Kenapa Tak Mau Berlama-lama Dalam Shalat?
Senin, 21 Juni 2021 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sahabat Rasulullah Sangat Mulianya Akhlak Tawadhunya, Ini Dialognya
Pada hadis di atas dijelaskan bahwa tidak tuma'ninah ketika shalat adalah sejelek-jelek pencurian dan bahkan lebih buruk dari pencuri harta.
Intinya Ibadah
Intinya, khusyuk ketika melaksanakan shalat adalah ruh dan intinya ibadah shalat. Namun sayangnya, banyak kaum perempuan muslimah lalai akan hal itu. Dikutip dari kitab “Mukhalafaat Nisaiyyah”, 100 Mukhalafah Taqa’u fiha al-Katsir Minan Nisa-i bi Adillatiha Asy-Syar’iyyah”, karya : Abdul Lathif bin Hajis al-Ghamidi, dijelaskan seorang perempuan tidak akan mendapatkan pahala shalat selain yang ia pahami dan yang ia kerjakan dengan khusyuk karena Allah Ta'ala. Sesungguhnya, manakala ia selesai mengerjakan shalat, maka shalat tidak akan diterima selain yang ia kerjakan dengan menghadirkan pikiran dan hati (konsentrasi).
Baca juga: Pasar dan Tempat Wisata Paling Rendah Sediakan Sarana Protokol Kesehatan
Berapa banyak di antara muslimah yang melakukan gerakan, mengerjakannya dengan cepat sebagaimana burung gagak yang mematuk-matuk. Karena hal tersebut berat bagi hatinya, seolah-olah ada gunung di atas punggungnya. Dia lalai bahwa tumak'ninah adalah salah satu rukun shalat. Oleh karena itulah Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepada seseorang yang tidak beres dalam mengerjakan rukuk dan sujud dalam shalatnya :
ارْجِعْ فَصَلِّ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ
'Kembali dan shalatlah, karena sejatinya engkau belum shalat."
Baca juga: Keren, Jembatan Bandung Hadir di Taman Braunschweig Jerman
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa Nabi Sshallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
Pada hadis di atas dijelaskan bahwa tidak tuma'ninah ketika shalat adalah sejelek-jelek pencurian dan bahkan lebih buruk dari pencuri harta.
Intinya Ibadah
Intinya, khusyuk ketika melaksanakan shalat adalah ruh dan intinya ibadah shalat. Namun sayangnya, banyak kaum perempuan muslimah lalai akan hal itu. Dikutip dari kitab “Mukhalafaat Nisaiyyah”, 100 Mukhalafah Taqa’u fiha al-Katsir Minan Nisa-i bi Adillatiha Asy-Syar’iyyah”, karya : Abdul Lathif bin Hajis al-Ghamidi, dijelaskan seorang perempuan tidak akan mendapatkan pahala shalat selain yang ia pahami dan yang ia kerjakan dengan khusyuk karena Allah Ta'ala. Sesungguhnya, manakala ia selesai mengerjakan shalat, maka shalat tidak akan diterima selain yang ia kerjakan dengan menghadirkan pikiran dan hati (konsentrasi).
Baca juga: Pasar dan Tempat Wisata Paling Rendah Sediakan Sarana Protokol Kesehatan
Berapa banyak di antara muslimah yang melakukan gerakan, mengerjakannya dengan cepat sebagaimana burung gagak yang mematuk-matuk. Karena hal tersebut berat bagi hatinya, seolah-olah ada gunung di atas punggungnya. Dia lalai bahwa tumak'ninah adalah salah satu rukun shalat. Oleh karena itulah Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepada seseorang yang tidak beres dalam mengerjakan rukuk dan sujud dalam shalatnya :
ارْجِعْ فَصَلِّ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ
'Kembali dan shalatlah, karena sejatinya engkau belum shalat."
Baca juga: Keren, Jembatan Bandung Hadir di Taman Braunschweig Jerman
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa Nabi Sshallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
Lihat Juga :