Allah Menempatkan Kebenaran di Lidah dan di Hati Umar

Kamis, 11 Juni 2020 - 14:14 WIB
loading...
Allah Menempatkan Kebenaran...
Umar terkenal karena sikapnya yang keras dan tegar sehingga tak dapat ditawar-tawar. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
UMAR bin Khattab dikenal tegas dan keras. Apa yang ia lakukakan sangat tulus. Ia akan mengatakan apa yang dianggapkan baik. Sikap Umar yang kadang berbeda dengan Rasulullah, didasari perasaan ikhlas memberikan pendapatnya demi kepentingan umum. Tidak untuk kepentingannya sendiri. (Baca juga: Beberapa Kali Umar Berselisih Pendapat dengan Rasulullah ).

Muhammad Husain Haekal dalam "Umar bin Khattab" menilai dalam hal ini Umar merupakan teladan yang baik. "Hal itu bisa dilihat tentang sikap Umar terhadap khamar," tuturnya. "Kita lihat bagaimana cita-citanya sekiranya Allah mengharamkan khamar yang ketika itu belum diharamkan, padahal di zaman jahiliah dia sendiri seorang peminum minuman keras yang sudah melebihi semestinya," jelasnya. (Baca juga: Ayat-Ayat Khamr: Di Zaman Pra-Islam Sudah Ada yang Haramkan Miras )

Harapannya agar minuman itu diharamkan hanya karena cintanya demi segala kebaikan masyarakat disertai disiplinnya yang begitu kuat.

Baca juga: Zubair: Orang Pertama yang Menghunuskan Pedang di Jalan Allah

Zuhud
Di samping itu, ia termasuk seorang zahid yang paling keras menjauhi harta. Kalau Rasulullah memberikan kepadanya harta hasil rampasan perang yang diperoleh Muslimin, ia berkata: "Berikan kepada yang lebih miskin dari saya." Suatu hari ia berkata demikian kepada Rasulullah, maka kata Nabi: "Terimalah dan simpan kemudian sedekahkan. " (Baca juga: Ijtihad Umar bin Khattab dari Soal Khamar Sampai Urusan Jilbab )

Bahkan begitu kuat zuhud nya, ketika ia mendapat bagian tanah di Khaibar , dan ia menemui Nabi Sallallahu 'alaihi wa sallam maka katanya: "Saya mendapat bagian tanah di Khaibar, yang sebenarnya belum pernah saya mendapat harta begitu berharga, tetapi apa yang harus saya perbuat dengan itu."

"Kalau Anda mau pokoknya wakaf kan dan sedekah kan dengan itu."

Maka dengan itu oleh Umar disedekahkan kepada fakir miskin, kaum kerabat, membebaskan hamba sahaya, fi sabilillah dan kepada tamu. Boleh juga orang yang mengurusnya ikut menikmati dengan sepantasnya atau memberikan kepada teman yang tidak ikut memilikinya.

Baca Juga: Biografi Umar Bin Khattab, Khalifah Kedua yang Menaklukkan Romawi dan Persia

Dan dia berkata: Yang tak boleh dijual, dihibahkan atau diwariskan pokoknya. Inilah yang pertama kali sedekah dilakukan dalam Islam, dan inilah pokok yang pertama yang menjadi sistem wakaf di kalangan Muslimin di mana pun mereka berada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Rekomendasi
Harta Karun Tersembunyi...
Harta Karun Tersembunyi Menyembur Keluar dari dalam Tanah Norwegia
Zona Subduksi Gibraltar...
Zona Subduksi Gibraltar Bergeliat, Mengancam Samudra Atlantik
PBB Sebut Banyak Wilayah...
PBB Sebut Banyak Wilayah yang Tak Bisa Dihuni Akibat Panas Ekstrem
Artikel Terkini
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Adakah Hak atas Harta...
Adakah Hak atas Harta bagi Anak dan Istri Siri Bila Terjadi Perceraian?
Sah Tapi Beresiko, Ini...
Sah Tapi Beresiko, Ini Dampak Nikah Siri bagi Istri dan Anak
Infografis
Hati-hati! Inilah Burung...
Hati-hati! Inilah Burung Paling Berbahaya dan Ganas di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved