alexametrics

Kisah Abu Nawas

Resep Obat Darah Rendah dari Abu Nawas untuk Si Kikir

loading...
Resep Obat Darah Rendah dari Abu Nawas untuk Si Kikir
Sang tabib yang mendengar jawaban Abu Nawas tertawa terbahak-bahak. Foto/Ilustrasi/Ist
Abu Nawas adalah pujangga Arab dan merupakan salah satu penyair terbesar sastra Arab klasik. Penyair ulung sekaligus tokoh sufi ini mempunyai nama lengkap Abu Ali Al Hasan bin Hani Al Hakami dan hidup pada zaman Khalifah Harun Al-Rasyid di Baghdad (806-814 M). Kisah Abu Nawas amat banyak. Ada yang konyol, lucu, dan satir. Nah, ini kali kisah tentang bagaimana Abu Nawas menghadapi temannya yang memiliki sifat kikir, pelit atau bakhir. (Baca juga: Abu Nawas Mengubah Hidup Orang dan Menunjukkan Cara Melihat Setan)

Pelit atau kikir atau bakhil, adalah kesukaan seseorang menumpuk harta tanpa mau berbagi. Sifat negatif ini jelas dibenci lingkungan sosial. Sifat ini mendorong seseorang untuk menumpuk harta tanpa pernah mau memerhatikan nasib saudaranya. Dia tidak peduli dengan kondisi orang lain, yang penting dia sendiri bahagia, syukur-syukur bisa kaya.

Sifat pelit membawa bahaya besar bukan hanya pada kehidupan pribadi. Masyarakat juga bisa terkena dampak sifat kikir seseorang.

Baca juga: Abu Nawas Lapang Dada Kendati Dihina dan Dicaci Sesama Penyair



Dampak luas itu terjadi karena sifat kikir bisa menjerumuskan orang untuk melakukan segala cara demi mendapatkan harta. Sekalipun cara yang dijalankan tergolong tidak bermoral.

Pelit juga cenderung memutuskan silaturahim dan relasi dengan orang lain karena orang pelit tidak peduli dengan lingkungannya dan lebih mementingkan diri sendiri.



Baca juga: Bohongi Prajurit Kerajaan, Abu Nawas Ditangkap dan Diborgol

Alkisah, suatu hari Abu Nawas berkunjung ke rumah temannya. Kebetulan temannya ini termasuk golongan orang bakhil atau kikir.

Saat Abu Nawas berkunjung ke rumah si kikir tadi, kebetulan si kikir ini sedang dilanda demam tinggi. Tak begitu lama datanglah tabib yang akan memeriksa si kikir tadi.(Baca juga: Abu Nawas, Abu Wardah, dan Seorang Pengemis)
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
وَزَكَرِيَّاۤ اِذۡ نَادٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرۡنِىۡ فَرۡدًا وَّاَنۡتَ خَيۡرُ الۡوٰرِثِيۡنَ‌
Dan ingatlah kisah Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik."

(QS. Al-Anbiya:89)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak