Bolehkah Ngaji dari Internet? Begini Kata Ustaz Ahmad Sarwat

Rabu, 09 Juni 2021 - 15:20 WIB
loading...
Bolehkah Ngaji dari...
Ustaz Ahmad Sarwat, pengasuh Rumah Fiqih Indonesia. Foto/Ist
A A A
Kemajuan teknologi zaman ini telah mengubah gaya hidup manusia tak terkecuali bagi para penuntut ilmu. Internet menjadi hal yang sangat penting sehingga tak sedikit orang bergantung kepadanya.

"Jangan ngaji dari internet". "Ngaji kok sama Mbah Google"!Ungkapan-ungkapan seperti ini sering kita dengar sebagai nasihat dalam belajar agama.

Baca Juga: Santri Google (Bagian 2 Penutup)

Mari kita simak pesan Ustaz Ahmad Sarwat Lc MA (pengasuh Rumah Fiqih Indonesia) terkait fenomena ini. Beliau menuliskan catatan ini lewat media sosialnya.

"Para kiyai dan guru serta para ulama sering kali melarang kita belejar agama lewat internet. Termasuk guru saya almarhum KH Ali Musthafa Ya'qub. Di ruang kuliah beliau kerap mengomeli kita mahasiswanya: Ngaji kok sama Mbah Google?" cerita Ustaz Ahmad Sarwat.

Sebenarnya, kata Ustaz Sarwat, larangan untuk tidak belajar agama lewat internet tidak mutlak juga. Ya pilih-pilih juga siapa nara sumbernya.

Kalau yang ceramah sekelas Syeikh Dr Ali Juma'ah, Grand Syeikh Dr Ahmad Thayyib, Dr Wahbah Az,-Zuhaili, Dr Said Ramadhan Al-Buthi, Syeikh Dr Hasan Hitou, tentu jadi lain ceritanya. Sebab mereka termasuk ulama rujukan umat yang memang pakar di bidangnya.

Jadi, bukan tidak boleh mengaji via internet, tapi yang tidak boleh itu kalau yang bikin konten bukan pakar di bidangnya. Seperti pendeta mualaf yang bicara fiqih. Artis insaf nyalah-nyalahin ulama. Motivator sok kritik aqidah. Penyanyi rohani mempermasalahkan bid'ah. Pesinetron ngeributin Sunnah.

Padahal tak satu mereka yang pernah belajar ilmu agama lewat jalur yang serius. Cuma dari gaul doang, hasil cerita dan ngobrol-ngobrol agama. Tidak pakai kitab dan tanpa guru resmi berstatus ulama ahli di bidang salah satu cabang displin ilmu agama.

"Kalau ditracing satu per satu riwayat pendidikan agamanya, pasti parah banget," kata Pendakwah asal Jakarta ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
10 Keutamaan Menuntut...
10 Keutamaan Menuntut Ilmu, Dapat Perlindungan hingga Didoakan Penduduk Langit dan Bumi
Bagaimana Hukum Menggunakan...
Bagaimana Hukum Menggunakan Jaringan Wifi Tetangga Tanpa Izin?
Hukum Salat Jumat Ketika...
Hukum Salat Jumat Ketika dalam Perjalanan
Apakah Benar Hari Kiamat...
Apakah Benar Hari Kiamat Tidak Sampai 1500 Hijriyah?
Suka Ikut Kajian? Ini...
Suka Ikut Kajian? Ini Tema-tema yang Menarik untuk Kalangan Muslimah!
Rekomendasi
Fakta Air Laut di Selat...
Fakta Air Laut di Selat Gibraltar yang Tidak Bercampur Seperti Tertulis di Surat Ar Rahman 19-20
Fenomena Alam Suara...
Fenomena Alam Suara Terompet dari Langit Pernah Terjadi di 5 Negara ini
Dasar Laut Ambles, Lubang...
Dasar Laut Ambles, Lubang Gravitasi Berdiameter Besar Ditemukan di Samudra Hindia
Artikel Terkini
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved