Ramadhan Segera Pergi, Jangan Biarkan Puasamu Sia-sia
Selasa, 26 April 2022 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad berkata: "Jangan cucurkan air matamu karena kepergian Ramadhan. Karena Ramadhan (insya Allah) pasti akan kembali. Akan tetapi cucurkanlah air matamu karena takut ketika Ramadhan kembali tapi engkau yang pergi (ke alam kubur)."
Dari Bahz bin Hakim dari ayahnya dari kakeknya berkata, Rasulullah bersabda: "Tiga golongan yang mata mereka tidak akan melihat Neraka yaitu, mata yang berjaga (bergadang) di jalan Allah, mata yang menangis karena takut kepada Allah, dan mata yang menundukkan pandangannya dari apa yang diharamkan oleh Allah." (HR. Ath-Thabrani)
Balasan untuk Amalan Puasa
Perhatikan penjelasan berikut: "Semua amalan dilipatgandakan 10 kebaikan hingga 700 kebaikan yang semisal. Namun untuk puasa, tak terbatas lipatan ganjarannya. Bahkan Allah melipatgandakan pahala orang yang berpuasa hingga bilangan yang tak terhingga. Alasannya karena puasa itu mirip dengan sabar."
Ramadhan dinamakan dengan bulan kesabaran sebagaimana Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Puasa adalah setengah dari kesabaran." (HR at-Tirmidzi)
Karena itu, isilah hari-hari terakhir Ramadhan dengan amalan bermanfaat. Bukan dengan perbuatan sia-sia atau hal-hal yang mengandung maksiat.
Jangan berpikiran bahwa karena takut berbuat maksiat dan perkara sia-sia, maka lebih baik diisi dengan tidur. Lihatlah suri tauladan kita memberi contoh dengan melakukan banyak kebaikan seperti banyak berderma, membaca Al-Qur'an, berdzikir dan iktikaf. Mudah-mudahan kita tidak tergolong orang-orang yang sia-sia puasanya. Aamiin.
Baca Juga: 9 Amalan Terbaik pada 10 Hari Terakhir Ramadhan
Dari Bahz bin Hakim dari ayahnya dari kakeknya berkata, Rasulullah bersabda: "Tiga golongan yang mata mereka tidak akan melihat Neraka yaitu, mata yang berjaga (bergadang) di jalan Allah, mata yang menangis karena takut kepada Allah, dan mata yang menundukkan pandangannya dari apa yang diharamkan oleh Allah." (HR. Ath-Thabrani)
Balasan untuk Amalan Puasa
Perhatikan penjelasan berikut: "Semua amalan dilipatgandakan 10 kebaikan hingga 700 kebaikan yang semisal. Namun untuk puasa, tak terbatas lipatan ganjarannya. Bahkan Allah melipatgandakan pahala orang yang berpuasa hingga bilangan yang tak terhingga. Alasannya karena puasa itu mirip dengan sabar."
Ramadhan dinamakan dengan bulan kesabaran sebagaimana Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Puasa adalah setengah dari kesabaran." (HR at-Tirmidzi)
Karena itu, isilah hari-hari terakhir Ramadhan dengan amalan bermanfaat. Bukan dengan perbuatan sia-sia atau hal-hal yang mengandung maksiat.
Jangan berpikiran bahwa karena takut berbuat maksiat dan perkara sia-sia, maka lebih baik diisi dengan tidur. Lihatlah suri tauladan kita memberi contoh dengan melakukan banyak kebaikan seperti banyak berderma, membaca Al-Qur'an, berdzikir dan iktikaf. Mudah-mudahan kita tidak tergolong orang-orang yang sia-sia puasanya. Aamiin.
Baca Juga: 9 Amalan Terbaik pada 10 Hari Terakhir Ramadhan
(rhs)
Lihat Juga :