Sejarah Idul Adha dan Perayaannya di Dalam Al-Qur'an

Senin, 04 Juli 2022 - 18:44 WIB
loading...
Sejarah Idul Adha dan...
Sejarah Idul Adha dan perayaannya dapat ditemukan di dalam Al-Qur’an yakni surah as-Saffat [37] ayat 99 hingga 111. Foto/Ilustrasi: deccanchronicle
A A A
Sejarah Idul Adha dan perayaannya dapat ditemukan di dalam Al-Qur’an yakni surah as-Saffat [37] ayat 99 hingga 111. Ini adalah tentang kisah perintah Allah Taala kepada Nabi Ibrahim agar menyembelih Nabi Ismail .

Ibnu Katsir dalam kitabnya Qashash al-Anbiya menyebutkan kelompok ayat ini berisi tentang penantian Nabi Ibrahim akan kehadiran seorang anak, perintah Allah untuk mengurbankan anak tersebut, hingga anugerah-Nya terhadap keduanya sebab ketaatan pada-Nya.

Baca juga: Khutbah Idul Adha: Kurban sebagai Perwujudan Takwa

Khusus peristiwa penyembelihan Nabi Ismail dan asal-usul ibadah kurban ini dimulai dari surah as-Saffat ayat 99-100 yang berisi kisah penantian panjang Nabi Ibrahim akan kehadiran seorang anak.

Diceritakan bahwa beliau dan istrinya senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberi keturunan guna melanjutkan misi dakwah di muka bumi. Hal ini diabadikan Allah dalam firman-Nya:

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.” ( QS As-Saffat [37] : 100)

Menurut Ibnu Katsir dalam kitabnya Tafsir Al-Qur’an al-Azhim, tujuan Nabi Ibrahim ingin memiliki seorang buah hati – selain sebagai penyambung garis keturunan – adalah agar anaknya menjadi orang yang melanjutkan dakwah untuk mentauhidkan Allah SWT serta menggantikan kaum dan keluarganya yang ingkar kepada-Nya.

Allah SWT kemudian menjawab doa-doa Nabi Ibrahim dan istrinya melalui firman-Nya, “Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar” (QS. As-Saffat [37] ayat 101). Ayat ini merupakan konfirmasi bahwa beliau akan mendapatkan buah hati yang diidam-idamkan selama ini bersama istri tercinta.

Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 9 Juli 2022

Menurut sebagian ulama tafsir, yang dimaksud dari “anak yang sangat sabar” di sini adalah Nabi Ismail, bukan Nabi Ishaq. Dalam Mukhtasar Tafsir Ibn Katsir disebutkan bahwa Nabi Ismail adalah anak pertama Nabi Ibrahim. Ia dilahirkan pada saat nabi Ibrahim berusia 86 tahun. Sedangkan Nabi Ishaq dilahirkan saat nabi Ibrahim seabad kurang setahun atau tepatnya saat berusia 99 tahun.

Ketika anak yang telah diidam-idamkan Nabi Ibrahim telah lahir dan tumbuh besar, lalu tibalah drama Ilahi yang menjadi ujian baginya. Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah SWT melalui mimpi untuk menyembelih anaknya yang begitu ia cintai. Sulit bagi kita untuk menggambarkan bagaimana perasaan Nabi Ibrahim saat itu, namun yang pasti beliau tetap melaksanakannya meskipun teramat berat.

Firman Allah SWT, “Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS. As-Saffat [37] ayat 102).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Di Balik Perintah dan...
Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya
Aksi Sosial Iduladha,...
Aksi Sosial Iduladha, PB PMII Bagikan 1.000 Paket Daging Kurban
Iduladha: Napak Tilas...
Iduladha: Napak Tilas Cinta dan Ketaatan Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As
Hari Raya Iduladha :...
Hari Raya Iduladha : Tapak Tilas Bersejarah Nabi Ibrahim AS
Ibadah Kurban Momentum...
Ibadah Kurban Momentum Membebaskan Diri dari Pesona Duniawi
2 Jenis Takbiran Hari...
2 Jenis Takbiran Hari Raya Iduladha, Apa Saja?
Rekomendasi
Gudang Es Pertama di...
Gudang Es Pertama di Dunia Ditemukan, Ilmuwan: Ini Penyelamat Iklim Bumi
Terumbu Karang Mediterania...
Terumbu Karang Mediterania Terbesar di Kroasia Terancam oleh Pemanasan Global
Rumus Matematika yang...
Rumus Matematika yang Memprediksi Akhir Umat Manusia Terpecahkan
Artikel Terkini
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved