Allah Ta'ala Paling Mencintai Hamba yang Berakhlak Baik

Kamis, 11 Juni 2020 - 15:12 WIB
loading...
A A A
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((ما من شيءٍ يوضع في الميزان أثقل من حسن الخلق وإن صاحب حسن الخلق ليبلغ به درجة صاحب الصوم والصلاة)) [أخرجه الترمذي].

‘Tidak ada sesuatu yang diletakkan di mizan (timbangan) yang lebih berat dari akhlak yang baik. Dan sesungguhnya orang yang memiliki akhlak yang baik sungguh mencapai derajat orang yang puasa dan salat.’ (HR At-Tirmidzi).

Asma' menyatakan bahwa sesungguhnya orang yang memiliki akhlak yang baik diberikan keutamaan agung ini karena orang yang puasa dan salat di malam hari berjuang terhadap jiwa mereka dalam melawannya.

Baca juga: Tiga Soal Ujian di Alam Kubur untuk Dapat Tiket Surga atau Neraka

Adapun yang memperbaiki akhlaknya bersama manusia, padahal berbeda-beda sifat dan perilaku mereka, menurut Asma', maka seolah-olah ia berjuang melawan jiwa yang banyak. "Ia mendapatkan yang didapatkan oleh orang yang puasa dan salat di malam hari dalam taat maka keduanya sama dalam derajat, bahkan lebih," tuturnya.

Kemudian, bagi akhlak yang baik ada beberapa faedah, yaitu tanda-tanda yang menunjukkan atasnya. Ada yang berkata: ia tidak membantah karena sangat mengenal Allah subhanahu wa ta’ala. Ada yang berkata, ia dekat dengan manusia dan asing di antara mereka. Ada yang berkata, ridha kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Akhlak Nabi
Allah telah mensifati NabiNya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam Al-Qur’anul Karim dengan akhlak yang sempurna, akhlak yang agung dan akhlak yang baik. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ ﴿٤﴾

“Dan sesungguhnya engkau berada di atas akhlak yang agung.” (QS. Al-Qalam[68]: 4)

Baca juga: Jangan Remehkan Kriteria Jodohmu, Ukhti!

Dan dahulu Nabi SAW adalah manusia yang paling baik akhlaknya, paling sempurna adabnya, paling baik pergaulannya, paling indah muamalahnya. Beliau adalah contoh bagi seluruh hamba dalam segala akhlak yang baik, segala adab yang indah dan segala muamalah yang baik. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّـهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّـهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّـهَ كَثِيرًا ﴿٢١﴾

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah bagi kalian contoh yang baik bagi orang yang mengharap pertemuan dengan Allah dan hari akhir dan mengingat Allah dengan dzikir yang banyak.” (QS. Al-Ahzab[33]: 21)

Persoalan akhlak dalam syariat Islam adalah persoalan yang sangat luas, tidak khusus dalam pergaulan sesama makhluk. Akan tetapi akhlak dan adab juga antara seorang hamba dan Tuhannya. Juga dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan akhlak juga di antara sesama manusia.(Baca juga: 4 Perkara Syarat Diterimanya Amal Saleh dan Digandakan Pahalanya)

Maka dari itu seluruh orang yang beribadah menyembah kepada selain Allah, berarti dia adalah orang yang paling buruk akhlaknya. Di mana akhlak orang yang Allah Ta’ala ciptakan, Allah Ta’ala berikan dia rizki, Allah karuniakan kepadanya begitu banyak nikmat, kemudian dia berdo’a kepada selain Allah, memalingkan ibadah kepada selain Allah. Maka orang musyrik adalah orang yang paling buruk akhlaknya, karena kesyirikan adalah bagian dari akhlak yang buruk.

Bahkan kesyirikan adalah seburuk-buruknya akhlak. Maka seseorang tidak boleh tertipu dengan pergaulan baik yang dilakukan oleh sebagian orang kafir. Karena hal itu mereka lakukan demi maslahat dunia dan tujuan-tujuan dunia. Mereka sama sekali tidak mengharapkan sesuatu di sisi Allah Ta’ala dan pahala pada hari pertemuan denganNya.

Akhlak yang bermanfaat adalah akhlak yang dilakukan seseorang dengan mengharapkan pahala dari Allah Ta’ala agar ia mendapatkan surga dan derajat yang tinggi di akhirat nanti. (Baca juga: Ibadah Paling Dicintai Allah: Silaturahim, Amar Ma'ruf, dan Nahi Munkar )

Hadits-hadis yang menjelaskan atau menganjurkan untuk berakhlak dengan akhlak yang baik menyebutkan balasan akhlak tersebut akan didapatkan pada hari kiamat. Yaitu dengan dimasukkannya ke dalam surga atau mendapatkan derajat yang tinggi di akhirat nanti. Dan semakin baik akhlak seseorang karena ia mengharapkan pahala dari Allah Ta’ala, maka akan semakin besar balasan dan pahala yang akan dia dapatkan dari Allah Ta’ala. Wallahu'alam. (Baca juga: Iman Kepada Allah: Ibadah Hati yang Paling Dicintai Allah )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ribuan Petugas Satgas...
Ribuan Petugas Satgas Mina Disiagakan untuk Atur Arus Jemaah di Jamarat
Tata Cara Ibadah di...
Tata Cara Ibadah di Malam Nisfu Syaban, Simak Penjelasannya agar Tidak Keliru
Meniatkan Olahraga sebagai...
Meniatkan Olahraga sebagai Ibadah, Begini Penjelasannya
Hukum Merusak Lingkungan...
Hukum Merusak Lingkungan dalam Islam, Simak di Sini!
Perintah Berbhakti kepada...
Perintah Berbhakti kepada Orang Tua, Ibadah Ringan Sesuai Fitrah Manusia
10 Perkara Pemberat...
10 Perkara Pemberat Timbangan Amal di Akhirat Berikut Dalil-dalilnya
Rekomendasi
Misteri Dagon hingga...
Misteri Dagon hingga Bulan Terbentuk dari Tabrakan antar Kosmis
Wanita Ini Temukan Harta...
Wanita Ini Temukan Harta Karun Besar Berusia 900 Tahun saat Jalan-jalan
7 Hal yang Membuat Nabi...
7 Hal yang Membuat Nabi Muhammad Menjadi Manusia Paling Berpengaruh di Dunia
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved