Kisah-Kisah Ketika Roh Bekerja Melalui Mimpi
Selasa, 26 Juli 2022 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Muka Menghitam
Selanjutnya Ibnu Qayyim juga mengutip kisah dari Kitabul-Manamat karangan Ibnu Abid-Dunya. Dalam buku itu disebutkan dari seorang syaikh dari Quraisy yang berkisah sebagai berikut:
Di Syam aku pernah melihat seorang laki-laki yang separuh mukanya menghitam, dan dia selalu menu-tupinya. Aku menanyakan hal itu kepadanya.
Maka dia menjawab, “Aku sudah bersumpah kepada Allah, bahwa jika ada seseorang yang bertanya kepadaku tentang hal ini, maka aku akan mengabarkannya. Dulu aku adalah orang yang suka mencela dan mencaci Ali bin Abu Thalib."
"Suatu malam selagi tidur, aku bermimpi didatangi seseorang, yang bertanya kepadaku, 'Engkaukah orang yang sudah mencaci aku?' Lalu tiba-tiba orang itu menampar separuh mukaku, sehingga separuh mukaku menjadi hitam seperti ini.”
Baca juga: Ahli Tafsir Mimpi yang Dipenjara Gara-Gara Bangkai Tikus
Tangan yang Buruk
Ibnu Qayyim juga mengutip Mas'adah yang menyebutkan dari Hisyam bin Hassan, dari Washil, pembantu Abu Uyainah, dari Musa bin Ubaidah, dari Shafiyah binti Syaibah, dia berkata:
Aku berada di sisi Aisyah, ketika ada seorang wanita yang menemuinya sambil membungkus tangannya. Maka para wanita yang lain mengerubutinya.
Wanita itu berkata, “Aku tidak menemuimu melainkan karena tanganku ini. Dulu Ayahku adalah orang yang murah hati. Aku bermimpi melihat kolam air, yang di sana ada beberapa orang yang membawa bejana dan memberikan minum kepada siapa pun yang datang kepada mereka.
Ketika kulihat ayahku, aku bertanya, “Mana ibu?”
Ayahku menjawab, “Lihatlah sekali lagi.”
Maka aku melihat-lihat, ternyata ibuku hanya memegang sesobek kain. Ayahku berkata, “Ibumu tidak pernah mengeluarkan sedekah kecuali sobekan kain itu dan lemak dari seekor yang disembelih orang-orang. Lemak itu telah mencair.”
Ibuku berkata, “Alangkah hausnya.” Maka aku mengambil bejana yang ada dan memberikannya kepada ibu. Aku diseru dari bagian atasku, 'Siapa yang memberinya minum, maka Allah akan memburukkan tangannya.'
"Maka jadilah tanganku seperti yang kalian lihat sekarang ini.”
Baca juga: Abu Bakar, Ahli Tafsir Mimpi yang Banyak Mengajak Bangsawan Quraisy Masuk Islam
Selanjutnya Ibnu Qayyim juga mengutip kisah dari Kitabul-Manamat karangan Ibnu Abid-Dunya. Dalam buku itu disebutkan dari seorang syaikh dari Quraisy yang berkisah sebagai berikut:
Di Syam aku pernah melihat seorang laki-laki yang separuh mukanya menghitam, dan dia selalu menu-tupinya. Aku menanyakan hal itu kepadanya.
Maka dia menjawab, “Aku sudah bersumpah kepada Allah, bahwa jika ada seseorang yang bertanya kepadaku tentang hal ini, maka aku akan mengabarkannya. Dulu aku adalah orang yang suka mencela dan mencaci Ali bin Abu Thalib."
"Suatu malam selagi tidur, aku bermimpi didatangi seseorang, yang bertanya kepadaku, 'Engkaukah orang yang sudah mencaci aku?' Lalu tiba-tiba orang itu menampar separuh mukaku, sehingga separuh mukaku menjadi hitam seperti ini.”
Baca juga: Ahli Tafsir Mimpi yang Dipenjara Gara-Gara Bangkai Tikus
Tangan yang Buruk
Ibnu Qayyim juga mengutip Mas'adah yang menyebutkan dari Hisyam bin Hassan, dari Washil, pembantu Abu Uyainah, dari Musa bin Ubaidah, dari Shafiyah binti Syaibah, dia berkata:
Aku berada di sisi Aisyah, ketika ada seorang wanita yang menemuinya sambil membungkus tangannya. Maka para wanita yang lain mengerubutinya.
Wanita itu berkata, “Aku tidak menemuimu melainkan karena tanganku ini. Dulu Ayahku adalah orang yang murah hati. Aku bermimpi melihat kolam air, yang di sana ada beberapa orang yang membawa bejana dan memberikan minum kepada siapa pun yang datang kepada mereka.
Ketika kulihat ayahku, aku bertanya, “Mana ibu?”
Ayahku menjawab, “Lihatlah sekali lagi.”
Maka aku melihat-lihat, ternyata ibuku hanya memegang sesobek kain. Ayahku berkata, “Ibumu tidak pernah mengeluarkan sedekah kecuali sobekan kain itu dan lemak dari seekor yang disembelih orang-orang. Lemak itu telah mencair.”
Ibuku berkata, “Alangkah hausnya.” Maka aku mengambil bejana yang ada dan memberikannya kepada ibu. Aku diseru dari bagian atasku, 'Siapa yang memberinya minum, maka Allah akan memburukkan tangannya.'
"Maka jadilah tanganku seperti yang kalian lihat sekarang ini.”
Baca juga: Abu Bakar, Ahli Tafsir Mimpi yang Banyak Mengajak Bangsawan Quraisy Masuk Islam
Lihat Juga :