Kimia Kebahagiaan Al-Ghazali: Mereka yang Tercebur ke Dalam Ekstase Keagamaan

Minggu, 05 Juni 2022 - 20:01 WIB
loading...
Kimia Kebahagiaan Al-Ghazali:...
Imam Ghazali: Kita dibenarkan untuk mengerjakan hal-hal tertentu demi menyenangkan orang, jika sikap tidak berkompromi akan menyakitkan hati mereka. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Imam al-Ghazali mengatakan orang-orang yang mendengar syair pada sufi berada dalam bahaya dikutuk, jika ia menerapkan syair-syair yang didengarnya itu untuk Allah.

Misalnya, ketika ia dengar syair seperti "Engkau berubah dari kecenderungan-semulamu", ia tak boleh menerapkannya untuk Allah - yang tak boleh berubah - melainkan untuk dirinya dan ragam suasana hatinya sendiri.

"Allah bagaikan mentari yang selalu bersinar, tetapi bagi kita kadang-kadang cahaya-Nya terhalang oleh beberapa obyek yang ada di antara kita dan Dia," kata Imam Ghazali dalam bukunya berjudul " Kimia Kebahagiaan ".

Baca juga: Melihat Allah Merupakan Kebahagiaan Terbesar, Begini Penjelasan Imam Ghazali

Diriwayatkan bahwa beberapa ahli mencapai tingkat ekstase sedemikian rupa sehingga diri mereka hilang dalam Allah.

Demikian halnya dengan Syaikh Abul-Hasan Nuri yang ketika mendengar seuntai syair tertentu, terjatuh dalam keadaan ekstase dan menerobos ke dalam ladang yang penuh dengan batang-batang tebu yang baru dipotong, berlari kian-kemari sampai kakinya berdarah penuh luka dan akhirnya mati tak lama sesudah itu.

Menurut Imam al-Ghazali, dalam kasus-kasus semacam itu, beberapa orang berpendapat bahwa Tuhan telah benar-benar turun ke dalam manusia, tapi ini adalah kesalahan yang sama besar dengan yang dilakukan oleh seseorang yang ketika pertama kali melihat bayangannya di cermin, berpendapat bahwa ia telah tersatukan dengan cermin itu, atau bahwa warna-warni merah-putih yang dipantulkan oleh cermin adalah sifat-sifat bawaan cermin itu.

Keadaan-keadaan ekstase (kegairahan) yang dialami para sufi beragam, sesuai dengan emosi-emosi yang dominan di dalamnya, yakni cinta, ketakutan, nafsu, tobat dan sebagainya.

Keadaan-keadaan ini, dicapai seringkali tidak hanya sebagai hasil mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an, tetapi juga syair yang merangsang.

Sementara orang keberatan terhadap pembacaan syair, sebagaimana juga Al-Qur'an, pada kesempatan-kesempatan seperti itu. Tapi mesti diingat bahwa tidak seluruh ayat Al-Qur'an dimaksudkan untuk membangkitkan emosi - seperti misalnya, perintah bahwa seorang laki-laki mesti mewariskan seperenam hartanya untuk ibunya dan sebagainya untuk saudara perempuannya, atau bahwa seorang wanita yang ditinggal mati suaminya mesti menunggu empat bulan sebelum boleh menikah lagi dengan orang lain.

"Sangat sedikit orang dan hanya yang sangat peka sajalah yang bisa tercebur ke dalam ekstase keagamaan oleh ayat-ayat seperti itu," katanya.

Baca juga: Watak Tak Berdosa dari Musik dan Tarian Menurut Imam Ghazali
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Beragam Cara Allah Taala...
Beragam Cara Allah Ta'ala Menegur Hamba-Nya, Simak di Sini Saja!
8 Sikap yang Bisa Mendatangkan...
8 Sikap yang Bisa Mendatangkan Cinta Allah SWT, Kaum Muslimah Wajib Tahu!
10 Sebab Datangnya Cinta...
10 Sebab Datangnya Cinta Allah Ta'ala, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Cara Allah Taala Menegur...
Cara Allah Ta'ala Menegur Seorang, Bukti Kasih Sayang-Nya
Doa Cinta kepada Allah...
Doa Cinta kepada Allah dan 4 Perkara Syarat Digandakannya Pahala Amal Saleh
26 Ayat Al Quran tentang...
26 Ayat Al Qur'an tentang Cinta, dari kepada Allah SWT hingga Keadilan Dunia
Rekomendasi
Fenomena Alam Cincin...
Fenomena Alam Cincin Hitam Muncul di Langit Disneyland
Ilmuwan Ungkap Fenomena...
Ilmuwan Ungkap Fenomena Alam Mematikan yang Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul
Lempeng Tektonik Berubah...
Lempeng Tektonik Berubah Drastis, Riset Klaim India Mulai Terbagi Jadi Dua
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Tertulis dalam Al-Quran,...
Tertulis dalam Al-Quran, Ini Manfaat Luar Biasa Buah Delima
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved