu kaum kerabat(nya), setelah jelas bagi mereka, bahwa orang-orang musyrik itu penghuni neraka Jahanam.

(QS. At-Taubah:113)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak