Mengenal Allah Lebih Dekat agar Taubat Diterima
Minggu, 08 Mei 2022 - 17:48 WIB
loading...
A
A
A
1). An-Nadem artinya menyesal. Jika orang menyesal biasanya muncul tangis. Itu sebabnya kebanyakan orang menangis dalam tradisi ahli ruhani dikarenakan penyesalan terhadap masa lalu.
2). Al-istigfar, bermakna memohon supaya Allah Ta'ala mengampuni si hamba.
Istigfar berasal dari kata ghofaro yang berarti menutup aib dan kesalahan. Maka istaghfaro dalam bahasa arab terdapat yang artinya ya Allah aku memohon kepada Engkau supaya menutup aib dan kesalahanku dihadapan-Mu.
Namun, sayangnya kebanyakan orang bertaubat itu minta ampun dan minta aibnya ditutup disisi makhluk bukan disisi Allah Ta'ala. Padahal, jika tertutup di sisi mahkhluk namun Allah masih memandangnya sebagai pendosa.
3). Al-Haqiqoh adalah kesadaran total dan kembali kepada Allah secara ruhani. Taubat harus disadari di dalam diri. Dan menegaskan bahwa hatinya tidak akan mau lagi kembali kepada kesalahan yang lama. Orang taubatnya benar makahati itu berat untuk kembali ke masa lalu yang penuh dosa.
Jika tiga hal tersebut di atas sudah ada olada kita, sebetulnya kita sudah diberi tiga rukun dari taubat. Maka dengan ini sahlah orang ini disebut sebagai "tawab" yang artinya orang yg suka bertaubat.
Maka gelar orang yang suka bertaubat disebut "Tauwabin". Namun jika ada satu rukun yang kurang maka tidak sah taubatnya maka dari itu harus lengkap ketiga rukun tersebut.
Baca juga: Bolehkah Menggabungkan Puasa Syawal dan Puasa Sunnah Senin-Kamis Sekaligus?
Wallahu 'Alam
2). Al-istigfar, bermakna memohon supaya Allah Ta'ala mengampuni si hamba.
Istigfar berasal dari kata ghofaro yang berarti menutup aib dan kesalahan. Maka istaghfaro dalam bahasa arab terdapat yang artinya ya Allah aku memohon kepada Engkau supaya menutup aib dan kesalahanku dihadapan-Mu.
Namun, sayangnya kebanyakan orang bertaubat itu minta ampun dan minta aibnya ditutup disisi makhluk bukan disisi Allah Ta'ala. Padahal, jika tertutup di sisi mahkhluk namun Allah masih memandangnya sebagai pendosa.
3). Al-Haqiqoh adalah kesadaran total dan kembali kepada Allah secara ruhani. Taubat harus disadari di dalam diri. Dan menegaskan bahwa hatinya tidak akan mau lagi kembali kepada kesalahan yang lama. Orang taubatnya benar makahati itu berat untuk kembali ke masa lalu yang penuh dosa.
Jika tiga hal tersebut di atas sudah ada olada kita, sebetulnya kita sudah diberi tiga rukun dari taubat. Maka dengan ini sahlah orang ini disebut sebagai "tawab" yang artinya orang yg suka bertaubat.
Maka gelar orang yang suka bertaubat disebut "Tauwabin". Namun jika ada satu rukun yang kurang maka tidak sah taubatnya maka dari itu harus lengkap ketiga rukun tersebut.
Baca juga: Bolehkah Menggabungkan Puasa Syawal dan Puasa Sunnah Senin-Kamis Sekaligus?
Wallahu 'Alam
(wid)
Lihat Juga :