Beberapa Kesalahan Berjimak yang Sering Dilalaikan
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
Dari Abu Rafi’ Radhiyallahu ‘anhu, berkata, “Rasulullah pada suatu hari pernah menggilir istri-istri beliau, lalu mandi tiap kali selesai berhubungan bersama ini dan ini. Aku bertanya, ‘Ya Rasulullah, bukankah lebih baik engkau cukup sekali mandi saja?’ Beliau menjawab, ‘Seperti ini lebih suci dan lebih baik serta lebih bersih.” (HR. Abu Daud dan Ahmad).
3. Tidak melakukan pemanasan
Sebelum berjimak, hendaknya suami dan istri melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam, “Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu.” (HR. at-Tirmidzi).
Baca juga: Inilah Karakteristik Wanita Mulia, Pemimpin Para Bidadari Surga
4. Melakukan azl
Tidak seharusnya seorang suami menggauli istrinya yang masih perawan dan melakukan azl, yakni ketika suami mencabut kemaluannya dari dalam kemaluan sang istri saat air mani hampir keluar kemudian menumpahkannya di luar. Selain itu, suami hendaknya tidak mencabutnya kecuali setelah air mani keluar dan sang istri mencapai orgasme. Hal tersebut bertujuan agar air mani segera menuju ke rahim.
5. Membayangkan orang lain
Berikutnya juga kesalahan yang kerap dilakukan baik oleh suami maupun istri, yakni membayangkan lai-laki atau wanita lain saat menjimak istri atau suaminya. Pasalnya, yang demikian itu adalah termasuk zina.
6. Berjimak lewat dubur
Melakukan jimak lewat dubur atau tempat yang tidak seharusnya adalah perbuatan yang diharamkan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh An-Nasa’i dan Ibn Hibban dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Beliau bersabda,
3. Tidak melakukan pemanasan
Sebelum berjimak, hendaknya suami dan istri melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam, “Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu.” (HR. at-Tirmidzi).
Baca juga: Inilah Karakteristik Wanita Mulia, Pemimpin Para Bidadari Surga
4. Melakukan azl
Tidak seharusnya seorang suami menggauli istrinya yang masih perawan dan melakukan azl, yakni ketika suami mencabut kemaluannya dari dalam kemaluan sang istri saat air mani hampir keluar kemudian menumpahkannya di luar. Selain itu, suami hendaknya tidak mencabutnya kecuali setelah air mani keluar dan sang istri mencapai orgasme. Hal tersebut bertujuan agar air mani segera menuju ke rahim.
5. Membayangkan orang lain
Berikutnya juga kesalahan yang kerap dilakukan baik oleh suami maupun istri, yakni membayangkan lai-laki atau wanita lain saat menjimak istri atau suaminya. Pasalnya, yang demikian itu adalah termasuk zina.
6. Berjimak lewat dubur
Melakukan jimak lewat dubur atau tempat yang tidak seharusnya adalah perbuatan yang diharamkan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh An-Nasa’i dan Ibn Hibban dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Beliau bersabda,
Lihat Juga :