Saat Rasulullah Diusir Penduduk Thaif, Ini Kata Beliau

Minggu, 07 November 2021 - 22:32 WIB
loading...
Saat Rasulullah Diusir...
Ilustrasi penduduk Thaif ketika melempari Rasulullah yang ditemani Zaid bin Haritsah saat Hijrah ke kota tersebut. Foto/Ist
A A A
Kisah hijrah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ke Thaif, berjarak 60 mil dari Kota Makkah, patut dijadikan pelajaran berharga. Tak hanya diusir, Rasulullah juga mendapat perlakuan kasar sampai dilempari oleh penduduk Thaif.

Persitiwa ini terjadi di bulan Syawal tahun ke-10 kenabian. Rasulullah ditemani Zaid bin Haritsah pergi ke Thaif tak lama setelah istri tercinta Sayyidah Khadijah Al-Kubro dan pamannya Abu Thalib wafat. Berharap dakwah beliau diterima oleh penduduk Thaif, justru disambut hinaan dan pengusiran.

Nabi Muhammad memang dikenal sebagai manusia yang terjaga dari dosa (ma'shum), ternyata ada saja yang memusuhinya. Padahal semua kaum kafir Quraisy mengakui kejujuran dan keluhuran akhlak beliau. Persitiwa ini diabadikan di berbagai kitab Sirah Nabawiyah. Bagaimana sikap beliau ketika diusir warga Thaif?

Sayyidah 'Aisyah radhiyallahu 'anha pernah bertanya kepada Rasulullah : "Wahai Rasulullah, pernahkah engkau mengalami hari yang lebih buruk dari perang Uhud?" Rasulullah menjawab: "Aku pernah menemui kaum yang sangat kejam yang belum pernah aku temui sebelumnya. Yaitu hari di mana aku menemui kaum di kampung Aqabah (Thaif), ketika aku bermaksud menemui Ibnu Abi Yalil bin Abdi Kulal (untuk meminta bantuan dan untuk menyebarkan Islam).

Akan tetapi, dia tidak memenuhi permintaanku. Akupun pulang dalam keadaan wajah yang berdarah (karena perbuatan warga Thaif yang melempari batu). Ketika aku berhenti di Qarnul Tsa'alib, aku melihat awan menaungiku sehingga aku merasa teduh. Lalu, Malaikat Jibril memanggilku dan bertanya, "Sesungguhnya Allah telah mendengar hinaan kaummu dan penolakan mereka terhadapmu. Allah telah mengutus Malaikat penjaga gunung kepadamu."

Kemudian, Malaikat menawarkan kepada Rasulullah apakah beliau mau jika dua gunung yang ada di Kota Makkah itu ditimpakan kepada mereka (warga Thaif) sebagai pembalasan. Namun, bagaimana jawaban Rasulullah?

Rasulullah yang mulia menolak tawaran itu. Tidak terbersit sedikitpun di dalam hati beliau niat untuk membalas sikap buruk mereka. Rasulullah justru mendoakan mereka dengan kalimat mulia: "Aku berharap mudah-mudahan Allah mengeluarkan dari tulang rusuk mereka (keturunan) yang menyembah Allah Yang Maha Esa dan tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Subhanallah! betapa agungnya akhlak Rasulullah. Beliau tidak membalas sikap buruk orang lain kepada beliau dengan keburukan. Tetapi sebaliknya membalas dengan doa dan sikap terpuji.

Salah satu cara Rasulullah menyikapi hinaan adalah dengan mendoakan orang-orang yang menghinanya. Beliau mendoakan agar mereka diberikan petunjuk oleh Allah sehingga bisa berada di jalan yang lurus. Rasulullah memahami bahwa yang bisa beliau lakukan adalah menyeru orang-orang kepada kebaikan, adapun hidayah adalah kekuasaan Allah.

Karena itu, jangan membalas hinaan dengan hinaan, karena sesungguhnya orang yang melontarkan ucapan-ucapan buruk tidak lain adalah orang yang sedang memperlihatkan keburukan dirinya sendiri. Ingatlah pesan Nabi berikut:

Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma berkata, Rasulullah bersabda:

اَلرَّاحِمُوْنَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى اِرْحَمُوْا مَنْ فِى الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَآءِ

"Orang-orang yang pengasih akan dikasihani yang Maha Pengasih, Maha Suci dan Maha Tinggi (Allah). Sayangilah orang yang ada di muka bumi, niscaya yang di langit (para Malaikat) akan mengasihimu."

Baca Juga: Doa Rasulullah Ketika Dilempari Batu dan Diusir Warga Tha'if
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Kisah Baginda Nabi Muhammad...
Kisah Baginda Nabi Muhammad SAW Ketika Bertemu Lailatul Qadar
Rekomendasi
Cacing Api Serbu Pesisir...
Cacing Api Serbu Pesisir Teluk Texas, Warga AS Diminta Hindari Pantai
Anomali Gravitasi Berdampak...
Anomali Gravitasi Berdampak pada Bumi dengan Iklim yang Tak Biasa
Dua Gunung Berapi Besar...
Dua Gunung Berapi Besar Diprediksi Akan Meletus pada 2025
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Kaum Muslim Harus Tahu,...
Kaum Muslim Harus Tahu, Ini 9 Peristiwa Penting di Bulan Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved