Kisah Sufi Abdullah Ansar: Bila Takdir Telah Campur Tangan

Minggu, 19 Desember 2021 - 08:05 WIB
loading...
Kisah Sufi Abdullah...
Garis tangan: Bila takdir telah campur tangan (Foto/Ilustrasi : Ist)
A A A
Idries Shah dalam bukunya berjudul "Tales of The Dervishes" menulis kisah sufi yang konon ditemukan di Gazargah, pemakaman di Afghanistan Barat tempat guru Sufi Agung Khakja Abdullah Ansar dimakamkan pada tahun 1089. Kisah ini bertajuk "Roti dan Permata". Berikut kisahnya.

Baca juga: Kisah Sufi Ahmad Al-Badawi: Ketika Api Mulai Disembah dan Orang-Orang Tidak Waras

Konon, ada seorang raja memutuskan untuk memberikan sebagian kekayaannya tanpa pamrih. Ia ingin pula mengetahui apa yang terjadi atas pemberiannya itu. Maka, raja itu pun memanggil seorang tukang roti yang ia percayai dan menyuruhnya membuat dua potong roti. Dalam roti pertama harus disisipkan sejumlah permata, dan dalam roti kedua, hanya tepung dan air.

Roti tersebut harus diberikan kepada orang yang paling saleh dan orang yang paling tidak saleh yang dijumpai oleh tukang roti itu.

Pada keesokan paginya, dua orang lelaki datang ke dapur tukang roti itu. Yang seorang berpakaian layaknya darwis dan tampak paling saleh, padahal sebenarnya ia seorang munafik. Yang lainnya, yang diam saja, mengingatkan tukang roti itu kepada wajah seorang yang tak disukainya.

Tukang roti itu pun memberikan roti isi permata kepada lelaki berjubah darwis, dan roti biasa itu kepada lelaki kedua.

Ketika Darwis palsu itu memegang rotinya, ia mencoba merasakan dan merabanya. Ia merasakan permata itu, tetapi baginya itu hanyalah gumpalan dalam roti, tepung yang tidak teraduk sempurna. Ditimbangnya di tangannya, dan bobot permata membuat roti itu terasa terlalu berat.

Ia menatap tukang roti itu, dan mengetahui bahwa ia bukanlah orang yang bisa diajak beramah-ramah. Maka, ia berpaling kepada lelaki kedua itu dan berkata, "Mengapa kita tidak bertukar roti saja? Kau sepertinya lapar, dan rotiku ini lebih besar."

Lelaki kedua, yang ikhlas menerima apa pun, bersedia menukar rotinya.

Baca juga: Kisah Sufi, Ketika Seorang Darwis Mabuk Kepayang oleh Senyum Putri Raja

Sang raja, yang sejak tadi mengamati lewat suatu celah di pintu dapur, terheran-heran, tetapi tidak menyadari kebaikan nisbi pada kedua lelaki itu.

Darwis palsu itu mendapatkan roti biasa. Raja itu menyimpulkan bahwa takdir telah campur tangan untuk menjaga darwis itu dari godaan kekayaan. Lelaki yang sungguh baik itu memperoleh permata dan bisa mempergunakannya untuk kebaikan. Raja itu tak mampu mengartikan peristiwa tersebut.

"Saya mengerjakan apa yang diperintahkan," kata tukang roti itu.

"Kau tak bisa mengubah takdir," kata sang raja.

"Betapa cerdiknya aku," kata darwis palsu itu.

Menurut Idries Shah, nasihat 'lapis pertama' kisah ini adalah bahwa ketika manusia diberi sesuatu yang bernilai besar bagi masa depannya, ia tidak mempergunakannya dengan cukup baik.

Kisah ini juga telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia antara lain oleh Ahmad Bahar dalam bukunya berjudul Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi.

Baca juga: Kisah Sufi Al-Mutanabbi tentang Tiga Kebenaran
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Bukti Ilmiah Ini Diyakini...
Bukti Ilmiah Ini Diyakini Arkeolog Gunung Padang sebagai Piramida Tertua di Dunia
Kebakaran Hutan di Yunani...
Kebakaran Hutan di Yunani Terus Meluas Akibat Cuaca Panas
Penjelasan Kenapa Satu...
Penjelasan Kenapa Satu Sisi Bumi Lebih Cepat Dingin Dibandingkan Sisi Lainnya
Artikel Terkini
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved