Keutamaan dan Manfaat Menjenguk Orang Sakit dalam Islam
Minggu, 21 Agustus 2022 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
7. Mengingatkan pada akhirat
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu'anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda,"Kunjungilah orang yang sakit dan ikutilah jenazah, (hal tersebut) mengingatkan kalian dari akhirat.” (HR. Ahmad (11209) dengan sanad yang shahih)
Pada saat kita menjenguk orang sakit, ini juga menjadi pengingat kita akan akhirat. Dengan ini kita akan menjadi sadar tentang segala dosa yang sudah kita perbuat dan menjadi takut pada Allah atas semua kesalahan yang sudah kita lakukan.
8. Jaminan kebaikan allah
Dari Muadz bin Jabal radhiyallahu'anhu mengatakan Rasulullah bersabda, "5 perkara yang barang siapa melakukan salah satu darinya akan mendapatkan jaminan (kebaikan) dari Alloh; barang siapa yang menjenguk orang sakit, …”* [HR. Ahmad, Ath-Thobroni, dan hadits dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rohimahulloh dalam “Shohih Targhib wa Tarhib” (no.3471)]
Dengan menjenguk sanak saudara atau teman sesama muslim yang sedang mengalami musibah yakni sakit, maka ini akan menjadikan jaminan untuk kita akan kebaikan dari Allah.
9. Mendapatkan banyak rahmat
Dari Ali bin Abi Thalib raddhiyallahu'anhu berkata: aku mendengar Rasululloh SAW bersabda: “Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka dia berjalan di (tempat) pemetikan buah-buahan Surga sampai dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan sangat banyak.” [HR. At-Tirmidzi (no.969), Ibnu Majah 1/444) dan Imam Ahmad dengan sanad shahih, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam “Ash-Shahihah” (no.1367) dan “Shahih At-Targhib” (no.3476)]
10. Amalan penduduk surga
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu'anhu berkata bahwa Rasululla SAW bersabda, “5 perkara yang barang siapa melaksanakannya pada sehari akan dituliskan baginya (bahwasanya) dia termasuk dari penduduk Surga; barang siapa yang menjenguk orang sakit, menghadiri jenazah, berpuasa pada hari itu, pergi berangkat menuju masjid dan membebaskan budak.”* [HR. Ibnu Hibban, dan hadis dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rohimahulloh dalam “Shahih Targhib wa Tarhib” (no.3470)]
Saat kita menjenguk orang yang sedang sakit, maka mengartikan kita sudah menjadi salah satu penghuni dari surga khususnya saat diimbangi juga dengan berpuasa.
Baca juga: Bolehkah Memberi Mahar dengan Hapalan Ayat Al-Qur'an?
Wallahu A'lam
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu'anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda,"Kunjungilah orang yang sakit dan ikutilah jenazah, (hal tersebut) mengingatkan kalian dari akhirat.” (HR. Ahmad (11209) dengan sanad yang shahih)
Pada saat kita menjenguk orang sakit, ini juga menjadi pengingat kita akan akhirat. Dengan ini kita akan menjadi sadar tentang segala dosa yang sudah kita perbuat dan menjadi takut pada Allah atas semua kesalahan yang sudah kita lakukan.
8. Jaminan kebaikan allah
Dari Muadz bin Jabal radhiyallahu'anhu mengatakan Rasulullah bersabda, "5 perkara yang barang siapa melakukan salah satu darinya akan mendapatkan jaminan (kebaikan) dari Alloh; barang siapa yang menjenguk orang sakit, …”* [HR. Ahmad, Ath-Thobroni, dan hadits dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rohimahulloh dalam “Shohih Targhib wa Tarhib” (no.3471)]
Dengan menjenguk sanak saudara atau teman sesama muslim yang sedang mengalami musibah yakni sakit, maka ini akan menjadikan jaminan untuk kita akan kebaikan dari Allah.
9. Mendapatkan banyak rahmat
Dari Ali bin Abi Thalib raddhiyallahu'anhu berkata: aku mendengar Rasululloh SAW bersabda: “Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka dia berjalan di (tempat) pemetikan buah-buahan Surga sampai dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan sangat banyak.” [HR. At-Tirmidzi (no.969), Ibnu Majah 1/444) dan Imam Ahmad dengan sanad shahih, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam “Ash-Shahihah” (no.1367) dan “Shahih At-Targhib” (no.3476)]
10. Amalan penduduk surga
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu'anhu berkata bahwa Rasululla SAW bersabda, “5 perkara yang barang siapa melaksanakannya pada sehari akan dituliskan baginya (bahwasanya) dia termasuk dari penduduk Surga; barang siapa yang menjenguk orang sakit, menghadiri jenazah, berpuasa pada hari itu, pergi berangkat menuju masjid dan membebaskan budak.”* [HR. Ibnu Hibban, dan hadis dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rohimahulloh dalam “Shahih Targhib wa Tarhib” (no.3470)]
Saat kita menjenguk orang yang sedang sakit, maka mengartikan kita sudah menjadi salah satu penghuni dari surga khususnya saat diimbangi juga dengan berpuasa.
Baca juga: Bolehkah Memberi Mahar dengan Hapalan Ayat Al-Qur'an?
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :