Jangan Remehkan Ibadah Ini, Nilainya Lebih Utama dari Puasa

loading...
Jangan Remehkan Ibadah Ini, Nilainya Lebih Utama dari Puasa
Ibadah yang lebih afdhal daripada puasa adalah sholat, bahkan lebih afdhal dari seluruh ibadah badaniyah. Foto ilustrasi/Ist
Dari banyak amal ibadah, ada satu ibadah yang paling afdhol (utama) dari seluruh ibadah badaniyah. Bahkan ibadah yang satu ini lebih utama dari puasa.

Ibadah ini termasuk dalam rukun Islam dan menjadi pembeda antara seorang muslim dan kafir. Sedihnya, sebagian kaum muslimin ada yang meremehkan bahkan tidak merasa menyesal ketika meninggalkan ibadah yang satu ini.

Dai yang juga pengajar Rumah Fiqih Indonesia Ustaz Muhammad Ajib Lc dalam bukunya "33 Macam Jenis Shalat Sunnah" menyebutkan, ibadah yang dimaksud ialah sholat.

Sholat merupakan ibadah badaniyah paling afdhal untuk kita kerjakan. Ustaz Ajib menukil perkataan Imam an-Nawawi rahimahullah (wafat 676 H) dalam kitabnya al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab:

ما حكم املرألة فاملذهب الصح ح املشهور ن الصعل فضل من
الصو وسائ ادات ال دن. اجملموع شرح املهذب )4 /3 )

"Adapun mengenai masalah ini mazhab yang shahih dan masyhur adalah bahwa sesungguhnya ibadah sholat itu lebih afdhal dari pada ibadah puasa, bahkan lebih afdhal dari seluruh ibadah badaniyah."

Kenapa bisa demikian? Ternyata alasannya adalah bahwa dalam sholat itu terkumpul di dalamnya beberapa ibadah seperti diawali dengan thaharah (wudhu), menghadap kiblat, membaca ayat Al-Qur'an, membaca dzikir dan shalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam.

Juga diperkuat dengan hadis Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berikut:

ن ثوابن رضي هللا نه قال: قال رسول هللا ص هللا ه وس م:
»استق موا، ولن حتصوا، وا موا ن خري مالكم الصعل، وال
حيافظ الوضو إال مؤمن«. رواه ابن ماجه.

"Dari Tsauban radhiyallahu 'anhu beliau berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Istiqamahlah kalian dan kalian tidak akan mampu dengan maksimal. Ketahuilah bahwa amal perbuatan kalian yang paling baik adalah sholat. Dan tidak ada yang menjaga wudhu kecuali adalah orang yang beriman. (HR Ibnu Majah)

Karena itu, para ulama Salaf sangat besar perhatiannya terhadap ibadah yang satu ini. Jangankan ibadah shalat 5 waktu yang hukumnya wajib, shalat sunnah saja mereka tetap lakukan karena ingin mengikuti dan meneladani Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Sholatnya Para Ulama Salaf
Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah (wafat 241 H) pernah sholat sehari semalam sebanyak 300 rakaat.

د هللا بن محد بن حن ل قال: »كان يب يص ي يف كل يو ول ة
ثعمثائة ركعة. حلية األولياء وطبقات األصفياء )9 /181)

Abdullah bin Ahmad bin Hanbal berkata: "Ayahku (Ahmad bin Hanbal) pernah melakukan shalat dalam sehari semalam sebanyak 300 rakaat".

Imam Al-Bukhari rahimahullah (wafat 256 H) setiap kali hendak menuliskan satu buah hadits dalam kitab shahihnya beliau sholat sunnah terlebih dahulu.

قال ال خارى: ما وضعت ىف كتاب الصح ح حديثا إال اغتر ت
ق ل ذلك وص ت ركعتني. هتذيب األمساء واللغات )1 /74 )

Imam al-Bukhari berkata: "Tidaklah aku menuliskan satu buah Hadits dalam kitab shahihku kecuali aku mandi terlebih dahulu dan shalat 2 rakaat".

Dalam syariat Islam kita mengenal istilah sholat wajib dan shalat sunnah. Shalat wajib sehari semalam 5 kali yaitu Zuhur, Ashar, Maghrib, Isya' dan Shubuh. Di samping itu ada juga shalat sunnah yang apabila kita kerjakan tentu akan mendapatkan banyak fadhilah atau keutamaan dari Allah.

Dalam Al-Qur'an juga banyak disebutkan beberapa ayat yang memerintahkan kita untuk mengerjakan sholat. Allah berfirman dalam Al-Qur'an:

اِنَّنِىۡۤ اَنَا اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنَا فَاعۡبُدۡنِىۡ ۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكۡرِىۡ
halaman ke-1
preload video