Bercadar Karena Ilmu atau Tren, Ini Pembedanya!
Kamis, 27 Mei 2021 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Aksi Boikot Dimulai, Buruh Geruduk Kantor Pusat Indomaret
Jika tamu wanita datang dengan mahramnya, wanita bercadar juga bersama mahramnya, biasanya pertemuan berlangsung di tempat terpisah. Wanita berbincang sesama wanita dan laki-laki berbincang dengan laki-laki. Mereka tidak bercampur baur mengobrol dalam ruangan yang sama.
7. Tidak bersalaman dengan laki-laki asing
Perempuan bercadar tidak akan bersalaman dengan laki-laki asing. Sebenarnya ini tidak hanya dilakukan wanita bercadar, salah satu dalilnya adalah sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bahwa tertusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, lebih baik daripada menyentuh wanita.
Baca juga: Usai Gerhana Bulan, kawasan Pesisir Utara Jakarta Terendam Banjir Rob
8. Tidak mengenakan pakaian mencolok dan tidak bergaya di Medsos
Salah satu tanda yang membedakan perempuan yang bercadar karena paham ilmu dan yang sekadar ikut-ikutan adalah warna pakaiannya. Wanita yang mengenakan cadar ideologis tidak memilih warna cerah, semisal pink, oranye, dan warna menarik lainnya. Umumnya mengenakan warna hitam, biru tua, hijau tua, dan warna lain yang tidak menonjol.
Perempuan yang memahami subtansi cadar juga tidak akan mengunggah fotonya yang sementara bergaya atau foto selfie ke media sosial. Apalagi berfoto bareng dengan laki-laki yang bukan mahram, walaupun merupakan tokoh idola, semisal dai kondang. Kalaupun ada foto bareng dengan sesama wanita, biasanya hanya jadi koleksi pribadi, bukan untuk diunggah ke media sosial seperti Facebook atau Instagram.
Baca juga: Bongkar Poligami Uje, Ummi Pipik Hanya Khawatir Putrinya Jalin Hubungan dengan Lelaki Sedarah
Wallahu 'Alam
Jika tamu wanita datang dengan mahramnya, wanita bercadar juga bersama mahramnya, biasanya pertemuan berlangsung di tempat terpisah. Wanita berbincang sesama wanita dan laki-laki berbincang dengan laki-laki. Mereka tidak bercampur baur mengobrol dalam ruangan yang sama.
7. Tidak bersalaman dengan laki-laki asing
Perempuan bercadar tidak akan bersalaman dengan laki-laki asing. Sebenarnya ini tidak hanya dilakukan wanita bercadar, salah satu dalilnya adalah sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bahwa tertusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, lebih baik daripada menyentuh wanita.
Baca juga: Usai Gerhana Bulan, kawasan Pesisir Utara Jakarta Terendam Banjir Rob
8. Tidak mengenakan pakaian mencolok dan tidak bergaya di Medsos
Salah satu tanda yang membedakan perempuan yang bercadar karena paham ilmu dan yang sekadar ikut-ikutan adalah warna pakaiannya. Wanita yang mengenakan cadar ideologis tidak memilih warna cerah, semisal pink, oranye, dan warna menarik lainnya. Umumnya mengenakan warna hitam, biru tua, hijau tua, dan warna lain yang tidak menonjol.
Perempuan yang memahami subtansi cadar juga tidak akan mengunggah fotonya yang sementara bergaya atau foto selfie ke media sosial. Apalagi berfoto bareng dengan laki-laki yang bukan mahram, walaupun merupakan tokoh idola, semisal dai kondang. Kalaupun ada foto bareng dengan sesama wanita, biasanya hanya jadi koleksi pribadi, bukan untuk diunggah ke media sosial seperti Facebook atau Instagram.
Baca juga: Bongkar Poligami Uje, Ummi Pipik Hanya Khawatir Putrinya Jalin Hubungan dengan Lelaki Sedarah
Wallahu 'Alam
(wid)
Lihat Juga :