Jangan Sepelekan Dua Rukun Puasa Ramadhan Berikut Ini

Senin, 04 April 2022 - 03:00 WIB
loading...
Jangan Sepelekan Dua...
Rukun puasa Ramadhan ada dua yakni al-imsak dan niat. Foto/Ilustrasi: SINDOnews
A A A
Rukun puasa Ramadhan ada dua. Pertama, al-imsak yakni menahan diri dari hal yang membatalkan puasa mulai terbit fajar atau masuknya waktu Subuh hingga terbenamnya matahari atau masuknya waktu Maghrib. Kedua, niat yang waktunya ditentukan yaitu setelah masuknya waktu Maghrib sampai sebelum masuknya waktu Subuh.

Baca juga: Jenis-Jenis Puasa Sunnah, Syarat Sah, dan Rukun Puasa

Terkait rukun pertama, al-imsak, disebutkan dalam Al-Quran. Allah SWT berfirman:

… وَكُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلۡخَيۡطُ ٱلۡأَبۡيَضُ مِنَ ٱلۡخَيۡطِ ٱلۡأَسۡوَدِ مِنَ ٱلۡفَجۡرِۖ ثُمَّ أَتِمُّواْ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيۡلِۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمۡ عَٰكِفُونَ فِي ٱلۡمَسَٰجِدِۗ تِلۡكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقۡرَبُوهَاۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ


Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beriktikaf dalam masjid.

Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa. ( QS al-Baqarah : 187)

Baca juga: 2 Rukun Puasa yang Wajib Diketahui Umat Islam

Sedangkan rukun kedua, niat yang waktunya ditentukan yaitu setelah masuknya waktu Maghrib sampai sebelum masuknya waktu Subuh, sebagaimana keterangan dalam hadis:

عن حفصَةَ رَضِيَ الله عنها زَوْجِ النَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم قالت: لا صِيامَ لِمَن لم يُجمِعْ قبلَ الفجرِ. أخرجه النسائى و أبو داود

Dari Hafshah istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, berkata: “Siapa yang tidak membulatkan niat mengerjakan puasa sebelum waktu fajar, maka ia tidak berpuasa.” (HR an-Nasa’i dan Abu Daud)

Ustadz Muhammad Hidayatulloh, dalam tulisannya berjudul "Dua Rukun Puasa Ramadhan Ini Jangan Dilupakan" menjelaskan pengertian 'ia dianggap tidak berpuasa' yakni tidak ada pahala baginya saat menjalankan puasanya itu.

Sekalipun demikian, menurutnya, karena puasa ini merupakan fardlu ain yang tidak boleh ditinggalkan, maka tetaplah puasa hari itu wajib dijalaninya. Apalagi bulan Ramadhan hanya terjadi sekali dalam setahun.

"Dalam hal ini juga karena tidak ada qadha karena disebabkan lupa niat puasa. Wallahu a’lam bishshawab," ujar Pengasuh Kajian Tafsir al-Quran Yayasan Ma’had Islami (Yamais), Masjid al-Huda Berbek, Waru, Sidoarjo, ini sebagaimana dilansir laman pwmu.co.

Dalam persoalan demikian para ulama sepakat bahwa hal ini berlaku khususnya untuk puasa yang wajib seperti puasa pada bulan Ramadhan ini atau juga qadha-nya, termasuk pula puasa nadzar dan puasa karena kaffarat.

Adapun untuk puasa sunnah maka diperbolehkan setelah fajar atau adzan Subuh dengan syarat mulai saat waktu Subuh itu tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sebagaimana rukun pertama di atas.

Baca juga: Rukun dan Tata Cara Niat Puasa Ramadhan

Waktu Mulai Niat Puasa
Niat itu tempatnya di hati, maka membulatkan niat berarti memang ada kemauan yang kuat untuk menjalankan puasa di esok harinya dengan sebaik-baiknya. Dalam hal ini para ulama berbeda pendapat. Ada yang berpendapat niat itu harus dilakukan dalam setiap malam, ada juga yang berpendapat bahwa niat itu cukup di awal bulan suci Ramadhan yaitu dengan berniat untuk berpuasa sebulan penuh.

Akan tetapi melihat teks hadits di atas bahwa niat puasa itu sebaiknya diperbarui setiap malam. Di antara ulama menyampaikan bahwa puasa di bulan Ramadhan itu seperti halnya shalat yang lima waktu maka niat itu haruslah dilakukan setiap hendak menjalankannya.

Demikian pula ketika terjadi tidak berpuasa karena ada udzur syar’i, maka tentu niat itu menjadi tidak dapat dilaksanakan. Oleh karena itu pada setiap malam niat itu harus sudah jelas apakah besok berpuasa atau tidak berpuasa karena ada udzur. Sehingga setelah tidak ada udzur maka ia harus memperbarui niatnya itu.

Untuk memudahkan sebenarnya saat setelah berbuka puasa, hendaknya membulatkan niat untuk berpuasa untuk esok hari selama diperkirakan besoknya tidak udzur syar’i.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bolehkah Menjalankan...
Bolehkah Menjalankan Puasa Ramadan dengan Niat Diet? Simak Jangan Sampai Keliru
Rukun dan Syarat Wajib...
Rukun dan Syarat Wajib Puasa Ramadan yang Wajib Diketahui Umat Muslim
4 Hal Terkait Niat Puasa...
4 Hal Terkait Niat Puasa Ramadan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Asal-usul Ketentuan...
Asal-usul Ketentuan dan Aturan Puasa dari Kisah Qais bin Shirman
12 Jenis Puasa Wajib...
12 Jenis Puasa Wajib dan Sunnah dalam Islam
Mengembalikan Kemuliaan...
Mengembalikan Kemuliaan Nuzulul Qur'an dengan Kesalehan Ritual dan Sosial
Rekomendasi
3 Fakta Orbit Planet...
3 Fakta Orbit Planet di Tata Surya yang Sesuai dengan Penjelasan di Al Quran
Eropa Dilanda Kemarau...
Eropa Dilanda Kemarau Terburuk dalam Sejarah
5 Fenomena Alam Teraneh...
5 Fenomena Alam Teraneh di Dunia, Ada yang Terjadi di Indonesia
Artikel Terkini
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Infografis
Berikut Ini 11 Amalan...
Berikut Ini 11 Amalan Bulan Ramadhan Bertabur Pahala
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved