Bahaya Memprioritaskan Dunia Menurut Al-Qur'an dan Hadis

Senin, 26 September 2022 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Dari hadis tersebut, kita mengetahui bahwa sifat asli kebanyakan manusia adalah tamak terhadap harta dan dunia. Dan hanya orang-orang yang diberikan rahmat oleh Allah sajalah yang bisa selamat darinya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga menjelaskan di dalam Al-Quran bahwa harta benda itu merupakan fitnah atau cobaan untuk segenap manusia.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللهُ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ


“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS At-Taghabun :15).

Tertarik dengan kemewaham dunia merupakan perkara yang manusiawi dan sejalan dengan fitrah. Hal itu tidak tercela selama hasrat duniawi masih di atas rel syariat. Yakni memilikinya dengan cara yang halal dan tidak meninggalkan hukum syariat.

Yang salah adalah sikap lebih mengutamakan dunia dibanding akhirat, dan inilah kiranya yang menjadi target celaan dalam hadis di atas. Tidak heran jika Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam sangat mengkhawatirkan kita saat dunia terhampar di hadapan kita.

Ketika Abu Ubaidah bin al-Jarrah radhiallahu’anhu datang dari Bahrain membawa harta jizyah (semacam pajak) yang melimpah bagi kaum muslimin. Para sahabat mendengar kabar tersebut, beramai-ramai mereka menghadiri sholat subuh bersama Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam. Selepas sholat, Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam menoleh kepada mereka, sedang para sahabat menatap beliau, kemudian beliau tersenyum ketika melihat mereka.

Dan selanjutnya, beliau bersabda : "Aku kira kalian telah mendengar bahwa Abu Ubaidah telah datang dari Bahrain dengan membawa sesuatu.Maka mereka berkata: Benar, wahai Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam. Kemudian beliau bersabda: “Sambutlah berita gembira itu dan berharaplah mudah-mudahan Allah memudahkan apa yang kalian inginkan. Demi Allah, bukanlah kemiskinan yang aku khawatirkan atas kalian, akan tetapi yang kukhawatirkan adalah jangan-jangan kekayaan dunia ini dihamparkan atas kalian semua sebagaimana telah dihamparkan atas orang-orang sebelum kalian, kemudian kalian berlomba-lomba meraih kekayaan dunia itu seperti yang mereka lakukan, dan akhirnya kekayaan itu membinasakan kalian sebagaimana ia telah membinasakan mereka.” (HR. [Bukhari)

Para ulama menjelaskan bahwa tujuan Allah menjadikan harta sebagai fitnah dan cobaan bagi manusia adalah untuk mengetahui siapa di antara hamba-hambaNya yang taat dan siapa yang ingkar serta cenderung mengikuti hawa nafsunya terhadap dunia. Dan tentu saja, Allah akan memberikan balasan pahala dan kenikmatan surga kelak di hari kiamat kepada hamba-hambaNya yang selamat dari fitnah dunia. Sebagaimana Allah akan memberikan siksaan neraka kepada mereka yang lebih memilih dunia daripada akhiratnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Wahyu-Wahyu Al-Quran...
Wahyu-Wahyu Al-Qur'an Gath'iy al-Wurud: Berbeda dengan Hadis
Pengertian Wahabi: Benarkan...
Pengertian Wahabi: Benarkan Julukan bagi Orang yang Melanggar Tradisi?
Kepercayaan yang Berkembang...
Kepercayaan yang Berkembang Seputar Asyura: Tidak Memiliki Dalil yang Kuat
Mengapa Memprioritaskan...
Mengapa Memprioritaskan Dunia Dilarang? Begini Penjelasan Al-Qur'an
Mualaf Yahudi Muhammad...
Mualaf Yahudi Muhammad Asad Bicara tentang Pentingnya Hadis
5 Doa Agar Dipermudah...
5 Doa Agar Dipermudah Segala Urusan Berdasar Al-Qur'an dan Hadis
Rekomendasi
Suhu Permukan Laut Samudra...
Suhu Permukan Laut Samudra Atlantik Terdeksi Terendah, Ada Apa?
Detak Jantung Misterius...
Detak Jantung Misterius dari Dalam Perut Bumi Bakal Membelah Afrika
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved