Mengenal Allah Lebih Dekat agar Taubat Diterima

Minggu, 08 Mei 2022 - 17:48 WIB
loading...
Mengenal Allah Lebih...
Penting bagi seorang mukmin untuk mengenal dan mendekat kepada Allah subhanahu wa taala, agar taubat kita diterima olehNya. Foto ilustrasi/ist
A A A
Setiap orang yang ingin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala mesti mengenal dirinya dengan baik. Adapun cara mengenal diri dengan baik adalah mengenal kelemahan kita. Dengan mengenal kelemahan maka akan muncul kesadaran untuk mengaku bahwa diri kita lemah dan hina di hadapan Allah Ta'ala.

Kondisi merasa hina, merasa tidak pantas, merasa lemah di hadapan Allah Ta'ala itulah disebut dengan At-Taubah atau disebut taubat . Dan istilah ini muncul dikalangan ulama diambil dari Al-Quran dan sunnah. Misal dalam (QS. An-Nur : 31)

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


"Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung."

Baca juga: Inilah Tanda-tanda Taubat Diterima Allah Ta'ala

Jadi perintah taubat itu bukan kepada orang kafir, melainkan untuk kita orang yg beriman. Hal itu karena orang beriman pasti punya banyak kesalahan baik yang disadari dan yang tidak disadari. Bahkan juga ada kesalahan yang tampak maupun tersembunyi.

Dan ternyata kesalahan yang tersembunyi adalah yang paling banyak dibanding yang tampak. Oleh karena itu ketika para ulama dipuji, mereka malah menangis karena mereka sangat mengerti aurat serta kelemahan mereka sendiri.

"Pujian dari kalian itu bukan pujian untuk ulama melainkan keindahan dari sifat Allah Ta'ala yang dipancarkan dan dipantulkan lewat para ulama itu," demikian kata Buya Dr. Arrazy Hasyim, Lc, MA, dalam sebuah kajiannya, belum lama ini.

Menurut Buya Arrazy, seperti yang dijelaskan dalam karya Syekh Muhammad Fadhil Al-Jaelani Al-Hasani tentang lelemahan Rlrohani para pencari Allah Ta'ala, ada beberapa tahapan jika seorang muslim ingin mendekat kepada Sang Khalik, Allah Azza wa Jalla.

Tahapan pertama jika seseorang ingin mendekat kepada Allah Ta'ala adalah mengenal kelemahan diri sendiri yg kita sebut dengan taubat.

Tahap Kedua, taubat itu kemudian muncul setelah sadar maka muncul pengakuan kepada Allah karena didalam islam hanya ada pengakuan kepada Allah Ta'ala. Mengaku bahwa dia telah berbuat salah dan dosa.

Tahap ketiga, yaitu penyesalan. Dia harus menyesal dan berjanji pada Allah untuk tidak mengulangi dosanya itu.

Dan, dari tiga tahapan taubat itu, kata Buya Arrazy, ada aplikasinya, yakni :

1). An-Nadem artinya menyesal. Jika orang menyesal biasanya muncul tangis. Itu sebabnya kebanyakan orang menangis dalam tradisi ahli ruhani dikarenakan penyesalan terhadap masa lalu.

2). Al-istigfar, bermakna memohon supaya Allah Ta'ala mengampuni si hamba.

Istigfar berasal dari kata ghofaro yang berarti menutup aib dan kesalahan. Maka istaghfaro dalam bahasa arab terdapat yang artinya ya Allah aku memohon kepada Engkau supaya menutup aib dan kesalahanku dihadapan-Mu.

Namun, sayangnya kebanyakan orang bertaubat itu minta ampun dan minta aibnya ditutup disisi makhluk bukan disisi Allah Ta'ala. Padahal, jika tertutup di sisi mahkhluk namun Allah masih memandangnya sebagai pendosa.

3). Al-Haqiqoh adalah kesadaran total dan kembali kepada Allah secara ruhani. Taubat harus disadari di dalam diri. Dan menegaskan bahwa hatinya tidak akan mau lagi kembali kepada kesalahan yang lama. Orang taubatnya benar makahati itu berat untuk kembali ke masa lalu yang penuh dosa.

Jika tiga hal tersebut di atas sudah ada olada kita, sebetulnya kita sudah diberi tiga rukun dari taubat. Maka dengan ini sahlah orang ini disebut sebagai "tawab" yang artinya orang yg suka bertaubat.

Maka gelar orang yang suka bertaubat disebut "Tauwabin". Namun jika ada satu rukun yang kurang maka tidak sah taubatnya maka dari itu harus lengkap ketiga rukun tersebut.

Baca juga: Bolehkah Menggabungkan Puasa Syawal dan Puasa Sunnah Senin-Kamis Sekaligus?

Wallahu 'Alam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bagaimana Cara Mengetahui...
Bagaimana Cara Mengetahui Tobat Kita Diterima Allah SWT? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Bertobat dari Dosa Besar,...
Bertobat dari Dosa Besar, Begini Penjelasan Syaikh Al-Qardhawi
Hadis tentang Istigfar...
Hadis tentang Istigfar dan Tobat Menjadi Kunci-Kunci Rezeki
Surat Hud Ayat 11: Istigfar...
Surat Hud Ayat 11: Istigfar dan Tobat Kunci Rezeki
Benarkah Pernyataan...
Benarkah Pernyataan Tobat harus Diumumkan?
Taubat Nasuha dan Tanda-tanda...
Taubat Nasuha dan Tanda-tanda Dosa Tertolak
Rekomendasi
Panas Ekstrem Berpotensi...
Panas Ekstrem Berpotensi Timbulkan Kanker Kulit
Temuan Kapak Kuno Raksasa,...
Temuan Kapak Kuno Raksasa, Senjata yang Mustahil Digunakan Manusia Berukuran Normal
Umur Bumi Semakin Pendek,...
Umur Bumi Semakin Pendek, Ternyata Ini Penyebabnya
Artikel Terkini
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Infografis
Mengenal Fenomena Antariksa...
Mengenal Fenomena Antariksa Planet Sejajar yang Jarang Terjadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved