Hati-hati Nuduh Bid'ah, Simak Pesan Ustaz Arrazy Hasyim Berikut

Senin, 21 Juni 2021 - 18:23 WIB
loading...
Hati-hati Nuduh Bidah,...
Dai muda kelahiran Payakumbuh Sumatera Barat Ustaz DR Arrazy Hasyim. Foto/dok MRJB
A A A
Sosok Ustaz DR Arrazy Hasyim Lc mulai mengemuka lewat kajian-kajian keislamannya yang selalu viral di media sosial. Dai muda kelahiran Payakumbuh Sumatera Barat dikagumi kaum muslimin di Indonesia karena kajiannya yang mencerahkan terutama bagi pengikut ahlussunnah waljamaah.

Saat mengisi kajian di Masjid Al-Isra, Ciledug, Tangerang baru-baru ini, Ustaz Arrazy Hasyim mengingatkan umat muslim agar tidak gampang menuduh bid'ah kepada muslim lainnya. Berikut petikan ceramah beliau:

"Allah itu punya Malaikat yang terbang ke mana-mana kerjaannya mencari majelis zikir. Alhamdulillah meski sebagian kita gak bisa baca kitab, tapi mau belajar kitab. Sebagian besar mayoritas ummat Islam diselisihi oleh kaum Wahabi Salafi terutama saat memperingati Maulid Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

Baca Juga: Ustaz Arrazy Hasyim Tanggapi Hadis-hadis Bulan Rajab

Mereka mengatakan Bid'ah dhalalah, padahal mereka tidak mempermasalahkan memperingati wafatnya ulama mereka. Musibah bukan hanya bencana alam, tapi perbedaan pemahaman adalah musibah yang besar. Yang kayak begini bisa bikin pengurus masjid berantem.

Syekh Shalih Fauzan di dalam Kitab Tauhiid mengatakan, memperingati Maulid Nabi Muhammad menyerupai Nasrani. Kalau ada orang yang mengkritisi Syekh Bin Baz, Syekh Shalih Fauzan, Syekh Utsaimin apakah mengkritik Allah? Jawabannya tentu bukan.

Giliran Syekh Albani dikritik dia bilang ente siapa berani mengkritik Syekh Albani? Loh, emang Syekh Albani siapa gak boleh dikritik?

Sahabat bertengkarnya itu berkah dan itu memberikan pelajaran buat kita. Beda dengan bertengkarnya kita itu musibah.

Di zaman Nabi gak ada Tauhid dibagi menjadi 3. Lah dari mana membagi tauhiid jadi 3 begitu? Kalau paham yang sebenarnya pasti gak akan mendebatkan Maulid Nabi Muhammad. Kita memperingati Maulid Nabi karena bagian dari rasa syukur (bersyukur) atas kelahiran Nabi Muhammad.

Orang kalau memandang Nabi langsung ketemu kalam Allah. Meskipun Nabi Muhammad, para sahabat, tabi'in tidak melakukan, itu bukan berarti bid'ah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
6 Amalan Bidah di Bulan...
6 Amalan Bidah di Bulan Ramadan yang Sebaiknya Dihindari, Apa Saja?
Hukum Nisfu Syaban Menurut...
Hukum Nisfu Syaban Menurut Ustaz Khalid Basalamah, Benarkah Bidah?
Menjaga Keharmonisan...
Menjaga Keharmonisan Beragama dengan Toleransi dan Kasih Sayang
Bidah Berat dan Ringan,...
Bid'ah Berat dan Ringan, Berikut Ini Contoh-contohnya
Bidah Lebih Dicintai...
Bid'ah Lebih Dicintai Iblis Daripada Kemaksiatan, Begini Penjelasannya
Ini Beda Salafi dan...
Ini Beda Salafi dan Wahabi Agar Tidak Rancu
Rekomendasi
Air Kanal di Kota Argentina...
Air Kanal di Kota Argentina Berubah Warna Menjadi Merah Darah
Hampir 2 Juta Petir...
Hampir 2 Juta Petir Menyambar Australia dalam Waktu 24 Jam
Fenomena Alam di Indonesia...
Fenomena Alam di Indonesia Ini Sama Persis dengan Al-Quran Surat An-Naml
Artikel Terkini
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved