Memohon Husnul Khatimah
Selasa, 06 Juli 2021 - 09:12 WIB
loading...
ilustrasi. Foto istimewa
A
A
A
Setiap muslim harus selalu memohon agar Allah Subhanahu wa ta'ala mewafatkannya dalam keadaan Husnul-khatimah. Kenapa demikian? Karena setan yang terkutuk akan berkata: Aduh! Orang yang memohon Husnul-khatimah itu telah mematahkan tulang belakangku. Celaka, bilakah ia mau membangga-banggakan amalannya. Aku kuatir ia telah tahu tipudayaku.
Baca juga: Hadis-hadis Menutup Aurat Wanita
Kematian adalah suatu hal yang pasti datang dan tak ada manusia yang mengetahui kapan ajalnya tiba. Allah Ta'ala mengabarkan di dalam Al-Qur'an :
كُلُّ نَفۡسٍ ذَآٮِٕقَةُ الۡمَوۡتِؕ وَنَبۡلُوۡكُمۡ بِالشَّرِّ وَالۡخَيۡرِ فِتۡنَةً ؕ وَاِلَيۡنَا تُرۡجَعُوۡنَ
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan". (QS.Al-Anbiya ayat 35).
Baca juga: Hati-hati 'Ujub dengan Ilmu
Meninggal dalam keadaan baik atau penutup yang baik itulah yang dinamakan Husnul Khatimah. Sebaliknya, meninggal dalam keadaan keburukan dikatakan sebagai 'Suul Khatimah'. Oleh sebab itu hendaklah kita senantiasa merasa takut akan Suul-khatimah itu. Karena tidak mustahil Allah boleh merobah kalbu hambaNya. Dia petunjuk kepada siapa yang Dia sukai, dan menyesatkan pula siapa yang Dia sukai.
Baca juga: Keutamaan Surat Al – Waqi'ah yang Masyhur
Untuk itu, semua orang tentu menginginkan wafat dalam keadaan husnul khatimah (akhir/penutup yang baik). Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan sebuah doa memohon husnul khatimah yang diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani. Berikut doa yang diajarkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيهِ
ALLOHUMMAJ'AL KHOIRO 'UMRII AAKHIROHU, WA KHOIRO 'AMALII KHOWAATIMAHU, WA KHOIRO AYYAAMII YAUMA ALQOO-KA FIIH
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku adalah umur yang terakhirnya, sebaik-baik amalku adalah amal-amal penutupannya dan sebaik-baik hariku adalah hari saat aku menghadap-Mu."
Baca juga: Sekutu AS Ingin Gencarkan Latihan Perang untuk Lacak Kapal Selam Rusia dan China
Baca juga: Hadis-hadis Menutup Aurat Wanita
Kematian adalah suatu hal yang pasti datang dan tak ada manusia yang mengetahui kapan ajalnya tiba. Allah Ta'ala mengabarkan di dalam Al-Qur'an :
كُلُّ نَفۡسٍ ذَآٮِٕقَةُ الۡمَوۡتِؕ وَنَبۡلُوۡكُمۡ بِالشَّرِّ وَالۡخَيۡرِ فِتۡنَةً ؕ وَاِلَيۡنَا تُرۡجَعُوۡنَ
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan". (QS.Al-Anbiya ayat 35).
Baca juga: Hati-hati 'Ujub dengan Ilmu
Meninggal dalam keadaan baik atau penutup yang baik itulah yang dinamakan Husnul Khatimah. Sebaliknya, meninggal dalam keadaan keburukan dikatakan sebagai 'Suul Khatimah'. Oleh sebab itu hendaklah kita senantiasa merasa takut akan Suul-khatimah itu. Karena tidak mustahil Allah boleh merobah kalbu hambaNya. Dia petunjuk kepada siapa yang Dia sukai, dan menyesatkan pula siapa yang Dia sukai.
Baca juga: Keutamaan Surat Al – Waqi'ah yang Masyhur
Untuk itu, semua orang tentu menginginkan wafat dalam keadaan husnul khatimah (akhir/penutup yang baik). Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan sebuah doa memohon husnul khatimah yang diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani. Berikut doa yang diajarkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيهِ
ALLOHUMMAJ'AL KHOIRO 'UMRII AAKHIROHU, WA KHOIRO 'AMALII KHOWAATIMAHU, WA KHOIRO AYYAAMII YAUMA ALQOO-KA FIIH
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku adalah umur yang terakhirnya, sebaik-baik amalku adalah amal-amal penutupannya dan sebaik-baik hariku adalah hari saat aku menghadap-Mu."
Baca juga: Sekutu AS Ingin Gencarkan Latihan Perang untuk Lacak Kapal Selam Rusia dan China
Lihat Juga :