Kisah Azab Pedih dari Putri yang Durhaka

Sabtu, 20 November 2021 - 13:41 WIB
loading...
Kisah Azab Pedih dari...
Allah berkali-kali memerintahkan hamba-Nya untuk selalu berbakti dan menghormati kedua orangtua, dan anak yang durhaka Allah telah menyiapkan azab yang amat pedih. Foto ilustrasi/pinterest
A A A
Allah berkali-kali memerintahkan hamba-Nya untuk selalu berbakti dan menghormati kedua orangtua. Sementara bagi mereka yang berbuat durhaka , Allah telah menyiapkan azab yang amat pedih.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعۡبُدُوۡۤا اِلَّاۤ اِيَّاهُ وَبِالۡوَالِدَيۡنِ اِحۡسَانًا‌ ؕ اِمَّا يَـبۡلُغَنَّ عِنۡدَكَ الۡكِبَرَ اَحَدُهُمَاۤ اَوۡ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَاۤ اُفٍّ وَّلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوۡلًا كَرِيۡمًا‏

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik." (QS. Al Isra: 23).

Baca juga: Ngerinya Durhaka Kepada Orang Tua, Dosa Besar yang Mengiringi Syirik

Dari kitab ‘Uyun al-Hikayat min Qashash ash-Shalihin wa Nawadir az-Zahidin karya Ibnu al-Jauzi, Abdullah bin Muslim bin Qutaibah menulis sebuah kisah tentang kejamnya siksaan seorang anak yang telah durhaka kepada ayahnya.

Dahulu kala, tersebutlah Ardasyir. Ia adalah seorang Kaisar bangsa Ajam yang berhasil mendirikan pemerintahan Sasaniyah sejak tahun 226 M. Ardasyir juga mampu mempersatukan bangsa Persia dan mengusai orang-orang Arab yang tinggi di daerah kekuasaannya.

Suatu ketika, Kaisar Ardasyir hendak menaklukkan Raja Suryani dengan melancarkan beberapa serangan blokade . Sementara Raja Suryani dan pasukannya tengah berlindung dan tertahan di sebuah kota. Usaha Ardasyir ini sempat kandas hingga pada suatu hari, putri Raja Suryani tengah bermain di sekitar kastilnya. Ia naik ke atas bentang dan tak sengaja melihat paras Kaisar Ardasyir. Rupanya putri Raja Suryani jatuh hati pada ketampanan sang Kaisar.

Bak orang yang dimabuk asmara, sang putri nekat hingga memutuskan untuk turun. Ia lantas menulis surat dan menembakkanya dengan anak panah ke arah sang Kaisar. Surat tersebut berisikan sebuah ganjaran jikalau sang Kaisar mau menikahinya.

“Jika engkau berjanji mau menikahiku. Maka aku akan menunjukkan kepadamu sebuah lokasi yang bisa engkau jadikan jalan untuk menaklukan kota dengan cara yang paling mudah dan ongkos yang paling ringan,” tulis isi surat tersebut.

Sungguh siapa yang tak tergoda dengan tawaran sang putri? Terlebih lagi, tujuan utamanya untuk mengalahkan Raja Suryani. Maka dengan senyum merekah, Kaisar Ardasyir menulis surat balasan untuk sang putri yang isinya menyetujui usulan sang putri. Ia pun mengirim suratnya sama seperti cara sang putri, yakni dengan menembakkannya bersama anak panah. Maka dalam waktu singkat, keduanya saling berbalas pesan.

Pada surat terakhirnya, sang putri memberitahu letak lokasi yang paling mudah untuk menaklukkan kota yang Kaisar Ardasyir inginkan. Lokasi tersebut mudah digapai, namun paling minim penjagaannya. Dari kota inilah, nanti para pasukan Kaisar dapat melancarkan aksinya.

Sementara itu, penduduk kota tengah lengah. Tak ada yang menyangka bahwa pasukan Kaisar menyerang mereka sehingga sedikit sekali persiapan mereka. Maka dengan mudah pasukan Kaisar menaklukan kota tersebut. Usai berhasil menduduki kota tersebut, sang Kaisar menepati janjinya untuk menikahi sang putri.

Baca juga: Inilah 4 Kemuliaan Perempuan Menurut Fase Kehidupannya

Di malam pengantin, keduanya tengah bercumbu di atas ranjang. Namun sang putri merasa tidak nyaman di atas ranjang tersebut hingga membuatnya terjaga sepanjang malam. Rupanya sang Kaisar menyadari kegelisahan sang putri dan bertanya, “Ada Apa? Sepertinya kau tidak nyaman ada di sisiku.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Anak Durhaka...
Benarkah Anak Durhaka karena Doa Buruk Orang Tuanya?
Bagaimana Anak Menghadapi...
Bagaimana Anak Menghadapi Dua Orang Tua yang Musyrik?
Allah Taala Percepat...
Allah Taala Percepat Azab bagi Orang yang Durhaka kepada Orang Tua
Durhaka kepada Orang...
Durhaka kepada Orang Tua adalah Dosa Besar setelah Syirik
15 Dosa-Dosa Besar Menurut...
15 Dosa-Dosa Besar Menurut Al-Qur'an yang Sebagian Sudah Dianggap Biasa
Alasan Mengapa Dilarang...
Alasan Mengapa Dilarang Berkata Ah kepada Orang Tua
Rekomendasi
Ketika Matahari Terbit...
Ketika Matahari Terbit dari Barat, Tanda Kiamat yang Dijelaskan dalam Al-Quran dan Sains
Badai Matahari Dahsyat...
Badai Matahari Dahsyat Picu Fenomena Aurora di Seluruh Dunia
Inti Bumi Bocor Menyebabkan...
Inti Bumi Bocor Menyebabkan Bumi Setiap Tahunnya...
Artikel Terkini
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Menjaga Kemabruran Haji:...
Menjaga Kemabruran Haji: Inilah Amalan setelah Pulang dari Tanah Suci
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved