Di Manakah Keberadaan Wali Berpangkat Al-Ghauts?
Selasa, 05 April 2022 - 18:11 WIB
loading...
A
A
A
Jika sudah bicara dunia spiritual, waktu adalah relatif, nonlinier, dan ada banyak alam selain alam dunia ini, yang berarti juga ada banyak masa atau zaman. Bagaimanapun, ini akan tetap menjadi misteri, dan kita orang awam hanya bisa berspekulasi berdasarkan keterangan-keterangan.
Ibnu Arabi dalam kitab "Futuhat al-Makiyyah" menyatakan bahwa ada 84 kategori wali, dan 35 di antaranya memiliki batas pada masa tertentu. Keterangan dari Ibnu 'Arabi ini juga dikutip oleh Syekh Yusuf an-Nabhani dalam kitab "Jami' Karamah al-Awliya."
Kedudukan spiritual wali terdiri dari tingkatan-tingkatan dari yang tertinggi hingga yang terendah. Masing-masing derajat ini sesuai dengan tingkatan realisasinya. Tetapi ada beberapa pandangan tentang maqam atau kedudukan kewalian yang berbeda-beda, dan berikut ini beberapa di antaranya.
Menurut Syekh Hakim at-Tirmidzi, ada lima kategori umum Wali :
1. Al-Budala (البدلاء), wali-wali pengganti, yang berada pada derajat kedekatan.
2. Al-Akhyar (الأخيار) orang-orang pilihan, manusia yang memilih Allah dan karenanya Allah pun memilih mereka.
3. Al-Abrar (الأبرار), orang-orang baik, mereka adalah orang-orang yang amalnya bebas dari segala sesuatu selain Allah.
4. Al-Muhadditsin (المحدثين), orang yang dijaga dengan kebenaran oleh Allah.
5. Khatam al-Awliya (خاتم الأولياء), penutup para wali. Kedudukannya berada di atas semua kedudukan wali.
Menurut Syekh Husain Kamal, jumlah golongan wali dalam tradisi Tarekat Chistiyyah disebutkan ada:
• 1 orang Qutb al-Awliya
• 70 orang Wali Nujaba
• 300 orang Wali Nugaba
• 500 orang Wali Akhyar
• 25 orang Wali Abrar,
• 4 orang Wali Autad, dan
•.40 orang wali Abdal.
Menurut Imam al-Hujwiry, berdasarkan keterangan para sufi ahli kasyaf ada:
• 1 orang Wali Qutb
• 3 orang atau 12 orang menurut Ibnu ‘Arabi wali Nuqaba
•.4 orang Wali Autad
• 40 orang Wali Abdal atau 7 orang versi Ibnu ‘Arabi
• 300 orang Wali Akhyar,
• 4.000 orang Rijalul Ghaib.
Lantas, bagaimana dalil tentang kebenaran keberadaan mereka?
نفع الله به ما عدة رجال الغيب وما الدليل على وجودهم (فأجاب) بقوله رجال الغيب سموا بذالك لعدم معرفة أكثر الناس لهم، رأسهم الغيث الفرد الجامع جعله الله دائرا فى الافاق الاربعة أركان الدنيا كدوران الفلك فى أفق السماء وقد ستر الله أحواله عن الخاصة والعامة غيرة عليه..
"Syekh Ibnu Hajar pernah ditanya tentang maqam kewalian Rijalul Ghaib (wali-wali yang tersembunyi) dan apa dalil tentang adanya kebenaran keberadaan mereka?"
Imam Ibn Hajar menjawab, "Mereka dinamakan Rijalul Ghaib, sebab kebanyakan manusia tidak mengetahui keberadaan mereka. Mereka dipimpin oleh seorang wali yang bermaqam Al-Quthub al-Ghauts; tempat berputarnya empat arah dunia, sebagaimana berotasinya astronomi Galaksi di langit. Allah menyembunyikan keberadaan mereka dari orang-orang bermaqam khas maupun awam."
Dimanakah Wali Ghauts itu berada?
وروى الخطيب فى تاريخ بغداد عن الكنانى أنه قال النقباء ثلاثمائة، والنجباء سبعون والبدلاء أربعون والأخيار سبعة والعمد أربع والغوث واحد. فمسكن النقباء المغرب ومسكن النجباء بمصر ومسكن الأبدال الشام والأخيار سياحون في الأرض والعمد زوايات الأرض، ومسكن الغوث مكة....الخ
Ibnu Arabi dalam kitab "Futuhat al-Makiyyah" menyatakan bahwa ada 84 kategori wali, dan 35 di antaranya memiliki batas pada masa tertentu. Keterangan dari Ibnu 'Arabi ini juga dikutip oleh Syekh Yusuf an-Nabhani dalam kitab "Jami' Karamah al-Awliya."
Kedudukan spiritual wali terdiri dari tingkatan-tingkatan dari yang tertinggi hingga yang terendah. Masing-masing derajat ini sesuai dengan tingkatan realisasinya. Tetapi ada beberapa pandangan tentang maqam atau kedudukan kewalian yang berbeda-beda, dan berikut ini beberapa di antaranya.
Menurut Syekh Hakim at-Tirmidzi, ada lima kategori umum Wali :
1. Al-Budala (البدلاء), wali-wali pengganti, yang berada pada derajat kedekatan.
2. Al-Akhyar (الأخيار) orang-orang pilihan, manusia yang memilih Allah dan karenanya Allah pun memilih mereka.
3. Al-Abrar (الأبرار), orang-orang baik, mereka adalah orang-orang yang amalnya bebas dari segala sesuatu selain Allah.
4. Al-Muhadditsin (المحدثين), orang yang dijaga dengan kebenaran oleh Allah.
5. Khatam al-Awliya (خاتم الأولياء), penutup para wali. Kedudukannya berada di atas semua kedudukan wali.
Menurut Syekh Husain Kamal, jumlah golongan wali dalam tradisi Tarekat Chistiyyah disebutkan ada:
• 1 orang Qutb al-Awliya
• 70 orang Wali Nujaba
• 300 orang Wali Nugaba
• 500 orang Wali Akhyar
• 25 orang Wali Abrar,
• 4 orang Wali Autad, dan
•.40 orang wali Abdal.
Menurut Imam al-Hujwiry, berdasarkan keterangan para sufi ahli kasyaf ada:
• 1 orang Wali Qutb
• 3 orang atau 12 orang menurut Ibnu ‘Arabi wali Nuqaba
•.4 orang Wali Autad
• 40 orang Wali Abdal atau 7 orang versi Ibnu ‘Arabi
• 300 orang Wali Akhyar,
• 4.000 orang Rijalul Ghaib.
Lantas, bagaimana dalil tentang kebenaran keberadaan mereka?
نفع الله به ما عدة رجال الغيب وما الدليل على وجودهم (فأجاب) بقوله رجال الغيب سموا بذالك لعدم معرفة أكثر الناس لهم، رأسهم الغيث الفرد الجامع جعله الله دائرا فى الافاق الاربعة أركان الدنيا كدوران الفلك فى أفق السماء وقد ستر الله أحواله عن الخاصة والعامة غيرة عليه..
"Syekh Ibnu Hajar pernah ditanya tentang maqam kewalian Rijalul Ghaib (wali-wali yang tersembunyi) dan apa dalil tentang adanya kebenaran keberadaan mereka?"
Imam Ibn Hajar menjawab, "Mereka dinamakan Rijalul Ghaib, sebab kebanyakan manusia tidak mengetahui keberadaan mereka. Mereka dipimpin oleh seorang wali yang bermaqam Al-Quthub al-Ghauts; tempat berputarnya empat arah dunia, sebagaimana berotasinya astronomi Galaksi di langit. Allah menyembunyikan keberadaan mereka dari orang-orang bermaqam khas maupun awam."
Dimanakah Wali Ghauts itu berada?
وروى الخطيب فى تاريخ بغداد عن الكنانى أنه قال النقباء ثلاثمائة، والنجباء سبعون والبدلاء أربعون والأخيار سبعة والعمد أربع والغوث واحد. فمسكن النقباء المغرب ومسكن النجباء بمصر ومسكن الأبدال الشام والأخيار سياحون في الأرض والعمد زوايات الأرض، ومسكن الغوث مكة....الخ
Lihat Juga :