4 Sikap Berlebihan yang Merusak Hati, Nomor 4 Bikin Terjerumus Maksiat
Rabu, 12 Januari 2022 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
Islam menginginkan ummatnya untuk selalu produktif dan kreatif dalam bekerja. Namun, jika tubuh dipenuhi makanan, tentu akan mempengaruhi tingkat produktivitas kita. Badan jadi mudah lesu, malas dan selalu ingin tidur. Untuk itu, Rasulullah mengajurkan kita untuk tidak makan secara berlebihan.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah ada bejana yang diisi anak Adam yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak bisa, maka hendaknya sepertiga dari perutnya diisi dengan makanan, sepertiga dengan minuman, dan sepertiga untuk bernafas.” (H.R Ahmad, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah.)
Subhanallah, bahkan dalam soal adab makan Allah telah mengaturnya sedemikian rupa. Makan secukupnya telah dicontohkan oleh nabi kita. Hal ini logis dalam dunia kesehatan. Makan berlebihan menimbulkan rasa malas bergerak, otak kita kekurangan oksigen sehingga mudah mengantuk, maka makan dan minumlah secukupnya.
3.Berlebihan dalam bergaul
Agama Islam adalah rahmatan lil ‘alamin. Rahmat bagi seluruh alam. Namun, dalam memilih teman dekat Allah juga sudah mengingatkan kita. Firman Allah Ta'ala :
“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” Bukan berarti kita tidak boleh bergaul, namun tetap memilih seorang sahabat adalah yang dapat membawa dan selalu mengingatkan kita pada jalan yang lurus." (QS Az-Zukhruf : 67)
Dalam hadis HR Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan bahwasanya,” Seseorang itu tergantung agama teman dekatnya. Maka hendaknya salah seorang di antara kalian melihat dengan siapa berteman,”
4.Berlebihan dalam memandang
Pandangan baik laki-laki maupun wanita adalah salah satu jalan menuju kebinasaan. Karena di dalamnya Allah tanamkan hasrat pada setiap diri manusia. Untuk itu, Allah mengingatkan kita untuk menjaga pandangan. Dalam surat An-Nur : 30, Allah berfirman :
”Katakanlah kepada laki-laki yang beriman hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya, yang demikian adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”
Baca juga: Orang Indigo, Perlukah Diruqyah? Ini 7 Langkah Mengobatinya
Wallahu A'lam
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah ada bejana yang diisi anak Adam yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak bisa, maka hendaknya sepertiga dari perutnya diisi dengan makanan, sepertiga dengan minuman, dan sepertiga untuk bernafas.” (H.R Ahmad, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah.)
Subhanallah, bahkan dalam soal adab makan Allah telah mengaturnya sedemikian rupa. Makan secukupnya telah dicontohkan oleh nabi kita. Hal ini logis dalam dunia kesehatan. Makan berlebihan menimbulkan rasa malas bergerak, otak kita kekurangan oksigen sehingga mudah mengantuk, maka makan dan minumlah secukupnya.
3.Berlebihan dalam bergaul
Agama Islam adalah rahmatan lil ‘alamin. Rahmat bagi seluruh alam. Namun, dalam memilih teman dekat Allah juga sudah mengingatkan kita. Firman Allah Ta'ala :
اَلۡاَخِلَّاۤءُ يَوۡمَٮِٕذٍۢ بَعۡضُهُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الۡمُتَّقِيۡ
“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” Bukan berarti kita tidak boleh bergaul, namun tetap memilih seorang sahabat adalah yang dapat membawa dan selalu mengingatkan kita pada jalan yang lurus." (QS Az-Zukhruf : 67)
Dalam hadis HR Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan bahwasanya,” Seseorang itu tergantung agama teman dekatnya. Maka hendaknya salah seorang di antara kalian melihat dengan siapa berteman,”
4.Berlebihan dalam memandang
Pandangan baik laki-laki maupun wanita adalah salah satu jalan menuju kebinasaan. Karena di dalamnya Allah tanamkan hasrat pada setiap diri manusia. Untuk itu, Allah mengingatkan kita untuk menjaga pandangan. Dalam surat An-Nur : 30, Allah berfirman :
قُلْ لِّـلۡمُؤۡمِنِيۡنَ يَغُـضُّوۡا مِنۡ اَبۡصَارِهِمۡ وَيَحۡفَظُوۡا فُرُوۡجَهُمۡ ؕ ذٰ لِكَ اَزۡكٰى لَهُمۡ ؕ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيۡرٌۢ بِمَا يَصۡنَـعُوۡنَ
”Katakanlah kepada laki-laki yang beriman hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya, yang demikian adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”
Baca juga: Orang Indigo, Perlukah Diruqyah? Ini 7 Langkah Mengobatinya
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :