Al-Barra' bin Malik (2-Habis): Doa Syahid yang Terkabul

Kamis, 19 Agustus 2021 - 15:35 WIB
loading...
Al-Barra bin Malik (2-Habis):...
Ilustrasi/Ist
A A A
Al-Barra' bin Malik adalah pembantu Rasulullah SAW . Ia termasuk sahabat Nabi yang didoakan Rasulullah agar doanya dikabulkan oleh Allah SWT. Al-Barra' bin Malik senantiasa berdoa bisa syahid di jalan Allah.

Itu sebabnya ia tak pernah absen dalam setiap pertemuan dengan kaum kafir dan munafik. Dalam perang Yamamah, yakni perang antara pasukan Islam dengan pasukan nabi palsu Musailamah, Al-Barra' bin Malik terkena 80 kali tusukan tombak. Ia belum juga syahid. Ia terus mengobarkan semangan jihad bagi pasukan muslimin.

Baca juga: Al-Barra' bin Malik (1): Menyongsong Kematian, Mendapatkan Kehidupan

Al-Barra' pulih dari luka-luka pada perang Yamamah. Selanjutnya ia maju lagi bersama pasukan tentara Islam dalam pembebasan Negeri Persia.

Dalam salah satu peperangan di Irak, orang-orang Persi mempergunakan setiap cara yang rendah dan biadab yang dapat mereka lakukan sebagai perlindungan. Mereka menggunakan penggaet-penggaet yang diikatkan ke ujung rantai yang dipanaskan dengan api, mereka lempar dari dalam benteng mereka, hingga dapat menyambar kaum muslimin dan menggaetnya secara tiba-tiba sedang korban tidak dapat melepaskan dirinya.

Barra' dan abangnya Anas bin Malik mendapat tugas bersama sekelompok muslimin untuk merebut salah satu benteng-benteng itu. Tetapi tiba-tiba salah satu penggaet ini jatuh dan menyangkut ke tubuh Anas, sedang ia tidak sanggup memegang rantai untuk melepaskan dirinya, karena masih panas dan bernyala. Barra' menyaksikan peristiwa yang seram ini. Dengan cepat ia menuju saudaranya yang sedang ditarik ke atas alat penggaet dengan talinya yang panas menuju lantai dinding benteng. Dengan keberanian yang luar biasa dipegangnya rantai itu dengan kedua tangannya, lalu direnggut dan disentakkannya sekuat-kuatnya, hingga akhirnya Anas dapat melepaskan diri dari rantai itu, dan selamatlah saudaranya itu dari bahaya.

Telapak tangan Bara' bin Malik pun terkelupas. Dagingnya meleleh karena terbakar. Yang tinggal hanyalah kerangkanya, memerah coklat hangus terbakar.

Baca juga: Pembangunan Irak di Era Umar bin Khattab dan Fitnah Atas Saad bin Abi Waqqash

Sang pahlawan menghabiskan waktu yang cukup lama untuk memulihkan luka bakarnya sampai sembuh betul.

Di perang ini Bara' lolos dari maut. Selanjutnya Bara' terlibat pada pertempuran Tutsur. Di sinilah balatentara Islam berhadapan dengan balatentara Persi. Dan di sini pula Barra' dapat merayakan pestanya yang terbesar.

Penduduk Ahwaz dan Persi telah berhimpun dalam suatu pasukan tentara yang amat besar hendak menyerang Kaum Muslimin. Amirul Mu'minin Umar bin Khatthab menulis surat kepada Sa'ad bin Abi Waqqash di Kufah agar mengirimkan pasukan tentara ke Ahwaz. Selain itu, Khalifah Umar juga menulis surat pula kepada Abu Musa al Asy'ari di Basrah agar mengirimkan juga pasukan ke Ahwaz, sambil berpesan dalam surat itu: "Angkatlah sebagai komandan pasukan Suhail bin 'Adi dan hendaklah ia dampingi oleh Barra' bin Malik... !"

Dan bertemulah pasukan yang datang dari Kufah dengan yang datang dari Basrah untuk menghadapi tentara Persi di suatu pertempuran yang seru dan seram.

Di kalangan tentara Islam terdapat dua orang bersaudara utama yaitu Anas bin Malik dan Barra' bin Malik. Pertempuran dimulai dengan perang tanding satu lawan satu; Barra' sendiri menjatuhkan sampai seratus penantang dari Persi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Kisah Teladan di Bulan...
Kisah Teladan di Bulan Ramadan: Abu Bakar Ash Shiddiq Setia Mendampingi Rasulullah di Perang Badar
Kisah Teladan Puasa...
Kisah Teladan Puasa Ramadan : Jasad Abu Talhah Tetap Utuh dan Tak Bau karena Kebiasaan Berpuasa
Rekomendasi
Ilmuwan Menemukan Dunia...
Ilmuwan Menemukan 'Dunia Sponge Bob' Jauh di Bawah Es Antartika
Tanda-tanda Kiamat Paling...
Tanda-tanda Kiamat Paling Nyata Muncul di Samudera Arktik
4 Fenomena Gaib yang...
4 Fenomena Gaib yang Belum Bisa Dijelaskan secara Sains, Nomor Terakhir Sangat Populer
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
2 Fenomena Alam di Laut...
2 Fenomena Alam di Laut yang Sering Dikaitkan sebagai Tanda Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved