Ngobrol-ngobrol Setelah Isya Hukumnya Makruh, Ini Alasannya

Selasa, 28 September 2021 - 10:36 WIB
loading...
Ngobrol-ngobrol Setelah...
Dai ahli Fiqih di Ponpes Al-Yusufiyah Tapanuli Selatan, Ustaz Hamdan Nasution Attantisy. Foto/Ist
A A A
Ngobrol-ngobrol atau nongkrong di kafe/warung sambil bercerita setelah sholat Isya mungkin pernah kita lakukan. Atau barangkali pernah tidur sebelum sholat Isya.

Ternyata kedua hal ini tidak dianjurkan dalam Islam. Dalam kaidah fiqih hukumnya Makruh. Makruh artinya diberi pahala bagi yang meninggalkannya dan tidak disiksa (tidak berdosa) bagi yang mengerjakannya.

Sebuah riwayat dari Abu Barzah menyebutkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak suka tidur sebelum sholat Isya dan tidak berbincang-bincang setelahnya. (HR Al-Bukhari, Muslim)

Mengapa ngobrol-ngobrol setelah Isya hukumnya makruh? Dai ahli Fiqih di Ponpes Al-Yusufiyah Tapanuli Selatan, Ustaz Hamdan Nasution Attantisy menerangkan alasannya dengan menukil Kitab Kifayatul Akhyar:

يكره النوم قبل صلاة العشاء و الحديث بعدها إلا في خير كمذاكرة العلم

"Makruh tidur sebelum sholat Isya dan makruh juga cerita-cerita setelah sholat Isya, kecuali cerita yang baik, seperti Mudzakaroh Ilmu."

Dalam Kitab Bajuri lebih dirinci: "Kemakruhan tidur sebelum sholat Isya sama saja sebelum masuk waktu atau sudah masuk waktu Isya. Jika setelah masuk waktu kita yakin bangun di waktunya sebelum habis waktu Isya' hukumnya makruh. Jika kita tak yakin bangun di waktunya, maka tidurnya haram.

Dan kemakruhan ngobrol-ngobrol setelah sholat Isya itu jika cerita yang mubah. Apabila cerita (bercakap-cakap) yang makruh maka hukumnya sangat dimakruhkan. Jika ngobrol yang haram maka campurlah hukumnya Haram + Makruh.

Jika ngobrolnya dengan tamu agar tamu merasa nyaman, ini dianjurkan. Dan cerita-cerita dengan istri dan kajian ilmu, ini disunnahkan.

Di antara alasannya kenapa dimakruhkan adalah agar amal terakhir kita sebelum tidur adalah sholat atau amal yang baik. Sebab, bisa saja kita meninggal di saat tidur, maka kebaikan itulah penutup amal kita.

Demikian penjelasan Ustaz Hamdan yang bersumber dari Kitab Kifayatul Akhyar. Maka mari berusaha dengan sekuat usaha agar akhir amalan kita sebelum tidur adalah amal yang baik. Hindari cerita-cerita yang tidak bermanfaat apalagi hal-hal yang haram.

Baca Juga: Haram Hukumnya Mandi Terbuka Aurat di Pemandian Umum
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Suka Bergosip tentang...
Suka Bergosip tentang Selebritas? Ini Hukumnya dalam Islam
Azab Kubur Mengerikan...
Azab Kubur Mengerikan Menanti Para Pelaku Ghibah
Hindari Ghibah! Ini...
Hindari Ghibah! Ini 5 Hadis tentang Ghibah yang Harus Dipahami Umat Muslim
Mengumpat dan Mencela,...
Mengumpat dan Mencela, Jenis Ghibah yang Sangat Dilaknat Allah SWT
Inilah Jenis Ghibah...
Inilah Jenis Ghibah yang Boleh, Salah Satunya Menggunjingkan Kezaliman Penguasa
Memang Ada Ghibah yang...
Memang Ada Ghibah yang Diperbolehkan? Begini Penjelasannya
Rekomendasi
Lubang Lapisan Ozon...
Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
Makna Malam Lailatul...
Makna Malam Lailatul Qadar dari Sudut Pandang Sains
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Akan Hiasi Langit Indonesia pada 7-8 September Ini
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved